logo text
Add to Library
logo
logo-text

Download this book within the app

Chapter 7 THE HAUNT SEASON 1

Akhirnya pak rudi dan para pengungsi pun semuanya selamat.
Ibu bertha dan samantha serta beberapa orang yang ada di dalam rumah pak rudi pun datang menghampiri mereka.
Samantha:’’kak raka..(memeluk raka)apa kakak tidak apa-apa/’’
Raka:’’tidak apa-apa..kakak selamat(senyum)’’
Samantha:’’aku senang kakak selamat’’
Raka:’’bagaimana keadaan kamu selama di sini?’’
Samantha:’’aku baik-baik saja kak’’
Pak rudi pun meminta para pengungsi untuk masuk ke dalam dan barang bawaan pun dimasukkan ke dalam rumah.
Ibu bertha:’’ibu khawatir pada ayah’’
Pak rudi:’’sudahlah..ayah tidak apa-apa..ayo masuk’’
Beberapa bulan kemudian.
Suasana di rumah begitu damai dan pak rudi menjadi pemimpin di rumahnya bagi para pengungsu.
Suatu hari.
Pak budi dan ibu bertha sedang bicara tentang sesuatu.
Ibu bertha:’’kita tidak bisa seperti ini terus..rumah ini semakin penuh dengan orang’’
Pak rudi:’’lantas kenapa?bukankah bagus?’’
Ibu bertha:’’apa yang bagus?bayangkan para zombie-zombie itu datang kemari..terus memangsa mereka semua..siapa yang akan tanggung jawab?ibu tidak ingin kita terlibat’’
Pak rudi:’’lantas apa yang sedang kamu pikirkan untuk ini semua?’’
Ibu bertha:’’aku tidak ingin tahu..jika ada sesuatu yang terjadi..jangan libatkan aku..aku ingin kamu yang tanggung jawab’’
Ibu bertha pun keluar dari kamarnya.
Pembicaraan itu pun membuat pak rudi berpikir tentang ucapannya dan apa yang harus ia lakukan sekarang.
Esok harinya.
Samantha dan raka sedang bersama di luar rumah.
Samantha terlihat sedang bermain ayunan dan raka membantu mendorongnya.
Raka:’’kamu senang bisa berada di sini?’’
Samantha:’’(mengangguk)iya..aku senang’’
Raka:’’apakah orang-orang di sini baik padamu?’’
Samantha:’’iya’’
Raka:’’apa kamu merasa nyaman di sini?’’
Samantha:’’aku merasa lebih nyaman saat sendirian..mungkin’’
Raka:’’kenapa?’’
Samantha:’’aku belum bisa bicara soal itu’’
Raka:’’jika ada apa-apa..kamu bisa cerita sama kakak’’
Samantha:’’(mengangguk)aku paham..kak..terima kasih’’
Raka pun melanjutkan pertanyaannya.
Raka:’’kalo..kakak meninggalkan kamu?’’
Samantha:’’jangan..karena aku sudah merasa nyaman di sini..aku belum sepenuhnya percaya pada mereka semua selain kakak’’
Raka:’’kenapa??kenapa kamu bicara seperti itu?’’
Samantha:’’aku tidak tahu..aku hanya ingin terus bersama kakak di sini’’
Ssaat raka dan samantha saling berbicara.
Helena memanggil raka karena ada sesuatu yang ingin ia bahas.
Raka pun datang menghampiri helena yang mengajaknya ke dalam rumah.
Raka:’’ada apa kamu memanggilku?’’
Helena:’’ini’’
Helena memunjukkan sebuah kardus yang berisi barang-barang bekas yang ia temukan saat masih di kota.
Raka:’’lalu..apa urusanku dengan barang-barang ini?’’
Helena pun mengeluarkan sebuah VCD.
Helena:’’aku belum tahu isi dari video VCD ini..tapi aku yakin bahwa ada sesuatu yang penting di VCD’’
Raka:’’lalu..bagaimana cara kita menontonya?’’
Helena:’’di dalam dus ini ada alatnya juga..sudah bekas tapi mungkin masih bisa pakai’’
Raka:’’dimana kita ingin pasang?’’
Helena pun mengeluarkan tasnya yang berukuran besar dan dia mengeluarkan sebuah VCD portable.
Helena:’’kita bisa pake ini..karena aku juga penasaran apa isinya’’
Raka pun memasang Video tape itu ke VCD portable milik helena.
Rekaman mulai ditayangkan.
Di dalam video menunjukkan sebuah situasi dan kondisi pada sebuah kota.
(dalam video).
Seseorang dengan pakaian hazmat APD.
?:’’ayo cepat..semuanya keluar(mengucap sambil nafas tersesak)’’
(sesuatu terjadi ledakan)
?:’’cepat cepat...pabrik akan meledak’’
Orang-orang yang menggunakan pakaian hazmat pun berhamburan keluar diiringi dengan ledakan dari pabrik entah dimana.
Di sekitar tempat mereka banyak sekali polisi,militer dan juga banyak masyarakat yang berhamburan keluar sembali batuk-batuk nafas sesak.
Polisi:’’cepat...kalian semua menyingkir dari sana..jangan ada yang tersisa di dalam sana...ayo keluar!!’’
Para militer pun sibuk mengevakuasi para masyarakat ke dalam truk.
Tanah-tanah pun terbakar akibat kimia itu dan menyebabkan ledakan yang lebih besar.
Dan ledakan itu pun membuat semua orang yang ada di dalam itu terkena efek dari ledakan itu juga.
Video pun selesai.
Helena:’’video ini dibuat 1 tahun lalu’’
Raka:’’lalu..emngapa bisa sampai di sini?’’
Helena:’’mungkin suatu hari nanti kita mendapatkan pentujuk lain supaya kita tahu apa penyebabnya’’
Raka:’’aku setuju’’
Helena:’’aku merasa bahwa..kabut-kabut itu akan hilang jika ada hujan turun’’
Raka:’’mungkin kita bisa menunggu hujan turun’’
Helena:’’kita harus bertahan sebisa mungkin’’
Raka:’’apa mungkin..kita harus berjelajah sekitar kota untuk mencari bantuan?’’
Helena:’’menurutku..situasi masih gersang..kita tidak mungkin bisa menembus ke sana’’
Raka:’’apa saja benda yang kamu temukan selain rekaman itu?’’
Helena:’’belum..tapi mungkin kita bisa mencari barang di sekitar rumah ini?’’
Raka:’’tapi..aku berpikir untuk mencoba pergi keluar..siapa tahu mungkin aku bisa mencari informasi atau setidaknya ita tahu sesuatu tentang apa yang terjadi hingga sekarang’’
Helena:’’jangan!!ma..maksudku..yaa..kamu juga paham kalo di luar sana masih berbahaya..kan?’’
Raka:’’kita tidak akan tahu apa-apa jika kita hanya diam saja di sini’’
Raka pun berencana untuk mencoba pergi keluar.
Di waktu malam.
Semua orang tertidur lelap.
Raka pun menjadikan itu sebagai kesempatan baginya untuk mencoba keluar dari rumah pak rudi untuk mencari informasi atau hal yang lain.
Raka berharap bahwa dirinya bisa menemukan sesuatu yang berguna saat dirinya berjelajah.
Di luar rumah pak rudi.
Raka terlihat sedang mempersiapkan diri seperti membawa barang,makanan yang cukup,senjata dan beberapa obat-obatan untuk selama perjalanan.
Saat raka sedang mempersiapkan dirinya.
Helena:’’kamu mau kemana?’’
Raka:’’aku ingin pergi..kamu lebih baik menjaga samantha hingga aku pulang’’
Helena:’’apakah kamu akan pergi sendirian?’’
Raka:’’iyaa’’
Helena:’’apa aku boleh ikut?’’
Raka:’’jangan!’’
Helena:’’atau mungkin..ada sesuatu yang bisa aku lakukan untuk membantumu?’’
Raka:’’kamu lebih baik menjaga samantha sampai aku pulang’’
Helena:’’ta..tapi’’
Raka pun tidak mengubris perkataan helena dan mulai berjalan untuk berkelana.
Helena pun terpaksa hanya bisa diam di rumah pak rudi.
Esok hari di waktu pagi.
Raka sudah cukup jauh berjalan entah kemana seolah tanpa tujuan.
Sementara di tempat lain.
Di sebuah stasiun kereta.
Terlihat ada beberapa tentara dan polisi sedang berada di dalam kereta yang sedang tidak beroperasi.
Para tentara dan polisi sedang bersama dengan beberapa pengungsi yang berhasil di evakuasi oleh mereka ke stasiun itu.
Mereka berusaha untuk bertahan hidup hingga ada bantuan datang.
Para tentara dan polisi tersebar dan terletak di gerbong yang berbeda.
Beberapa tentara berjaga di gerbong yang sama dengan beberapa pengungsi.
Sementara mereka semua bertahan hidup.
Di tempat lain raka akhirnya sudah sampai di kota besar dengan dampak yang lebih luas.
Raka tetap berjalan meski ia tahu bahwa situasi di sana lebih berbahaya di banding saat dia masih di area rumah pak rudi.
Sesekali raka memilih untuk istirahat sembari mencari makan.
Banyak sekali rintangan yang raka hadapi selama dia berjalan di kota itu.
Tidak lain ialah bertempur melawan zombie dan serangga raksasa yang pasti terus menggerayangi tempat raka berada.
Namun raka begitu tangguh melawan itu semua.
Di sisi lain.
Di rumah pak rudi.
Samantha terlihat sibuk mencari raka yang sering menemaninya.
Samantha memanggil raka sembari berkeliling di sekitar rumah.
Hingga akhrinya helena memanggil samantha.
Helena:’’hey’’
Samantha:’’kak raka pergi kemana?’’
Helena:’’tidak tahu’’
Helena hanya bisa menjawab pertanyaan itu dengan pura-pura karena tidak tahu apa yang harus ia katakan.
Samantha:’’bohong’’
Helena:’’(tersenyum)’’
Samantha:’’dimana kak raka(menangis)?’’
Helena:’’kakak juga tidak tahu..maaf’’
Samantha pun pergi sembari menahan isak tangisnya.
Pak rudi dan ibu bertha pun datang menghampiri helena.
Ibu bertha:’’ada apa ini?’’
Helena:’’raka pergi berkelana’’
Ibu bertha:’’kapan dia pergi?’’

Book Comment (2915)

  • avatar
    Charles Chua

    aksi nya lumayan bagus dan ceritanya lumayan gampang dicerna

    12/04

      0
  • avatar
    Wisesa El

    good

    24/03

      0
  • avatar
    PajaTaia

    bagus banget

    23/02

      0
  • View All

Related Chapters

Latest Chapters