Total : 28Bab 1
Hari biasa, Senin yang sangat membosankan. Lintang, berdiri di warung kantin bingung mau memilih jaj
readmore Bab 2
Langit biru, Lintang menengadah pada langit yang entah mengapa begitu cerah dan biru. Gadis itu, sed
readmore Bab 3
Hari Minggu, ini hari favorit Lintang. Biasanya, ia akan membawa alat melukisnya dan pergi ke Laut y
readmore Bab 4
Malam ini, Lintang sedang berada dirumah Jeje. Dia sangat senang karena berhasil membujuk Jeje untuk
readmore Bab 5
"Kamu ini gimana sih?! Bisa kerja gak? Tolong keluar dari toko ini sekarang, kamu dipecat!" Teriakan
readmore Bab 6
Akhirnya, Lintang kembali pulang ke rumahnya ia merasa tidak enak untuk terus tinggal dirumah Jeje.
readmore Bab 7
Melelahkan, Lintang menatap Jeje lesu. Setelah selesai praktik tadi, mereka dikejar oleh pelajaran m
readmore Bab 8
"Oh gitu." Begitulah jawaban cuek dari Biru. Lintang bercerita panjang lebar tentang hari yang ia lal
readmore Bab 9
Hari-hari berlalu begitu saja, tanpa Lintang sadari bahwa Minggu depan ia akan ujian sekolah. Belajar
readmore Bab 10
"Je, gue sebenernya gak niat bawa mereka sumpah." Lintang melirik kedua orang itu dengan lirikan cep
readmore Bab 11
Hari Minggu yang cerah, mereka benar-benar mengunjungi kembali rumah Jeck. Lintang berdebar entah ke
readmore Bab 12
"Halo?" Untuk kedua kalinya, Lintang kembali mengucapkan 'Halo' seseorang meneleponnya tapi tidak ad
readmore Bab 13
Matematika, ini adalah ancaman terberat yang tidak pernah ia bayangkan. Bagaimana bisa? Di hari pert
readmore Bab 14
"Halo Nek." Sapa Lintang, ia ikut duduk bersama teman lesnya yang lain. Menunggu beberapa menit sebe
readmore Bab 15
Ditengah kegundahan, dimana harapan yang mereka pegang cukup erat. Nyatanya, semua itu berakhir baik
readmore Bab 16
"Je, lo berisik cepet sana keluar." Lintang tersentak kaget, saat Jeje pagi-pagi buta sudah berada d
readmore Bab 17
Orang bilang, semua hal di dunia ini fana. Tetapi, apakah kenangan indah atau sedih begitu juga semu
readmore Bab 18
Perpisahan? Rasanya, ini tidak pantas disebut sebagai perpisahan. Karena, Lintang tidak merasa berpi
readmore Bab 19
"Gimana? Kamu udah pilih belum?" "Jangan bilang kamu belum tahu mau pilih yang mana?" Lintang mengel
readmore Bab 20
"Lintang, lo mau kemana?" Biru mengejar Lintang yang sudah keluar dari supermarket. Begitu bertemu,
readmore Bab 21
Dingin. Entah apa yang ada dipikirannya, malam ini ia seperti orang yang kehilangan akal. Tepat setel
readmore Bab 22
Cuaca yang bagus, hari ini berjalan dengan baik. Lintang sedang berada di halte bus, dia sedang menu
readmore Bab 23
Siang hari, rintik hujan mulai turun dalam detik yang cepat sementara semua orang tertawa di ruangan
readmore Bab 24
Selepas makan tadi, mereka semua memutuskan untuk pulang. Dan juga, lesnya dihentikan sebelum waktun
readmore Bab 25
Sudah satu minggu, sejak kejadian di laut itu. Mereka tidak bertemu lagi. Meninggalkan Lintang yang
readmore Bab 26
"Jadi, namanya pak Vernon." Gumam Biru disela obrolan mereka, ia yakin pak Vernon bukan secara kebet
readmore Bab 27
"Kenapa lo?" Tanya Pipo, mereka sekarang sedang menunggu dosen untuk mata kuliah yang kedua. Di sela
readmore Bab 28
"Astaga, gue hampir aja tadi lempar barang." Lintang masih saja dengan gerutuan kecilnya, ia masih m
readmore
bagus banget bikin baper kata gua teh
8d
0bagus
21/11
0baguss ceritanyaa!!
10/11
0aku sangat menyukai
09/11
0ini gk ada lanjutanny??
08/11
0wah bagus menarik sekali
29/10
0sedih sih
10/09
0bagus bngett, semangat terus kakk
10/05/2025
0baguss kakk
07/05/2025
0keren kak semangat terus
29/04/2025
0