ทั้งหมด : 39บทที่ 1 Pertemuan Kembali
Ruby Nadira baru saja menjejakkan kakinya di bumi tanah kelahirannya. Menghirup udara di sore itu me
readmore บทที่ 2 Perempuan Aneh
“Sore Om dokter..” seorang nak kecil menyapa di depan pintu, menghentikan langkah Ruby dan Nemo. “Hai
readmore บทที่ 3 Cerita Aneh
“Ruby.. “ panggil Jaya sekuriti di kantor. “Ya.. Ada apa?” tanya Ruby. “Ada yang menunggumu di depan..
readmore บทที่ 4 Musuh Bebuyutan
Seorang anak perempan berusia 8 tahun masuk ke dalam klinik. “Pagi tante Jessika..” sapa anak itu. “Pa
readmore บทที่ 5 Halusinasi Nindy
“Aku pikir mbak Ruby tidak akan datang menemuiku..” kata Nindy. “Aku tidak punya banyak waktu.. Kamu
readmore บทที่ 6 Sebuah Rahasia
“Aku sudah tidak tahan lagi.. Semua orang menyebutku gila. Tunggu saja akan aku tunjukkan kebenaran
readmore บทที่ 7 Sebuah pengakuan
“Sudah lama tidak bertemu denganmu..” kata Raissa. “Terakhir bertemu ketika aku melihatmu bersama Ru
readmore บทที่ 8 Antara Raissa dan Nindy
“Sudah kuduga.. Kamu pasti penasaran, karena itu kamu mencariku kan?” Nindy tersenyum mengejek. “Buka
readmore บทที่ 9 Tantangan dari Nindy
Ruby melangkah masuk ke dalam klinik. “Malam,kak..” sapa Jessika. “Dokter ada?” “Sedang ada pasien kak.
readmore บทที่ 10 Siapa Keisha
Keisha mengetuk pintu rumah Ruby. Cukup lama ia menunggu hingga pintu dibuka oleh Sofie. “Siapa ya?”
readmore บทที่ 11 Gali lebih dalam
“Dia ingin aku benar-benar GILA.. Agar tidak ada lagi yang tahu kejahatannya!” kata Nindy. “Cukup Nin
readmore บทที่ 12 Sebuah Tawaran
“Ada apa kesini?” tanya Nindy. “Bukannya kakak bilang tidak percaya padaku?” “Bagaimanapun kamu adala
readmore บทที่ 13 Taman Klinik
Ruby terbangun dari tidur ketika mendengar handphone berdering. Ia segera meraih handphonenya. “Hallo
readmore บทที่ 14 Kepanikan Ruby
“Aku menghubungi kamu beberapa kali,tapi sepertinya kamu sangat sibuk..” kata Keisha. “Bukan sibuk ta
readmore บทที่ 15 Percakapan Serius
Nemo masuk ke ruangannya, dimana Wanda masih menunggu. “Ada apa?” tanya Wanda. Nemo menghela nafas dan
readmore บทที่ 16 Lagi Lagi Nindy
“Hari ini lelah sekali.. Kita sampai harus tutup lebih malam dibanding biasa..” kata Nemo. “Untungny
readmore บทที่ 17 Photo Masa lalu
Kamu mau aku antar pulang langsung?” tanya Nemo. “Kenapa?” tanya Ruby sambil memandang Nemo. Mereka ba
readmore บทที่ 18 Sebuah Tragedi
Ruby terbangun karena handphonenya berdering. “Hallo, pa..” “Ruby dimana, nak?” tanya Papa. "Di rumah d
readmore บทที่ 19 Keraguan Keisha
“Dia butuh banyak darah..” kata Nemo. “Ibunya Jessika bisa panik kalau mendengar anaknya terluka sepe
readmore บทที่ 20 Papa menghilang
“Kamu sudah gila,Nindy?” tanya Keisha. “Kenapa sih Kak? datang datang marah?" tanya Nindy. “Bagaimana
readmore บทที่ 21 Misteri Kecelakaan papa
“Maaf.. kami tidak mampu menyelamatkan pak Gunawan..” kata-kata itu membuat Ruby tak mampu menahan t
readmore บทที่ 22 Mengungkap Rahasia
“Ada apa?” tanya Nindy. “Sebaiknya kamu jujur, Nindy! Kamu kan yang mencelakakan papaku?” tanya Ruby.
readmore บทที่ 23 Berdamai dengan Raissa
“Aku belum sempat mengucapkan turut berduka cita meninggalnya papa kamu..” kata Raissa. “Kita mungki
readmore บทที่ 24 Halusinasi Ruby
“Kita melupakan seseorang..” “Siapa?” tanya Raissa. “Leon..” jawab Ruby. “Bukankah anak itu juga orang
readmore บทที่ 25 Misteri Thalia
“Amanda..” panggil Nemo. “Ya, dok..” “Saya mau ke rumah sakit melihat Jessika, nanti mungkin akan ada
readmore บทที่ 26 Teka teki
“Apa kabar calon pengantin.. Sudah mendekati hari H masih berkeliaran?” ejek Wanda. “Banyak pekerjaan
readmore บทที่ 27 Mengungkap Rahasia 1
Raissa tertawa. “Kenapa tertawa?” tanya Ruby. “Aku melihat kamu sudah ikut gila seperti Nindy..” jawab
readmore บทที่ 28 Siapa Elnino
“Kak Sofie..” panggil Ruby. “Kak sofie pulang ke rumah waktu aku sampai disini..” jawab Faishal. “Aku
readmore บทที่ 29 Namanya Dion
“Tumben mencariku.. Sudah menyerah?” tanya Nindy. “Berhentilah mengusik hidup Ruby, dia tidak ada uru
readmore บทที่ 30 Nindy Menghilang
“Ada apa, kak?” tanya Raissa. “Aku tidak tahu ingin bertanya pada siapa.. Mencoba menghubungi Ruby ta
readmore บทที่ 31 Menunggu
“Silakan diminum kopinya, ladies..” kata Wanda. “Abang gak mau bergabung dengan kami?” tanya Raissa. “
readmore บทที่ 32 Dia akan kembali
Pintu rumah Ruby di ketuk.. “Siapa?” Sofie memandang Ruby. “Tidak tahu..” jawab Ruby. “Ini sudah jam 11
readmore บทที่ 33 Teman Lama
“Jadi menurut abang dia menghilang untuk kembali muncul dengan memberikan kejutan baru? Semacam hadi
readmore บทที่ 34 Sebuah Kesalahan
“Hari kedua menuju akad nikah dan resepsi pernikahan..” gumam Ruby sambil memandang wajahnya di cerm
readmore บทที่ 35 Saudara Kembar
“Aku yakin ini pebuatan Nindy..” kata Ruby. “Tapi bagaimana bisa dia melakukan hal keji ini pada Fais
readmore บทที่ 36 Ada apa dengan Ruby
"Maaf aku mengajak abang bertemu malam ini.. Tapi aku benar benar merasa aneh.." ujar Faishal. "Aneh
readmore บทที่ 37 kekhawatiran Ruby
Pintu rumah Ruby di ketuk.. “Siapa?” Sofie memandang Ruby. “Tidak tahu..” jawab Ruby. “Ini sudah jam 11
readmore บทที่ 38 Faishal menghilang
"Faishal mana kak?" tanya Ruby. "Kamu kenapa selalu bertanya tentang Faishal?" "Aku khawatir dia tidak
readmore บทที่ 39 Masa lalu
"Ada apa, Ruby? Masih jam berapa ini kamu menelponku agar aku datang?" tanya Sofie. "Faishal tidak pu
readmore
buat jaga jaga rumah
21d
0film ini sangat seru
08/11
0ini ga lanjut lagi kah?
05/10
0aku baca semua
10/09
0Bagus sekali
20/08
0luar biasa cerita nya 😍
12/08
0cerita nya keren
17/07
0bagus
01/07
0Bagus sekali
27/06
0mantap
19/06
0