Sakuragi Hanna sering dibully teman-teman sekelasnya hanya karena dirinya bisa menuntut ilmu di sekolah elit itu berkat beasiswa yang dia dapatkan. Hingga pertemuannya dengan Masakazu Kyo, mengubah segalanya.
Pemuda itu merupakan most wanted sekolah yang digilai para gadis meski penampilannya urakan. Dan siapa sangka pemuda badboy itu selalu membantu setiap Hanna diganggu, bagaikan seorang pahlawan. Namun kebaikan Kyo, perlahan tapi pasti menumbuhkan rasa cinta di dalam hati Hanna. Sedangkan Kyo, selalu bersikap biasa seolah Hanna hanya sebatas teman baginya.
Jadi, bagaimanakah Hanna menjalani hubungannya yang terjebak friendzone dengan Kyo? Mungkinkah pertemanan mereka bisa berubah menjadi kisah cinta?
sumpah ini novel keren banget , btw aku org malaysia , aku sangat menyukai novel kamu <333 !! alur ceritanya sangat bagus bahkan bisa bikin aku nangis terisak-isak ... sukses selalu kak , jangan stop menulis novel , aku akan sentiasa mendukungmuu <333
i will look forward to your next novel ! hehe much love from malaysia 💓
10/07/2023
0
SaniyahSalwa
ceritanya bagus bangett
08/04/2023
0
TASYA ANASTASYA
mmtp bgt
01/12/2022
0
NadirahFifiatul
niceee
17/11/2022
0
Cudbury Ee
bestt
06/11/2022
1
SitipauziahIrma
bagus
06/11/2022
0
koriarpi
bagus
06/11/2022
0
Total: 94
Chapter 1 Pertemuan
Pagi ini langit tampak cerah seakan-akan ikut menyaksikan hari istimewa bagiku yang akan segera berl
Chapter 2 Menjadi Pelindungku
Masakazu Kyo, itulah namanya. Siswa yang kuperkirakan berusia 18 tahun sepertiku karena dia pun dudu
Chapter 3 Keanehan
Pikiranku tak henti-hentinya memikirkan kejadian yang kualami hari ini. Setelah mengatakan sesuatu y
Chapter 4 Perdebatan Konyol
Aku sangat takut ketika tiba-tiba Bu Misaki memanggilku ke ruang guru begitu bel tanda istirahat ber
Chapter 5 Semakin Misterius
Jantungku masih berdetak kencang meskipun sudah cukup lama berada di tempat favoritku ini. Ya, di si
Chapter 6 Dalam Bahaya
Sore ini, seperti biasa aku bekerja paruh waktu sepulang sekolah. Suasana terlihat cukup ramai hari
Chapter 7 Tak Ingin Berurusan Lagi Dengannya
Seperti permintaan Kyo semalam, begitu tiba di sekolah, aku berdiri di depan gerbang untuk menunggun
Chapter 8 Harus Meminta Maaf
Semenjak kejadian itu, Kyo tak pernah muncul di depanku. Aku pun tak berniat mencarinya. Selain itu
Chapter 9 Kembali Berbaikan
Pagi ini, aku bergegas menuju ruang guru ketika Bu Misaki meminta bantuanku untuk mengumpulkan buku
Chapter 10 Kyo Dan Mantan Kekasihnya
Firasat burukku terbukti benar ketika Kyo membawaku ke sebuah tempat yang tak pernah terpikirkan ole
Chapter 11 Cinta Bertepuk Sebelah Tangan
Setelah selesai mengerjakan tugas sekolah dan belajar sebentar, biasanya aku akan segera menuju temp
Chapter 12 Dia Seorang Berandalan
Hari ini aku bangun pagi-pagi sekali, aku menyiapkan bekal makan siang untukku dan Kyo dengan menata
Chapter 13 Kecerobohanku
Balapan itu berakhir dengan Kyo yang keluar sebagai pemenang. Suasana tampak riuh di sini karena sem
Chapter 14 Permintaanku
“M-Maaf, aku tidak sengaja,” ucapku, memberanikan diri untuk meminta maaf pada orang itu. Tapi seper
Chapter 15 Mimpi Yang Menjadi Kenyataan
Dua minggu berlalu setelah aku meminta banyak hal pada Kyo. Tak ada kejadian aneh yang terjadi. Kyo
Chapter 16 Dia Mengabulkannya
Hingga kini aku masih tidak mempercayai kejadian semalam. Masih bagaikan sebuah mimpi bagiku, hubung
Chapter 17 Hubungan Yang Terungkap
Aku tahu seharian ini semua pasang mata selalu tertuju padaku, tidak hanya di luar kelas, melainkan
Chapter 18 Indahnya Jatuh Cinta
Kyo menyandarkan punggung pada batang pohon, sedangkan aku duduk di sampingnya. Seperti biasa kami b
Chapter 19 Kencan Pertama
Hari minggu ini, aku tidak menghabiskan waktu untuk belajar seperti minggu-minggu sebelumnya. Dulu s
Chapter 20 Sesuatu Yang Mengganjal Pikiran
Apa yang kukhawatirkan benar-benar terjadi, setelah mengetahui hubunganku dan Kyo yang telah resmi m
Chapter 21 Ajakan Yang Beresiko
Sesampainya di alamat yang diberikan Siky padaku, aku tercengang menatap megahnya sebuah rumah yang
Chapter 22 Kesucian Yang Terenggut
Satu minggu ini aku melalui hari-hariku dengan lancar dan menyenangkan. Aku mulai terbiasa dengan ke
Chapter 23 Kesalahan Terbesar
Mungkin karena mendengar suara isak tangisku, tangan Kyo yang memelukku dari belakang kini terlepas.
Chapter 24 Kesalahan Yang Terulang
Ingin tahu perasaanku saat ini? Rasanya campur aduk antara senang dan takut. Aku sangat senang karen
Chapter 25 Janji Untuk Selalu Bersama
Hal yang membuatku membuka mata karena semilir angin menerpa kulit polosku yang tak tertutupi sehela
Chapter 26 Dia Kembali
Dua minggu berlalu sejak peristiwa itu. Sempat aku bermaksud untuk meminta izin pada pihak sekolah s
Chapter 27 Kabar Mengejutkan
Kyo tak membalas pelukanku, melainkan kurasakan dia melepas pelukanku, menatapku datar sambil memega
Chapter 28 Amarah Ibu
Pelukanku dan Kyo langsung terlepas begitu melihat kedatangan ibu. Kurasa Kyo sama terkejutnya denga
Chapter 29 Alasan Merasa Hancur
Aku seorang diri di rumah. Setelah permintaan maafku semalam pada ibu, sikap ibu mulai sedikit melun
Chapter 30 Tekad Untuk Tetap Bersama
Kyo menghentikan motornya di danau Shikaribetsu. Salah satu destinasi wisata yang cukup terkenal di
Chapter 31 Keputusan Ibu
Seperti yang kami rencanakan, begitu selesai menghabiskan waktu yang panjang dengan perbincangan yan
Chapter 32 Misteri Tentangnya
Kyo sering datang mengunjungiku setelah ibu akhirnya menyetujui dan merestui rencana pernikahan kami
Chapter 33 Siapa Yang Berbohong?
Kyo kembali tak lama kemudian, aku ingin sekali segera menanyakan semua yang dikatakan Akemi padaku
Chapter 34 Festival Sekolah
Penyelenggaraan festival sekolah yang Kyo katakan akhirnya datang, hari ini lebih tepatnya. Aku memb
Chapter 35 Kesetiaan Yang Meragukan
Aya berdiri di depanku seraya bertolak pinggang dengan angkuh. Ya, orang yang sepertinya sengaja men
Chapter 36 Nama Untuk Sang Bayi
“Kenapa kau tiba-tiba ingin pulang? Semua baik-baik saja, kan?” Itu pertanyaan yang Kyo lontarkan ket
Chapter 37 Sesuatu Yang Hilang
Begitu membuka mata hal yang pertama menyeruak dan tertangkap indera penciumanku adalah aroma khas o
Chapter 38 Kenyataan Menyakitkan
Apa yang aku takutkan benar-benar terjadi, Kyo tidak pernah datang lagi ke rumahku semenjak kejadian
Chapter 39 Perlakuan Kejamnya
Aku masih belum bisa mempercayai kejadian semalam. Aku juga masih belum mampu menghilangkan sakit di
Chapter 40 Tak Ingin Jatuh Cinta Lagi
Bukan hanya kembali menuntut ilmu di sekolah, aku juga kembali mengikuti club karate seperti dulu. T
Chapter 41 Seorang Penolong Baru
Masa-masa senior high school yang menyenangkan bersama Kyo, berakhir dalam sekejap. Kini kehidupanku
Chapter 42 Perpisahan
Seperti perkataanku beberapa hari yang lalu pada Kak Irie, aku menyerahkan naskah novelku yang telah
Chapter 43 Pernyataan Cinta
Setelah acara pelulusan itu berakhir, kini aku disibukkan dengan persiapan menghadapi ujian masuk un
Chapter 44 Kemantapan Hati
“Kau terima saja dia, Hanna.” Itulah kata pertama yang terucap dari mulut Kak Akane ketika aku mencer
Chapter 45 Pertemuan Kembali
Aku berjalan dengan tergesa-gesa, baru saja keluar dari kampus karena berjanji bertemu dengan seseor
Chapter 46 Luka Lama Yang Kembali Menganga
Wajahnya yang sangat aku rindukan berada tepat di depan wajahku, sangat dekat hingga hembusan napasn
Chapter 47 Katakan Kau Mencintaiku
Aku tidak menceritakan apa pun pada Kak Irie perihal sikapku yang aneh saat menemuinya di perpustaka
Chapter 48 Harus Mencintainya
Wajah Kak Irie semakin mendekat dan mendekat seiring berjalannya waktu. Tatapanku tertuju pada bibir
Chapter 49 Kebohongan Yang Lain
Kak Irie menemaniku di apartemen semalaman bahkan sampai pagi, tentu saja karena dia menginap di apa
Chapter 50 Membuat Pengakuan
“Ini bukunya, kenapa tidak diambil?” Aku mendengus dan tanganku yang sudah terulur untuk mengambil bu
Chapter 51 Perubahan Yang Mencurigakan
“Eh, Hanna, sepertinya dia berjalan ke sini. Apa dia ingin menyapamu, ya?” tanya Nirina heboh dan be
Chapter 52 Pertemuan Yang Tak Diharapkan
Awalnya, kami mengerjakan tugas masing-masing, suasana hening karena kami begitu fokus dengan tugas,
Chapter 53 Tekad Untuk Setia
Dari kejauhan kulihat Kak Irie sudah mengulas senyum untukku. Melihat itu tentu saja membuatku semak
Chapter 54 Pria Misterius
Tak ada kegiatan yang kulakukan setelah pulang kuliah. Aku pulang bersama Kak Irie seperti biasa, ta
Chapter 55 Nostalgia Masa Lalu
Tidak ada selera lagi untuk menghabiskan okonomiyaki yang sedang kunikmati karena keberadaan pria mi
Chapter 56 Haruskah Kuizinkan Dia?
Rasanya seperti kembali ke masa lalu, duduk di jok belakang motor Kyo seperti yang sedang kulakukan
Chapter 57 Dejavu
Sekali lagi aku bukanlah orang yang tidak tahu cara berterima kasih karena itu dengan terpaksa aku m
Chapter 58 Situasi Berbahaya
Tatapanku dan Kyo saling bertemu karena posisi wajah kami yang begitu berdekatan. Melihat wajah Kyo
Chapter 59 Terjepit Situasi Membingungkan
Aku panik bukan main melihat Kak Irie berdiri di depan pintu apartemen sambil terus menekan bel kare
Chapter 60 Semakin Berbahaya
“I-itu … aku ….” Aku mencoba menenangkan diri, tidak boleh bersikap panik seperti ini atau Kak Irie a
Chapter 61 Mereka Akan Bertemu
Ditatap penuh curiga oleh Kak Irie, bohong jika aku baik-baik saja. Aku yakin dia merasa curiga deng
Chapter 62 Ini Menyebalkan
Aku berlari untuk menyusul Kak Irie yang benar-benar masuk ke kamarku di mana ada Kyo yang bersembun
Chapter 63 Dia Menghilang
“Hanna, kemarilah.” Kyo masih melambai-lambaikan tangan agar aku mau mendekatinya, tapi tentu saja ak
Chapter 64 Tak Mungkin Menolak
“Nanti sepulang kuliah aku akan menjemputmu ke kelas, kau tunggu aku, ya, Hanna. Kita pergi ke rumah
Chapter 65 Kencan Ganda
Tokyo Disneyland … di sanalah kami berada. Aku hanya bisa melongo mendapati Kyo menghentikan motorny
Chapter 66 Janji Yang Terlupakan
“Bagaimana? Apa kau bisa mengabulkan permintaanku ini, Hanna?” Aku hanya bisa menghela napas panjang
Chapter 67 Harus Melupakannya
Lidahku terasa kelu sekadar untuk mengatakan sepatah kata di depan Kak Irie, padahal dia tengah bert
Chapter 68 Permintaan Yang Menyayat Hati
Tidak seperti kemarin, hari ini aku menepati janjiku pada Kak Irie. Sepulang kuliah kami pergi ke ru
Chapter 69 Seolah Bisa Membaca Pikiran Dan Isi Hati
Semenjak pertemuan dengan orang tua Kak Irie dan mengetahui Kak Irie pernah mengalami kejadian menya
Chapter 70 Kali Ini Tidak Akan Kalah
Aku dan Kyo melewati perjalanan jauh. Ya, jauh karena ternyata dia mengajakku ke Hokkaido. Dengan mo
Chapter 71 Bukan Mainan Lagi
Aku tak terkejut melihat Kyo kali ini membawaku ke salah satu tempat yang memang menyimpan banyak ke
Chapter 72 Harus Keluar Sebagai Pemenang
Ciumannya yang semula kasar dan penuh paksaan, perlahan berubah menjadi lebih lembut dan bisa kurasa
Chapter 73 Saatnya Mengucapkan Selamat Tinggal
Selama di dalam taksi, aku terus bertanya-tanya dalam hati ke mana gerangan Kyo akan membawaku pergi
Chapter 74 Permintaan Terakhir
Kyo masih terdiam, tak mengatakan sepatah kata pun setelah aku mengatakan kata-kata kejam padanya. A
Chapter 75 Yang Kupilih Menjadi Pendamping
Setelah percakapan panjang dan menyedihkan antara aku dan Kyo, akhirnya kami kembali ke Tokyo. Kini
Chapter 76 Haruskah Kuterima?
Yang dikatakan Kak Chika memang benar, Kyo benar-benar pergi entah ke mana. Aku juga tak ingin menca
Chapter 77 Inilah Jawabanku
Selama hampir satu minggu ini, aku hanya berdiam diri di apartemen. Aku memang sudah tidak memiliki
Chapter 78 Hari Bahagia
Pesta pernikahan kami sangat meriah, banyak teman-teman kampusku yang hadir. Tentu saja teman-teman
Chapter 79 Dia Membohongiku
Kehidupan rumah tanggaku dengan Kak Irie sangat harmonis. Tak pernah sekali pun kami berselisih atau
Chapter 80 Pertemuan Yang Mengejutkan
“Kenapa kau merahasiakan hal ini dariku, Kak?” tanyaku sambil menggenggam tangan Kak Irie. Dia menyu
Chapter 81 Kondisinya Membaik
“Kyo ...” Akhirnya aku berhasil menyebut nama itu. Ya, Kyo ... pria yang dulu begitu kucintai dan den
Chapter 82 Meninggalkanku Untuk Selamanya
Satu minggu berlalu setelah operasi dan aku sangat lega karena kondisi Kak Irie tampak membaik. Aku
Chapter 83 Pengakuan Ibu
Pemakaman Kak Irie berlangsung dengan sangat khidmat. Banyak orang yang menghadirinya dan mengalirka
Chapter 84 Kebenaran Tentangnya
Lima bulan tepatnya setelah pemakaman Kak Irie berlangsung. Aku telah mulai kembali menata hati. Aku
Chapter 85 Kejahatan Tak Termaafkan
Seperti yang dikatakan Kak Chika, aku benar-benar pergi ke alamat yang diberikannya. Aku terlalu pen
Chapter 86 Tempat Yang Aku Inginkan
Sehabis pulang dari rumah Akemi, Aku bergegas pulang ke rumah dan pergi menuju kamar. Aku bahkan men
Chapter 87 Sudah Tidak Ada Lagi Kesempatan
Aku pikir ketika Kyo balas memelukku maka artinya dia bersedia memberikan kesempatan pada kami berdu
Chapter 88 Ikuti Bisikan Hati
Aku berjalan dengan langkah gontai setibanya di rumah. Benar-benar sudah kehilangan semangat karena
Chapter 89 Kebahagiaanku Adalah Bersamamu
Dua hari berlalu sejak pertemuanku dengan Kyo di Bougenville Garden, sejak saat itu pula dilema masi
Chapter 90 Mengambil Keputusan
Beberapa hari ini aku sudah berpikir keras tentang keputusan yang harus kuambil. Walau aku sudah mey
Chapter 91 Pengakuan
Hal selanjutnya yang kulakukan setelah menemui orang tua Kak Irie di rumah mereka adalah mendatangi
Chapter 92 Terima Kasih Hanna
Aku tengah berdiri di depan sebuah gedung pencakar langit yang menjulang tinggi, gedung ini bukan te
Chapter 93 Restu Dari Ayahnya
Kesibukanku belakangan ini tidak lain mempersiapkan semua keperluan pernikahan. Aku beruntung karena
Chapter 94 Cinta Yang Kembali Bersemi
Kyo melajukan mobilnya dalam diam, aku tahu dia masih tidak menyetujui ajakanku meskipun aku merasa
bagus novel nya
15/08
0bgus
26/05/2025
0novelnya sayang bagus sekali🥰
29/10/2024
0sumpah ini novel keren banget , btw aku org malaysia , aku sangat menyukai novel kamu <333 !! alur ceritanya sangat bagus bahkan bisa bikin aku nangis terisak-isak ... sukses selalu kak , jangan stop menulis novel , aku akan sentiasa mendukungmuu <333 i will look forward to your next novel ! hehe much love from malaysia 💓
10/07/2023
0ceritanya bagus bangett
08/04/2023
0mmtp bgt
01/12/2022
0niceee
17/11/2022
0bestt
06/11/2022
1bagus
06/11/2022
0bagus
06/11/2022
0