Total : 59Chapter 1 Smile
Danny memastikan tampilannya pagi ini sebelum berangkat. Alis check, rossy cheek, orange plum lips.
readmore Chapter 2 Tatap
Danny mengelap kaca kafe tempatnya bekerja dengan murung. Sudah dua minggu sejak ia melakukan interv
readmore Chapter 3 Ngobrol
Matthew memasuki rumah setelah melepas sepatu. Penciumannya menghirup aroma wewangian. Lavender? Tap
readmore Chapter 4 Good Night Kiss
"Kamu segitu pinginnya kerja di Australia apa Al?" Matt menyeruput teh chamomile yang baru saja Dann
readmore Chapter 5 Hope
Tak ada yang spesial setelah kejadian malam itu. Danny seperti biasa, melayani customer, berbicara d
readmore Chapter 6 Masalah
Matt tengah memasang jam di tangan kirinya. Pagi ini, Danny menyiapkan nasi kari ayam sebagai menu s
readmore Chapter 7 Flutter
Kini Danny berada di samping Matthew, menusuri luasnya Pointcook lewat perjalanan menuju kantor si p
readmore Chapter 8 Friend
Terdengar sapaan Lucas saat David memasuki kafe. Sementara Danny masih sibuk dengan pikirannya sampa
readmore Chapter 9 Little Prince
Pagi Di Rumah Matthew Danny memakai bandana polkadot di perjalanan menuju dapur. Walaupun libur, ia
readmore Chapter 10 Feeling
"Al." Matt menegur Danny yang masih mengecupi Prince sejak lima menit lalu. Miley sudah menunggu. "S
readmore Chapter 11 Kaget
Akhirnya Danny menyerahkan surat pengunduran diri. Kemudian mengirimi Natasha sebuah email yang mene
readmore Chapter 12 Jalan Yuk?
Another Lovely Day~ Matthew bangun lebih pagi, berhubung mobilnya masih berada di bengkel. Jadi, ia h
readmore Chapter 13 Date
Danny berdandan se casual mungkin. Ia menata bekal dalam keranjang bambu sembari menunggu Matthew ke
readmore Chapter 14 Hadiah
Hari terakhir di Nusantara Coffee Daniella tersenyum, membawa dua tote bag besar berisikan kado – kad
readmore Chapter 15 Yes
Danny sebenarnya sangat tidak menyukai pesta perpisahan. Di mana kegiatan seru - seruan akan berakhi
readmore Chapter 16 Kiana
Matthew menatap punggung Danny yang tengah sibuk menyiapkan sarapan di dapur. Ia sengaja menyelipkan
readmore Chapter 17 Kantor Baru
"Mas. Gimana?" Daniella memutar tubuhnya dengan ootd formal. Yapz, hari ini hari pertama Danny masuk
readmore Chapter 18 Bosku Galak!
Keesokan harinya, Danny kira ia akan kembali ke restoran italia kemarin ketika Alaric memintanya mem
readmore Chapter 19 Jackpot
Sudah hampir tengah malam dan Danny belum bisa memejamkan kedua matanya. Ya ampun besok dia harus me
readmore Chapter 20 After Jackpot
Sesampainya di kantor, Danny segera menuju pantry. "Need something Dan?" "Mau bikin kopi." Harry sek
readmore Chapter 21 It's You
"Mom!!!!!! Mom!!!!! Shit!" Pria itu segera membuka pintu kamar sang ibu. Ia kembali dari kunjungan d
readmore Chapter 22 With You
"Stop it." Danny tertawa saat Matt mencuri sebuah kecupan saat ia tengah mengetik aplikasi partner v
readmore Chapter 23 Coffee
Another Mornin "Kenapa kamu? Masih patah hati si Denallie punya pacar?" Zafrina menatap Alaric dari b
readmore Chapter 24 Buntu
Zafrina melihat Danny menampakkan ekspresi aneh pada wajahnya. Jam pulang sudah lewat 15 menit lalu.
readmore Chapter 25 G-Time
"Mrs . Vivi," panggil seseorang berstelan hitam pada wanita yang tengah menonton tv. Orang itu menyer
readmore Chapter 26 Lost
Suasana kelabu, beberapa orang membentangkan payung guna melindungi diri dari rintik hujan yang meng
readmore Chapter 27 Talk
Danny sedari tadi berusaha menjalin rambutnya. Tapi, tak berhasil. Ia berencana ke lab lagi hari ini
readmore Chapter 28 Family
Danny menggeliat pelan, saat membalikkan badan. Dahinya membentur dagu Matthew. Mereka berdua mengad
readmore Chapter 29 Baku Hantam
"Al." panggil suara riang dari sebrang sana. Sial! Alaric mengumpati dirinya sendiri, menaruh gelas k
readmore Chapter 30 Sacrifice
Zafrina menghela nafas frustasi saat melihat Daniella masuk seolah tidak terjadi apa - apa dengannya
readmore Chapter 31 Mother
Matthew dengan tergesa mengemudikan mobilnya menusuri jalanan Sunnybank Drives. Ia sedari tadi menco
readmore Chapter 32 Sakit Gigi
Danny baru saja menidurkan Prince setelah drama rewel seharian bersama Marvin. Ia memandangi si keci
readmore Chapter 33 Dinner
10.00 AM Danny mengangkat panggilan dari smartphone Matthew. "Vin. Kenapa?" Suara parau Danny menangg
readmore Chapter 34 Strange
Daniella mengecup Prince beberapa kali sebelum akhirnya masuk ke dalam mobil. Matthew kali ini ada d
readmore Chapter 35 Putus Asa
Matt melangkahkan kakinya menusuri koridor rumah sakit. Awalnya ia mengetuk dengan ragu. Kemudian Al
readmore Chapter 36 Fight
Sore itu Danny tampak bersemangat. Hari ini ia sudah boleh pulang, setelah seminggu di rawat. Sesuai
readmore Chapter 37 Hiding Place
Danny keluar dari toilet, bergegas menarik travel bagnya menuju pintu exit bandara. Baru saja ingin
readmore Chapter 38 Sibuk
Paginya. "Cah ayuuuu, ayo sarapan." Sri membuka pintu kamar Ren. Saat ia membuka pintu, Sri dapat meli
readmore Chapter 39 Stick to the Plan
Bengali Resto. Ren mencari nomor meja pesanan Zafrina. Tapi, ia tidak dapat menemukan ibu sahabatnya.
readmore Chapter 40 Overthinking
Matthew mengerahkan seluruh tenaga serta niatnya untuk melangkah ke dalam butik. Di sana Jolin sudah
readmore Chapter 41 Richard
Ren menatap Danny dari ujung kepala sampai ujung kaki. "Lo bisa nggak sih pake bajunya biasa aja. He
readmore Chapter 42 Bertemu
Matthew membuka pintu kamarnya perlahan. Ia hanya butuh istirahat setelah apa yang terjadi hari ini.
readmore Chapter 43 Unknown Future
Gadis berambut ash grey sebahu itu tengah menempelkan sample wewangian ke ujung hidung. Sesekali ia
readmore Chapter 44 Danny & Tyo
Seminggu kemudian "Salam buat yang lain ya kak." Danny berhenti melangkah. Memandangi Minara yang mas
readmore Chapter 45 You're Not Okay
H - 1 Seminar Danny seperti biasa, mengecek segala sesuatu sebelum suatu event akan berlangsung. Ia
readmore Chapter 46 Skenario Tuhan
Danny pagi itu tengah sibuk mengompres kedua matanya menggunakan kantong teh dan sendok yang ia ding
readmore Chapter 47 Skenario Tuhan Part Ii
Setelah menghabiskan waktunya di toilet, Danny kembali ke ruangan seminar. Mau tak mau ia harus meny
readmore Chapter 48 Ikut Bubu
Danny baru saja melangkahkan kakinya keluar dari lobby resort dan mendapati Prince tengah menangis d
readmore Chapter 49 Complique
Sorenya. Danny tengah menghabiskan waktu sembari menunggu matahari terbenam di pantai. Malam ini mere
readmore Chapter 50 Complique Part II
"Ugh!" Daniella dapat merasakan benda tajam itu menembus perutnya. Zafrina terkejut karena tiba – tiba
readmore Chapter 51 Picture Perfect
In Time. Daniella mengerucutkan bibir, kenapa ia tidak melihat Prince di sekitaran lobby. Hari ini me
readmore Chapter 52 Picture Perfect Part II
Danny masih bersemangat menemani putranya membangun sand castle, sesekali Matthew sengaja mengusili
readmore Chapter 53 Masalah Perasaan
Danny menemukan Tyo tengah terbaring di sofa ruang kerja mereka. Lengannya terlipat untuk menutupi k
readmore Chapter 54 Pulang
Danny mengantar Matthew dan putranya ke bandara hari ini. Kemana Lucas dan Freya? mereka mengambil p
readmore Chapter 55 Kembali
Melbourne Airport, 03.20 Pagi. Danny menggeliat, masih menguap kecil hingga kacamata yang ia pakai me
readmore Chapter 56 Can We Start Again?
Zafrina masih tak rela melepaskan kunci mobilnya. Sementara Danny dengan tatapan menggemaskan sepert
readmore Chapter 57 Test
Victoria Park, Sore Hari. Danny dan Matthew duduk bersampingan. Tanpa di sadari bulan ini sudah beral
readmore Chapter 58 Family
Danny sedari tadi mengamati gerak gerik Matthew yang agak mencurigakan. Setidaknya pria itu tiap 10
readmore Chapter 59 Epilogue
Danny tersenyum menatap beberapa foto di galeri smartphonenya. Tadi sore, ia dan Matthew mengajari p
readmore
sangat menarik dan baguss
21/09
0bagus sekali kk❤
03/06
0seru
14/05/2025
0semangat kak, Novelnya bagus bngett
04/05/2025
0good
06/03/2025
0Sana Mas madali
10/09/2024
0😭😫
22/07/2024
0aku sama sekali tidak bosan membaca ini dengan ska
12/07/2024
0sangat bagus
24/05/2024
0dina berjalan bersama ibu nya lalu dina melihat sesuatu di semak semak lalu dina melihat dari dekat lalu wujud nya hantu
23/05/2024
0