Total : 23Chapter 1 TIDAK TERDUGA
Hari pertama sekolah adalah saat bagi guru untuk berbasa basi, berbaik hati, sebelum akhirnya mereka
readmore Chapter 2 MENGEJAR WAKTU
Hampir semua siswa tidak menyukai pelajaran matematika. Penjelasan yang diberikan di papan tulis tid
readmore Chapter 3 TITIK AWAL
Keributan terjadi di kantin pada saat jam istirahat. Anak-anak bercakap tak beraturan. Hanya satu ka
readmore Chapter 4 Dorongan Ter-absurd
Aku terhuyung-huyung. Kurasai bibirku kebas. Aku tersungkur, jatuh, menggelinding melewati beberapa
readmore Chapter 5 SAKIT
Aku menolak ketika Ibu membangunkan untuk bersiap ke sekolah. Mataku terasa panas dan tubuhku juga m
readmore Chapter 6 PENCAK SILAT
Terbangun sebelum alarm berbunyi adalah hal yang langka dalam hidupku. Pagi ini, aku sengaja berlama
readmore Chapter 7 JADIAN
Pukul lima sore, untuk pertama kalinya, aku pergi ke stadion. Seumur hidup, baru kali ini aku mengin
readmore Chapter 8 KOSONG
Sakit dikhianati teman sendiri baru kurasakan. Meski memang Beno tidak bersalah, karena aku pun tida
readmore Chapter 9 BUS TERAKHIR
Wajah pertama yang tertangkap bola mata saat masuk ke kelas adalah Liana. Ia tersenyum lebar. Aku me
readmore Chapter 10 Malam Yang Panjang
Kaki kananku turun lebih dulu dari bus yang kuanggap sebagai bus terakhir bagi kebersamaan kami. Aku
readmore Chapter 11 Makan Bersama di Akhir Pekan
Pukul empat sore, kami mengatur janji agar bertemu di pintu pertama Mal ABC. Rumahku yang terletak c
readmore Chapter 12 Pembicaraan dengan Ayah
Sebelum berangkat sekolah, aku mengintip sisa uang yang kupunya di dalam dompet. Uang tabunganku pas
readmore Chapter 13 Sebuah Jawaban
Malam ini, halaman gelanggang olahraga yang menjadi tempat latihan kami bersuasana beda. Biasanya, d
readmore Chapter 14 Lahir Silat Mencari Kawan
Mendapat kesempatan dari Kak Roni untuk mewakili sekolah di ajang O2SN merupakan hadiah yang sangat
readmore Chapter 15 MOVE ON
Aku berangkat ke sekolah dengan keadaan setengah sadar. Semalaman, tidurku tidak nyenyak. Bahu dan k
readmore Chapter 16 MULAI FOKUS
“Bagaimana latihan hari ini?” Genta bertanya setelah kami selesai latihan. Aku tidak pernah berkering
readmore Chapter 17 KURUS
Berlatih selama sebulan lebih memberikan manfaat yang kurasakan sendiri di tubuhku. Aku jadi jarang
readmore Chapter 18 TERLAMBAT
Mentari mulai memancarkan sinarnya dari celah kusen di kamarku. Akan tetapi, aku masih ingin berbari
readmore Chapter 19 WAKTUNYA
Hari yang dinantikan pun tiba. Kak Roni sebagai perwakilan dari KONI dan perguruan silat kami datang
readmore Chapter 20 TIGA MENIT
Ini pertama kalinya aku merasakan euforia pertandingan pencak silat. Sejauh mata memandang, kulihat
readmore Chapter 21 MAKAN SIANG
“Kamu hebat!” puji Kak Roni. “Ah, Kak Roni bisa saja!” Aku salah tingkah Inilah penampilan perdanaku.
readmore Chapter 22 PENGUMUMAN
Jantungku berdegub dengan cepat. Bukan karena Ahmad, tapi karena diriku sendiri. Bisakah aku untuk p
readmore Chapter 23 BELAJAR MOTOR
Mendapat juara III sedikit banyak telah mengubah hidupku. Ayah dan Ibu mengizinkanku untuk belajar m
readmore
semoga dapetnya cepet
24/07
0bagus banget ceritanya
13/07
0bagus ceritanee
24/06
0novel yg sangat baguss dan aku sukakk
12/06
0bagus bangettt
05/06
0bagus
19/05/2025
0Bagus pertama kali baca novel online
23/03/2025
0Sangat bagus kak
18/03/2025
0bagus banget
13/03/2025
0seru
08/01/2025
0