Overview
|Catalog
- Tag(s):
- Tidak setia
- Keluarga
- Heteroseksual
- Pornografi
Rury kaget saat mendapat pesanan Henna dari perempuan yang ternyata selingkuhan suaminya itu. yuk. ikuti bagaimana dia menghancurkan pesta pernikahan suaminya itu.
Last Update
Editor´s Choice
Recommendation
Book Comment (80)
- Total: 111
Chapter 1 Costumer Karen
Costumer Karen
[Kak, bisa ngerjain henna tangan buat tanggal 20 Agustus ini?]
Sebuah chat masuk pagi iChapter 2 Satrio Mengaku Duda
Mas Satrio Mengaku Duda
Begitu status itu ditulis dengan disertai sebuah foto seorang wanita cantik bChapter 3 Sama-sama Sampah
Sama-sama Sampah
[Cowok kecil ganteng itu, anaknya Kak. Dia memang duda, sudah bercerai selama setahuChapter 4 Mulai Beraksi
Aku jadi berfikir, kok bisa sih si Karen ini begitu terbuka? Padahal kami belum saling mengenal, danChapter 5 Dua Set Perhiasan
Dua Set Perhiasan Berlian Baru
Tok tok tokkk
"Ma...lagi ngapain?!"
Teriakan Rangga dari luar itu, takChapter 6 Main Cantik Maski Hati Teriris
Main Cantik Meski Hati Teriris
Aku sampai dirumah tepat bersamaan dengan datangnya mobil baruku.
"MamaChapter 7 Karen Sedang Hamil?
Setelah hatiku ikhlas merelakan Mas Satrio malam ini bergumul dengan selingkuhannya itu, aku pun akhChapter 8 Menutupi Kebohongan
Menutupi Kebohongan
Jika memang benar saat ini Karen telah berbadan dua, maka aku harus bertindak seChapter 9 Overprotectivr Belum Tentu Setia
Overprotectiv Belum Tentu Setia
"Kok cuma seratus juta sih Pa? Ish... buat apa coba? Buat sewa rukonyChapter 10 Karen oh Karen
Karen Oh Karen
Kami sampai di rumah ketika waktu magrib telah tiba, Rangga tertidur di mobil mungkinChapter 11 Keluarga Sampah
Keluarga Sampah
"Artis kontroversional...selalu mencari sensasi, dan penuh dengan masalah. MangkanyaChapter 12 Kebetulan Yang Menguntungkan
Suatu Kebetulan Yang Menguntungkanku
Sekitar setengah jam kemudian, Delia membelokkan mobil ke sebuahChapter 13 Ajukan Gugatan Cerai
Ajukan Gugatan Cerai
"Ternyata keberuntungan memang sedang berpihak kepadamu Rur, pingin tahu aku gimChapter 14 Rumah Incaranmu Jadi Milikku
Rumah Incaranmu Menjadi Milikku
"Rur, kok suami uangnya banyak banget sih? Kamu kan tadi pagi bilangChapter 15 Keanehan Mas Yudha
Keanehan Mas Yudha
Saat kembali dari rumah Bude Sumi, tampak mobil Mas Satrio berada di depan rumahChapter 16 Rahasia Kakak Beradik Itu
Rahasia Kakak Beradik Itu
"Satrio sekarang usahanya apa Rur?" tanya Mas Yudha tiba-tiba sambil menyuaChapter 17 Percakapan Rahasia Itu
Percakapan Rahasia itu
Kumandang adzan subuh kembali membangunkanku, setelah semalam sekitar pukul duChapter 18 Tas Selempang Warna Coklat
Tas Selempang Warna Coklat
Uang pemberian dari Mas Yudha dan penjualan tanah itu sebanyak 4M, berartiChapter 19 Uang 1M yang Tak Terduga
Uang 1M Yang Tak Terduga-duga
Saat masih memegang kwitansi tersebut, handphoneku berbunyi yang menunjChapter 20 Dulu Aku Bucin
Dulu Aku Memang Terlalu Bucin
Aku dan Delia menyempatkan diri membeli makan di sebuah restoran makanaChapter 21 Misteri Satrio Lagi
Misteri Mas Satrio Lagi
"Yuk, udahan Del, udah sore ini, jam empat loh. Kasihan Rangga dua hari kutinChapter 22 Mulai Memelas
Mulai Memelas
Kami sampai rumahku pukul lima sore, seperti biasa, Rangga selalu menyongsong, memelukChapter 23 Pertengkaran Di Telepon
Pertengkaran Di Telepon
"Kok gitu sih, Pa? Kan aku lagi seneng-senengnya sama perhiasan baruku itu?Chapter 24 Isi Lemari Itu
Isi Lemari Itu
Aku tentu saja langsung berniat menghubungi Delia, karena kurasa tak ada lagi orang yaChapter 25 Mantan Istri Mas Yudha
Mantan Istri Mas Yudha
"Astaghfirullahaladzim! Inikan Mbak Mey...?!" spontan mulutku berucap.
Ya benarChapter 26 Rahasia Bik Nurma
Suatu Hal Yang Di Tutupi Bik Nurma
Aku kemudian ganti menengok akun fb baru milik Mbak Mey, akun iniChapter 27 Membatalkan Pesanan
Karen Membatalkan Pesanan Henna
Setelah puas mengajak berenang dan Rangga jalan-jalan, rencananya habChapter 28 Kejutan Apa Lagi?
Kejutan Apa Lagi Yang Akan Kuterima?
"Tapi calon suami Kakak nggak bilang apa-apa kan? Maksudku belumChapter 29 1M Untuk Biaya Pernikahan?
Uang 1M Untuk Biaya Pernikahannya
"Jadi, sekarang Rangga sama Mama di rumah sakit? Kok tidak pulang?Chapter 30 Yudha yang Bijak
Pesanan Henna Calon Pengantin Suamiku
Jangan lupa klik berlangganan ya teman-teman, biar tak ketinggaChapter 31 H-1
H-1
Pagi ini, aku mengajak Rangga dan Bik Nurma pindah ke rumah baru. Meski telah menceritakan semuanChapter 32 Akad Nikah 1
Akad Nikah 1
Setelah kepulangan Delia, aku masih membantu Bik Nurma merapikan dapur, karena tadi jugaChapter 33 Akad Nikah 2
Part 33
Akad Nikah 2
"Kak, kok dari tadi diam saja ,sih?" ucap Karen saat aku mulai menyiapkan henna.Chapter 34 Pestamu Dukamu 1 (Ada Apa Dengan Mbak Mey)
Pestamu Dukamu 1 ( Ada Apa Dengan Mbak Mey)
Akad nikah telah usai, acara langsung di sambung dengan rChapter 35 Pestamu Dukamu 2
***************************************
Part 35
Pestamu Dukamu 2
Sebuah chat dikirim oleh Delia, dan diChapter 36 Aku Tak Bisa Memaafkanmu Lagi
Aku Tak Bisa Memaafkanmu Lagi
Aku yang duduk di deretan paling depan pelaminan, bisa melihat dengan jChapter 37 Penjara Adalah Tempat Yang Cocok Untukmu Mas
Penjara Adalah Tempat Yang Cocok Untukmu Mas
Tiba-tiba kurasakan hijab panjangku ditarik kebelakang,Chapter 38 Tanpa Penyesalan
Part 38
Tanpa Penyesalan (Pov Author)
Bahagia dirasakan oleh pasangan pengantin yang baru saja melakukChapter 39 Seusai Pesta Itu
Seusai Pesta Itu (Pov Author)
Ketika Karen dan keluaraganya tengah mengunji diri di dalam rumah. ParaChapter 40 Mey Adalah Cinta Pertamaku (Pov Satrio1)
Mey Adalah Cinta Pertamaku (Pov Satrio 1)
Namaku Satrio Bimo, meski saat ini usiaku akan menginjak tiChapter 41 Rury Istri Yang Sempurna
Rury Istri Yang Sempurna (Pov Satrio)
Rury adalah seorang gadis manis yang bisa menerimaku apa adanyaChapter 42 Karen Pembawa Kehancuranku
Karen Pembawa Kehancuranku (Pov Satrio)
Alasan utama aku memilih Karen adalah karena dia sangat manjaChapter 43 Bukan Salah Ajaran Orang Tua
Bukan Salah Ajaran Orang Tua (Pov Author)
Hingga malam tiba, Karen dan keluarganya belum berani keluaChapter 44 Gara-Gara Satrio
Part 44
Gara-Gara Satrio
"Ren...Ren...bangun dong! Aduh...kamu ini apa-apaan sih, pakai acara pingsanChapter 45 Karen, Pelakor Yang Mengenaskan
Karen, Pelakor Yang Mengenaskan
Suara lantang Delia yang ada di ambang pintu itu, sontak menghentikanChapter 46 Siapa Yang Membebaskan Satrio?
Siapa Yang Membebaskan Satrio?
Sejak di bawa kepenjara dari rumah Karen kemarin, Satrio terus saja meChapter 47 Cinta Pertama Dan Cinta Mati (Pov Author)
Cinta Pertama Dan Cinta Mati (Pov Author)
Satrio tentu sangat senang sekaligus kaget saat mendengar aChapter 48 Pov Yudha
Pov Yudha
"Yud, adikmu itu memang sifatnya agak bandel dari kecil, karena memang kesalahanku yang duChapter 49 Pov Author
Part 49
Pov Author
"Ma, Papa kemana sih? Kok lama nggak pulang-pulang? Rangga kangen banget sama Papa.Chapter 50 Mey Bucin Sekali
Mey Bucin Sekali
Mey langsung memasukkan mobilnya ke rumah Satrio itu, karena memang ternyata pintu gChapter 51 Rela Berkorban Demi Cinta
Rela Berkorban Demi Cinta
"Ayo kita jual saja semua barang yang ada di sini!" ucap Satrio tiba-tiba.
"Chapter 52 Rasa Cinta Yang Mulai Tumbuh
Rasa Cinta Yang Mulai Tumbuh
Setelah panggilan dengan Mey berakhir, Rury pun langsung menghubungi YudChapter 53 Dipenjara Atau Diarak Keliling Kampung?
Dipenjara Atau Diarak Keliling Kampung?
Malam itu, merupakan malam yang sangat indah dan istimewa, baChapter 54 Kecemburuan Satrio
Kecemburuan Satrio
Setelah melihat video penggrebekan Satrio itu, Yudha pun memepercepat laju mobilnChapter 55 Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Lagi (Pov Author)
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Lagi(pov Author)
Setelah menghabiskan minuman dari Cik Yen itu, Satrio puChapter 56 Di Rumah Delia (Pov Author)
Di Rumah Delia(Pov Author)
Pagi ini terasa amat indah bagi Rury, karena sebagian masalah telah teratChapter 57 Bertemu lagi Dengan Karen
Bertemu Lagi Dengan Karen(pov Author)
"Hey...kurang ajar! Apa-apaan sih kamu? Beraninya kamu ya!!" teChapter 58 Keluarga Benalu Diusir Dari Kampung
Keluarga Benalu Diusir Dari Kampung(Pov Author)
"Del...Del...ayo berangkat ke sana, kita lihat apa yaChapter 59 Mangsa Baru
Mangsa Baru(Pov Author)
"Del, kamu nggak apa-apa 'kan?" tanya Rury pada Delia, saat keduanya selesaiChapter 60 Lelaki Benalu Lagi? (Pov Author)
Lelaki Benalu Lagi? (Pov Author)
Bu Mirna terus berusaha memprovokasi Bayu, dan sepertinya laki-lakiChapter 61 Pikiran Masing-Masing (Pov Author)
Pikiran Masing - Masing (Pov Author)
"Tuh, kan Bu , kita nggak dapat apa-apa! Memang selama ini, akuChapter 62 Satrio Dan Mey
Satrio dan Mey
"Kurang ajar sekali mereka, ini pasti ulah mereka! Awas saja! Aduh... Yank ayo dong...Chapter 63 Karma Must Go on (Pov Author)
Karma Must Go On (Pov Author)
Dua minggu setelah tragedi hilangnya uang milik Mey itu, pasangan pengaChapter 64 Ada Getar Cinta Baru
Ada Getar Cinta Baru(Pov Mey)
"Lih, hari ini bisa kan antar aku ke Perumahan Nirwana Regency?" tanyakChapter 65 Sukses Setelah Berpisah
Sukses Setelah Berpisah (Pov Author)
"Ayo Sayang berangkat, sudah siang loh. Kak Alissa sudah siap?"Chapter 66 Hidayah (Pov Karen)
Hidayah (Pov Karen)
Nasib buruk memang rasanya masih berpihak pada keluargaku, semua tentu bermula daChapter 67 Karena Kami Saling Mencinta (Pov Revy)
Karena Kami Saling Mencinta(Pov Revy)
"Yank...besok pagi kita jadi ketemuan nggak?" tanya Mas Bayu maChapter 68 Rahasia Hatiku
Rahasia Hatiku(Pov Ibunya Karen)
Namaku Nesia Mirnawati, orang-orang kadang memanggilku Nesa atau puChapter 69 Rahasia Hati 2 (Pov Ibunya Karen)
Rahasia Hati 2 (Pov Ibunya Karen)
Hingga setahun yang lalu, seorang teman sesama tukang becak memberiChapter 70 Penghianat Yang Dikhianati (Pov Author)
Penghianat Yang Dikhianati (Pov Author)
"Mbak, pegangan ya...mau ngebut loh ini!" teriak Galih di ataChapter 71 Aku Terpuruk (Pov Satrio)
Aku Terpuruk (Pov Satrio)
Akhirnya ada juga yang mengeluarkanku dari penjara. Setelah kedatangan MasChapter 72 Anak-Anakku (Pov Author)
Anak-Anakku (Pov Satrio)
Penampilan Rury kini telah banyak berubah, dia semakin cantik dan segar, sunChapter 73 Menyesal Tiada Guna
Menyesal Tiada Guna(Pov Author)
Satu bulan kemudian
Sudah menjadi kebiasaan pagi kedua sahabat itu, DeChapter 74 Perjalanan Takdir (Pov Author)
Perjalanan Takdir (pov Author)
Setelah puas ngopi, mereka pun menuju butiknya masing-masing. KebetulaChapter 75 Tak Dapat Keduanya
Tak Dapat Keduanya
"Assalamualaikum, Mas, ada apa ya?" ucap Rury siang itu, mengawali percakapan dengChapter 76 Dikhianati Itu Sakit
Dikhianati Itu Sakit
Tanpa mengucap salam, Satrio pun segera masuk, dan betapa kagetnya dia saat mendChapter 77 Rencana Mempertemukan Mereka
Rencana Mempertemukan Mereka
"Pakde!"
"Papa!"
Teriak Rangga dan Alisa girang saat melihat Yudha lah yanChapter 78 Satrio Bertemu Anak-Anaknya
Satrio Bertemu Anak-Anaknya
"Ayo...siapa yang mau ketemu sama Papa dan Mama Mey?" tanya Rury pada anaChapter 79 Jalan Masing-Masibg (Pov Karen)
Jalan Masing- Masing (Pov Karen)
Bismillah, aku sudah memantapkan hati untuk bertaubat. Pagi itu, ketChapter 80 Bapak Berpulang (Pov Karen)
Bapak Berpulang (Pov Karen)
Akhirnya dengan berat hati aku pun membiarkan pilihan hidup ibu dan jugaChapter 81 Mempertanyakan Takdir (Pov Karen)
Mempertanyakan Takdir (pov Karen)
Aku terus berusaha ikhlas setelah kepergian Bapak, apalagi orang-orChapter 82 Semoga Semua Membaik (Pov Karen)
Semoga Semua Membaik (pov Karen)
Ketika aku kembali bangun, tak ada seorang pun yang ada di kamar ruaChapter 83 Takdir Yang Tak Terduga
Takdir Yang Tak Terduga
Malam itu, aku benar-benar gelisah, rasanya aku bingung, apa yang harus kulakChapter 84 Anak Siapa Ini? (Pov Rury)
Anak Siapa Ini? (Pov Rury)
Semua telah berubah, hanya dalam hitungan minggu, takdir mengubah segalanChapter 85 Takdir (Pov Rury)
Takdir (Pov Rury)
"Ayo Tante, ke sini, nggapain diam saja..ayo ke Mama!" teriaknya yang meelihatku meChapter 86 Misteri Bayu Dan Revy (Pov Author)
Misteri Bayu Dan Revy (Pov Author)
Mendapat telepon dari Rury tentang penemuan jenazah Revy, hati DelChapter 87 Kemalangan Hidup Revy (Pov Author)
Kemalangan Hidup Revy (Pov Author)
Sebenarnya semua masih baik-baik saja saat sepuluh hari Revy dan CChapter 88 Perbincangan Kakak Beradik (Pov Author)
Perbincangan Kakak Beradik (Pov Author)
Setelah menelepon Karen, Yudha pun melajukan mobil dengan kecChapter 89 Bertemu Lagi Dengan Karen (Pov Author)
Bertemu Lagi Dengan Karen (pov Author)
"Iya- iya, maaf, Del!" ucap Satrio.
"Nah gitu dong. Ya semoga sChapter 90 Karen Memantapkan Hatinya (Pov Author)
Karen Memantapkan Hatinya (Pov Author)
Akhirnya polisi pun membawa jenazah Revy, untuk di autopsi, mChapter 91 Tiga Bulan Berselang (Pov Author)
Tiga Bulan Berselang(Pov Author)
Tiga bulan berselang sejak meninggalnya Revy, banyak kejadian tak teChapter 92 Ketika Ajal Menjemput (Pov Author)
Ketika Ajal Menjemput (Pov Author)
"Waalaikumsalam Nak Rury. Sebenarnya dari kemarin ibu pingin hubunChapter 93 Pov Bayu
Pov Bayu
Revy-Revy, kamu itu memang benar-benar wanita pembawa sial untukku. Gara-gara wanita murahanChapter 94 Kisah Mey 1 (Pov Author)
Kisah Mey 1 (Pov Author)
Setelah ketahuan oleh Satrio saat dia digrebek bersama Galih di rumah petak,Chapter 95 Kisah Mey 2 (Pov Author)
Kisah Mey 2 (Pov Author)
"Maaf Yank, aku tak bisa meneruskan hubungan kita, karena orang tuaku menjodChapter 96 Kuikhlaskan Berlianku (Pov Author 1)
Kuikhlaskan Berlianku(Pov Satrio 1)
Aku tak pernah menyangka, jika ternyata Mas Yudha dan juga Rury mChapter 97 Saling Memaafkan (Pov Satrio)
Saling Memaafkan ( pov Satrio)
Semoga saja Tuhan secepatnya bisa mempersatukan Mas Yudha dan juga RurChapter 98 Diganti Lebih Baik (Pov Satrio 3)
Diganti Lebih Baik (Pov Satrio 3)
Kepergian Revy yang begitu mengenaskan meembawa banyak pengaruh dalChapter 99 Keikhlasan Membawa Kebahagiaan (Pov Author)
Keikhlasan Membawa Kebahagiaan (Pov Author)
Meninggalnya Revy dan Mey, yang selang waktunya tak begitChapter 100 Pov Gus Alif(Gus Es)
Pov Gus Alif( Gus Es)
"Saya terima nikahnya, Karenina binti almarhum Bambang Sarwono, dengan mas kawiChapter 101 Hari Bahagia(Pov Author)
Hari Bahagia (pov Author)
Tiga bulan kemudian
Hari ini, adalah hari pernikahan Delia dan Satrio, kedChapter 102 Perasaan Cinta (Pov Author)
Perasaan Cinta(pov Author)
"Mas Yudha jangan bercanda seperti itu dong, nggak lucu tahu! Hahaha," ucaChapter 103 Bu Mirna Kembali (Pov Author)
Bu Mirna Kembali(pov Author)
Tiga bulan kemudian
"Bi, perasaanku kok nggak enak ya. Aku jadi kangen saChapter 104 Pov Bu Mirna (Part Menuju Ending)
Pov Bu Mirna(Part Menuju Ending)
"Ya sudah kalau kamu nggak mau ikut, ibu mau berangkat sendiri saja!Chapter 105 Harapan(Pov Author)
Harapan (Pov Author)
Perbedaan yang amat jauh, Karen seperti melihat Bu Mirna yang berbeda, dan diaChapter 106 Belum Berubah (Pov Author)
***************************************
Belum Berubah
(Pov Author)
Saat keluar dari kamar, dia tak meliChapter 107 Bertemu Cinta (Pov Author)
Bertemu Cinta(Pov Author)
"Kenapa Cinta ada sama Rury? Kamu nggak salah Ren?" tanya Bu Mirna yang menChapter 108 Rahasia Tuhan (Pov Author)
Rahasia Tuhan (Pov Author)
Tiga Minggu Kemudian
"Assalamualikum, Ren. Ada apa tengah malam begini meneChapter 109 Pertaubatan Di Titik Lelah 1 (Pov Bu Mirna)
Pertaubatan Di Titik Lelah 1
(Pov Bu Mirna)
Ternyata, tinggal bersama anak dan cucu itu, tetap lebih eChapter 110 Pertaubatan Di Titik Lelah 2 (Pov Bu Mirna)
Pertaubatan Di Titik Lelah 2
(Pov Bu Mirna)
"Maaf, Bun. Beliau ini ibu kandung saya, bukan pembantu,"Chapter 111 Ending (Pov Author)
Ending (pov Author)
Dua Minggu Kemudian
Rury, Yudha, Satrio, Delia, anak-anak, Bik Nur dan juga baby s




![What You Mean To Me [English Version]](https://image.finovel.net/upload/image/novelPhoto/202603/20260303133641_776.jpg)













Bagus ceritanya kak
06/05/2025
0lanjut
18/12/2024
0alur cerita nya menyentuh hati
17/12/2024
0bagus banget
20/10/2024
0alurnya bagus thor... semangat nulisnya
23/02/2024
0sampai ngantuk bacanya
28/09/2023
0mantap
15/06/2023
0Ceritanya pilihan Terbaik utk dibaca. Tahniah buat Arthurnya ku kasi 1000 🌟
05/05/2023
0Asikkkk.. Tahniah Thor..❤️
29/04/2023
0okok
14/04/2023
0