Tổng cộng : 421: Pertemuan yang Tak Terduga
Bab 1: Pertemuan yang Tak Terduga Fahmi menatap layar laptopnya dengan mata lelah. Kopi di gelasnya s
readmore 02. Pencakar Langit
Seorang lelaki tampan mengeluarkan diri dari gedung pencakar langit di Jakarta, langkahnya berlalu m
readmore 3: Kalimat Fitri
Aku menyampingkan tubuh dan meletakkan sebelah tangan ke pipi, berusaha tidur di sebelah Fatimah yan
readmore 4: Keluarga Gus Fattah
Karena kehadiranku Fitri benar-benar menolak untuk kembali ke rumahnya, sudah lebih dari tiga minggu
readmore 5: Lamaran Untuk Fitri
Ternyata kurang dari 20 menit, Mas Fattah bersama keluarganya sudah datang ke kediaman keluarga Mas
readmore 6: Lamaran Masa Lalu
Jika membahas perihal lamaran. Dulu saat Mas Fattah melamarku--yang belum genap sebulan yang lalu. K
readmore 7: Pernikahan Fattah dan Fitri
Pernikahan Mas Fattah dan Fitri tetap 'kan berlangsung. Besok, secepatnya sesuai rencana. Kelegaan t
readmore 8: Pengakuan Razaq
“Dari dulu yang kudambakan kamu, tapi mereka memaksaku melamar Annisa.” Razaq terbahak miris, lalu me
readmore 9: Kenekatan Mas Fahmi
Sebelum napasku berhenti, dan hilang seluruh kekuatanku. Seseorang melepaskan gandengannya dari Cici
readmore 10: Mas Fatih
Berjam-jam aku memerhatikan wajah Mas Fahmi dari brankar sebelah. Syahdunya hembusan napasnya terden
readmore 11: Seorang Pendamba Dan Penyembah
"Afuwan, jika ini sedikit lancang." Mas Fatih berdeham singkat, "coba angkat tanganmu." Aku refleks m
readmore 12: POV Annisa
POV Annisa Aku memasuki sebuah ruangan, sambil merapikan jilbab lebar yang kupakai. Wajahku letih, de
readmore 13: Masa Lalu Razaq
POV Razaq “Ada perempuan yang kamu suka, Laf?” Sebelum sadarkan diri, kenangan itulah yang bergentaya
readmore 14: Masa Lalu Nadia
POV Nadia Lebih dari tiga tahun yang lalu, aku kehilangan segalanya yang aku jaga; mahkotaku dan oran
readmore 15: Fahmi Untuk Nadia
POV Author Tiga tahun yang lalu … DOR! Suara tembakan terdengar di antara pepohonon rimbun yang lain, p
readmore 16: Nadia Yang Diamanahkan
Tiga tahun yang lalu... “Siapa gadis itu?” Tanya Fattah, menyorot seorang santriwati baru yang dikata
readmore 17: Permintaan Annisa
POV Nadia Sudah beberapa bulan, akhirnya aku bersama Mas Fahmi bisa segera dipulangkan untuk dirawat
readmore 18: Sosok Patung
POV Annisa Aku layaknya sosok patung yang diabaikan di ruangan tersebut. Entah oleh suamiku atau kake
readmore 19: Penolakan Ketujuh Untuk Razaq
POV Nadia “Fatimah,” suara Mas Fahmi bergetar memanggil nama adiknya. Fatimah yang memelukku mendonga
readmore 20: Isi Hati Razaq
POV Razaq Pertama kali melihat Nadia. Kupikir takkan menyukainya. Takkan pernah. Itu yang kutegaskan
readmore 21: Biarkan Nadia Pergi, Razaq
POV Author “Biarkan aku pergi.” Permintaan Nadia, membuat Razaq sadar akan posisinya. Gelengan Razaq te
readmore 22: Raifal
POV Author Saat tubuh lumpuh tersebut dipaksakan untuk berdiri dengan sanggahan tongkat, mengucap tak
readmore 23: Rizal
POV Nadia Saat aku kesusahan berjalan, Fitri membantuku. Begitu pula Mas Fahmi yang kadang tak mampu
readmore 24: Gading
POV Author Fahmi menyusul ke dapur dibantu oleh Fatih saat Rizal yang katanya pergi sebentar untuk se
readmore 25: Kedatangan Razaq
Kedatangan Razaq disambut dingin. Ketika mobilnya terparkir di depan gerbang, Razaq menurunkan diri
readmore 26: Annisa di Mata Raifal
Mendadak terjadi kehebohan menggemparkan, bermula dari langkah ragu Fattah yang mendekati Raifal di
readmore 27: POV Fattah
POV Fattah "Kuamanahkan Nadia kepadamu, Fattah." Teringat kalimat itu, aku tersenyum miris. Lalu mende
readmore 28: Pengakuan Raifal
Setelah memberitahu Fattah, Fattah mengetahuinya dan menyesali karenanya. Menjadi saat paling melega
readmore 29: Salahkan Fahmi
Jika ditanya mengapa Fattah melamar Nadia? Fattah akan menjawab, "salahkan Fahmi." Banyak yang bertany
readmore 30: Tabayyun
“Mas?” Saat itu Azzam terheran saat melihat Fattah mengambil kunci mobil, lalu melangkah tergesa. Be
readmore 31: Karena Fitri
Keesokan harinya meskipun sempat bertengkar tadi malam, Fattah dan Nadia kembali menjadi pasangan ya
readmore 32:Trauma
Alurnya ini bakal munduuur banget. Bukan tanpa alasan, banyak nasa lalu yang harus disingkap agar pe
readmore 33: Fitri Curiga
Fitri tentu curiga--dia satu angkatan dengan Nadia, bahkan satu asrama jika Fitri menetap di pesantr
readmore 34: Perlu Disaksikan Oleh Lebih Banyak Orang
Pertengkaran tersebut disudahi saat Fattah meninggalkannya tanpa kata-kata tambahan, Nadia menangis.
readmore 35: Fattah Yang Labil
Fattah yang menyesalinya, yang membenarkan perkataannya sebelumnya--Fattah yang labil, sekalipun dip
readmore 36: Ingatan Rizal
Ada acara penting dari luar kota. Fahmi diundang sebagai pemateri utama, perannya nyaris ditarik dan
readmore 37: Perginya Fahmi
Selepas perginya Fahmi, Nadia sebenarnya ingin memberitahu Fahmi. Siapa Rizal dan Gading, dan bagaim
readmore END
"Maaf, Mas ...." Nadia berbisik. Dia tidak bermaksud melakukan sentuhan fisik saat Fahmi berusaha me
readmore Ex-Part 1
Salahmu, Fahmi. Sejak kamu hadirkan Nadia, aku tidak bisa menjaga mata dan hatiku. Maafkan aku yang se
readmore Ex-Part 2
"Untuk apa kamu menangis, Fattah?" Ahzam, wali nikah Nadia di kedua pernikahan wanita itu bertanya di
readmore Last Ex-Part
'Apa yang kamu rasakan saat melihat istrimu menangis, tersudut di dinding, meratapi masa lalunya set
readmore Prolog Season 2
"Aku selalu ingat, kalau aku adalah seorang Penyembah yang juga seorang Pendamba. Aku menyembah Tuha
readmore
ceritanya di awal seru... tp ngegatung bgt ceritanya
02/04/2022
0bagus
30/12
0novelnya bagus
22/12
0suka banget
28/09
0sukses selalu autor
24/09
0bagus thorrr
08/08
0cerita nya menarik, bisa di ambil pelajaran dan hikmahnya
13/07
0bagus
01/07
0baguss bgttt kakk
29/06
0novelah keren
21/06
0