Kabuuan : 30Cha- Cha
Namaku Candani, tapi orang tuaku biasa memanggilku Cha atau kadang Ica. Padahal nama asliku Candani
readmore Wenni
Sampailah kami berdua di kediaman Wenni, tampak Wenni tengah duduk berdua dengan seorang pemuda. "Ih,
readmore Tuan Lee
Kini kami berempat duduk di meja yang sama. Suasana tampak tegang. Wenni mulai curiga dengan tingkah
readmore Hello Kitty
Menyusuri jalan. Aku dan Nani masih tampak kaku, tinggal seratus meter menuju rumahku, jantungku ter
readmore Undangan
"Huh! Panas sekali hari ini." Aku menghalangi sinar matahari dengan handukku. Malas banget aku mand
readmore Salon Bu Anna
"Hallo!" [ Ya, ada apa Cha?] "Nan, nanti sore bisa gak kamu kesini ...." [ Nanti sore?? memangnya ad
readmore Kolam Ikan
Tepat pukul 8 malam. Nani dan Icha sudah bersiap untuk menghadiri acara yang di adakan tuan Lee. Ya
readmore Malunya
Bibir Icha mencibir seraya memperhatikan lukisan wanita di samping tuan Lee. "Udah belum! ganti baj
readmore Ide Gila Ayahku
Ayahku memang keterlaluan. Dengan seenaknya ia menuduh Lee telah menodai ku. Padahal Lee sudah beru
readmore Kacau
Suasana di rumahku tampak tegang. Kami bertiga saling bertatapan satu sama lain. Ayah menyuruhku unt
readmore Gawat!
Setelah semua diputuskan. Lee meminta Ayah untuk menginjinkannya melihat kondisi Icha.. "Gawat!" Icha
readmore Sandiwara Konyol
Cukup lama Nani berada di rumah dengan Icha. Dan Ibu baru saja tiba dari pasar lalu pergi ke dapur un
readmore Nenek
Icha duduk terdiam di rerumputan hijau sambil menangis sendu. Untung tempat itu sepi. Tak ada siapap
readmore Lidya
Butuh waktu satu jam untuk sampai di rumah nenek tuan Lee. Tampak rumah zaman dulu tertata apik deng
readmore Menikah
Waktu menunjukkan jam 10 petang. Aku dan tuan Lee bergegas pulang. Ibuku pasti menungguku. Di perjal
readmore Ada Wanita Lain
Meninggalkan tanda tanya di hatiku. Tuan Lee pamit pulang. Ibuku masih tak mengerti dengan sikapnya
readmore Ae-Rin
Tindakanku mendobrak pintu kamar Lee. Membuat wanita yang bersama tuan Lee. Mencaci dan memarahi ku
readmore Ibu Tiri
Setelah suasana tenang. Tuan Lee mendudukanku di sofa. "Ayo, sini duduk di sampingku, kenapa kamu ten
readmore Jujur
"PEMBOHONG! MUNAFIK!" Kata itu aku lontarkan di bibir. Aku tak menyangka tuan Lee begitu tega. Aku b
readmore Hamil
Sesaat Lee menatapku dengan penuh kasih. Aku mengerti arti tatapannya. Tuan Lee sangat sayang padaku
readmore Bocah Manis
Malam itu lah aku terakhir melihat wajah tuan Lee. Lima tahun sudah berlalu. Tapi kejadian malam itu
readmore Luka Lama
Bertemu bocah cantik yang bernama Icha mengingatkan ku kembali kenangan indah dulu. Semasa usiaku be
readmore Rahasia Tuan Lee
Mang Ujang dan Cecep terus memujiku. Perubahan penampilanku. Membuat mereka tak menduga aku bisa m
readmore Menemui Nenek Tuan Lee
Tangis ku pecah. Aku meratap memohon pada ayahku. "Ayah, tolonglah Ijinkan aku menemui dia," Aku me
readmore So Sweet
Sungguh aku bahagia. Benih cinta yang ku tanam. Bersemi indah kembali. Wajah tanpam nan rupawan kini
readmore Rathore
Pulang dengan perasaan kecewa. Sejak tuan Lee meminta ku untuk berdamai dengan Lydia. Aku merasa rag
readmore Amit-Amit
Ku tunggu reaksinya.... Satu suapan sendok bakso yang sudah kuberi beberapa sendok sambal pedas melun
readmore Dihadang Tuan Lee
Beres berkemas. Aku langsung menemui kedua orang tuaku untuk meminta restu dan meminta doa agar hidu
readmore Menginap
Bersuamikan seorang gay merupakan tantangan terbesar hidupku. Bisakah aku bersandiwara layak nya sua
readmore Episode Terakhir
Tuan Lee mulai heran dengan tingkah ku. Di depan Rathore aku berani memegangnya. Membuat tuan Lee me
readmore
ceritanya sangat menarik, dan buat saya jadi penasaran deng kelajutannya
24/01/2022
0awalnya saya mencoba membacanya dgn rasa ingin tau..lebih dalam...ternyata asyik dn seru juga...
11/01/2022
0dak bosen bacanya 😁😁
01/03
0baguss
14/02
0sangat cocok
12/02
0bagus alurnya ada lucunya juga..
07/02
0cerita nya bagus 👍🥰
04/09
0mantapp novel fun drama☺
15/08
0sambungan ya GK ada
05/07
0baguss
01/07
0