Disclaimer
|Catalog
- Tag(s):
- CEO
- Keluarga
- Tokoh Wanita
- Persahabatan
Lelaki dengan sorot mata tajam, minim bersuara dan tegas. Ethand Girogino Alves sang CEO Alves Corp selalu berpikir kritis dan kejam. Bahkan setiap kalimat yang dilontarkannya seperti sembilu yang menyayat hati bagi setiap telinga yang mendengarnya. “Ternyata benar,” Ethand menjeda kalimatnya. Wanita dihadapannya menatap sinis lalu membuang tatapannya ke arah lain. “Barang murah memang selalu berkualitas rendah.” Awal mula pertemuan Ethand dan seorang wanita yang mampu mengubah pandangan hidup dan hatinya. Emma Liandra Jones, seorang wanita yang mahir dalam dunia IT. Bekerja di Alves Corp dan bertemu dengan CEO yang memberinya hukuman di hari pertama kerja. “Bukankah lelaki juga selalu menilai wanita dari sepatu mana yang dipakainya?” Emma seorang yang jenius. Kecantikannya mengalahkan artis papan atas di Vunia. Akankah Ethand me-reset hidupnya dan memulai hidup baru?
Huling Update
Editor's Choice
Rekomendasyon
Komento sa Aklat (553)
- Kabuuan: 150
Lelaki Yang Gila Hormat
Alves Corp pagi ini terlihat tidak seperti biasanya. Ketika mendengar tuan Alves mengundurkan diri dPria Berkacamata Hitam
"Emma Liandra Jones." Emma segera mengangkat tangannya. Sudah saatnya dia di tes. Ia melangkah dengaWanita Yang Tidak Biasa
Sungguh wanita yang tidak biasa. Sangat langka untuk bertemu dengan wanita seperti itu.
Ethand GiorgiMawar Sunsprite
Mawar Sunsprite menjadi salah satu jenis bunga yang di jaga dan di rawat dengan segenap hati oleh EmPulang
Rumah berlantai tiga dengan nuansa Skandinavia terlihat dari kejauhan. Setelah lima tahun, Ethand aMintalah pada Lelaki Itu
Yang bertabiat sabar seperti Emma pun bisa marah. Ia selama ini selalu sabar dan menekan amarahnya.Marahnya Seorang Wanita
Baik Jane maupun Ester sama-sama berkerut karena bingung. Ketika mendengar kata lelaki dari mulut EmWanita Ber-hodeed eyes
Pagi ini Emma bangun lebih pagi. Ia sudah mandi dari subuh dan berdandan. Hari ini adalah hari pertaLelaki Berlogika
Suasana pagi ini terasa berbeda. Ethand dengan setelan jas hitamnya sedang memakai jam tangan bermerPecat Dia
Emma berlalu menuju tempat sampah yang tidak jauh dari tempat mereka berdiri. Ethand menggigit bibiPunishment
Emma berusaha menahan rasa gugupnya. Ia menyesal dan memaki dirinya sendiri karena tidak bisa menahaNick Name Tim IT
“Bukankah lantai empat puluh lima memang disediakan untuk para pegawai, Pak?” tanya Json , pria berkMelissa yang Misterius
Kampus Merbaya Tahun 2015.
“Apakah benar situs web kampus telah di retas?” Suara seorang mahasiswa diBentakan Pertama
“Aku belum pernah melihat seorang programmer begitu cepat menemukan masalah dan menyelesaikan codingKegugupan dan Emosi
Di kursi kebesarannya, Ethand duduk terdiam menatap bunga hortensia yang di rawatnya seperti anak seSeperti Singa
“Bagaimana tampang CEO baru kita, Emma?” tanya Trojan ketika melihat Emma sudah kembali. Mac dan yanSebuah Kenyataan
“Apakah nama Melissa begitu berpengaruh? Sudah dua orang yang bertanya tentang nama itu,” gumam EmmaSepayung Berdua
Untuk pertama kalinya, Emma merasakan sakit hati akibat dikhianati oleh seseorang yang memiliki tempKeramahan Pria Dingin
“Bisakah dipercepat, Bu? Atasan anda sedang menunggu untuk makan siang.” Suara pelayan dari balik piDatang dan Pergi dengan Caranya Masing-Masing
Kota Vunia yang di guyur hujan membuat Emma enggan melihat keluar. Taksi yang ditumpanginya terus mePeneguhan Setelah Patah Hati
Dari kejauhan ekor mata Ethand terus membidik ke arah wanita yang di kelilingi oleh enam lelaki. IaBukan Pelabuhan Terakhir
“Orlando Anderson adalah kekasih Emma, Pak.” Ryan berucap dengan hati-hati. Mac baru saja mengirimkaUpaya Balas Dendam
Json dan yang lainnya sudah masuk ke dalam mobil masing-masing. Sedangkan Emma menunggu mereka di deEves The Hill Vunia
“Apakah dia sudah pulang?” tanya Ethand pada Ryan yang baru saja masuk ke dalam ruangannya.
“SepertinPenthouse Mewah
Setelah diketahui Ryan bahwa ada private lift bagi penghuni penthouse, kini Ryan disuguhkan dengan rWanita dan Perasaannya
Jatuh cinta adalah hak semua orang. Karena jatuh cinta adalah perasaan manusiawi dan bisa terjadi diNuni's Club
Ryan sudah rapi dan menunggu Ethand di ruang tamu. Jas dengan potongan slim fit sangat cocok di badaKalimat Perpisahan
Ester tiba-tiba datang menghampiri Emma diikuti oleh Jane di belakangnya. Mereka juga mendengar suarLelaki Di Kegelapan
Ada beberapa hal seseorang meninggalkan peran bahkan hobinya. Bagi Emma, keahliannya dalam dunia ITLelaki Bertabiat Buruk
Dalam hubungan darah dan kakak beradik, tentu rasa sayang dan pengorbanan akan selalu ada. Sang kakaWanita di Klub Malam
“Apa yang Bapak cari?” tanya Ryan ketika melihat langkah kaki Ethand terhenti dengan pandangan menulDitemukannya Daniel Jiani
Ethand tidak bisa lagi mengontrol emosinya. Dengan langkah cepat langsung menendang lelaki yang menaSeorang CEO Alves Corp
Pertama kalinya raut wajah Ethand berubah menjadi gelisah. Alin hanya menatap kesal ke arahnya. “ApaKeberuntungan atau Memalukan
Siang Emma di payungi oleh atasannya dan malam ia di gendong oleh lelaki nomor satu di Alves Corp tePengakuan Daniel Jiani
Sepanjang perjalanan Ethand hanya duduk terdiam dengan ponsel di tangannya. Ryan hanya melihatnya daKenangan
Vunia, 2006.
Seorang gadis dengan rambut di kepang dua dengan bahagianya bermain kincir angin yang teKeluarga Jones
Lagi-lagi sebuah nama mengejutkan Ethand dan juga Ryan. Nama Melissa kembali menghantui mereka.
“ApakAlves Corp Diretas
“Apakah Ibu yang mengirimkan pesan ini kepada atasanku?” Emma terkejut dengan isi pesan yang sudah tNick Name yang Sama
Mereka tampak terkejut melihat kehadiran Emma. Ethand yang sedang berkutat pada komputer di depannyaKehadiran Dokter yang Tiba-Tiba
Emma akhirnya mengerti mengapa Ethand menanyai tentang nick name yang digunakannya kemarin. TernyataAset Berharga Alves Corp
Ethand menunggu dengan tidak sabar di dalam ruangannya. Ia lagi-lagi menghubungi Ryan namun tidak adKesukaan NN
Emma kembali ke tempat duduknya dengan perasaan heran. Apakah karena dirinya telah mengatasi peretasMobil yang Mencurigakan
Ryan menendang udara begitu saja. Ia mengusap wajahnya kasar. Ethand hanya menggelengkan kepala ketiRumah Makan Biasa
Buggati Chiron yang dikendarai Ethand melaju dengan kencangnya. Ia melampiaskan kemarahannya pada moTrojan dan Kejahilannya
Sudah tiga jam Emma berkutat di depan komputer. Sudah seperempat program dibuatnya. Mac melihat jamKenyataan Bagi Keluarga Alves
Ryan menelepon Ethand berulang kali namun tidak ada jawaban di sana. Ella dan Giorgino menunggu dengGenggaman Tangan Yang Hangat
Sudah pukul sepuluh malam. Emma merapikan meja kerjanya. Tidak lupa pula mawar di simpannya di tempaMengapa Dia Tidak Membalas Pesanku
Seiring dengan ditutupnya pintu mobil dan mobil yang melesat pergi, Emma masih saja terdiam dan tidaDrone dan Mobil Rolls Royce
Sebuah alarm dengan lagu Adele Easy On Me, terdengar nyaring di dalam ruangan kamar dengan nuansa moSi Cantik dan Tampan dalam Limosin
“Ibu...” Suara Emma sejak sore sangat berisik di rumah itu. Ester sampai kebingungan menghadapi putrPelukan Hangat
Akan ada suatu masa seorang wanita menutup pintu dari segala rasa cemas dan memberikan jaraknya dengCafe Terrace Of Night
Ethand dan Emma langsung mengerut mendengar perkataan Ryan. Eves The Hill Vunia adalah rumah EthandLelaki Berhati Hangat
Tentang perasaan seorang wanita, ia akan percaya bahwa tak ada cinta yang tak mulia. Kelemahan wanitTentang Surga
Memang benar perkataan Ryan, jika atasan Alves Corp sungguh berbeda ketika berada di rumah. Raut wajUrsa Minor
Adakah seseorang yang terluka sebelum memulai cinta? Ethand pernah mengalaminya pada masa yang silamKecupan Lembut
Emma merasa heran karena Ethand yang terdiam dan tidak bersuara lagi semenjak dirinya meminta pulangTentang Perhatian
Ada yang pandai menyembunyikan rasa selepas pedih menggerogoti. Ada yang trauma bahkan depresi akibaI'll Get Her
Seorang wanita dengan long dress dipadukan dengan long coat berdiri di samping Rolls Royce. TangannKejadian di Wilobi Mall
“Apakah ibu sudah siap?” tanya Emma yang sudah rapi dengan celana jeans berwarna navi dan baju kaosKejanggalan di Wilobi Mall
Ryan sudah bangun sejak pukul lima pagi. Ia berniat untuk berangkat pagi ke kafe milik Jane.
“Pagi, EAsing Sebelum Waktunya
Langkah kaki Emma semakin cepat ketika menyadari bahwa Ethand sedang melihat ke arahnya. Ester dan ATentang Attitude
Bryan yang baru saja menerima berkas dari rekan kerjanya terkejut dengan kedatangan Ryan. Ia belum sPemikiran Yang Rumit
Dunia memang selebar daun kelor. Ethand tidak menyangka, urusan penting sekretarisnya hari ini adalaHapuslah Secara Perlahan
Jane dengan dahi berkerut terus menatap Ryan. Sejak kapan lelaki ini seakan-akan menjadi dekat dengaMenaklukan Wanita Jenius
Sejak kembali dari kafe Janasses Ethand hanya terdiam dan enggan berbicara. Berbeda dengan Ryan yangTanpa Kabar
Hari ini adalah hari senin. Sudah hampir sebulan Emma bekerja di Alves Corp. hari ini pula akan dilaKuatmu Adalah Dirinya
Ethand bukan tidak ingin bertemu dengan Emma namun ia harus membatasi diri agar jangan sering munculHari Uji Coba
Emma menajamkan penglihatannya pada layar ponsel sembari kembali membaca isi pesan itu. Untuk memastNasihat Ibu Yang Terbaik
Hari yang sungguh melelahkan bagi Emma. Padahal hari ini ia berhasil mempresentasikan program yang dSegelas Absinth
Sudah pukul 7 malam. Emma sudah rapi dan bersiap untuk menghadiri acara makan malam. Gaun sequin yaIsi Hati Sang Wanita Mabuk
Perkataan Emma membuat lidah Ethand kelu. Sepertinya wanita di hadapannya yang sedang menatapnya lekMawar Putih Untuk Kakek
Emma menggeliat. Cahaya sinar matahari yang menerobos masuk di sela-sela gordennya menampar wajahnyaWood's Camelian Cafe
Bunga Camelia sedang berbunga dengan indahnya. Sebagian bunganya jatuh ke tanah dan menampakkan pemaTugu di Kota Sanis
Kota Vunia sudah mereka lalui dari tiga puluh menit yang lalu. Buggati Chiron yang dikendarai EthandBunga Lily yang Mencurigakan
“Aku menyukaimu,” ucap Ryan sungguh. Jane dengan tatapan mengarah pada taman langsung menoleh pada lLembah Surga Sanis
Emma memandang lelaki di hadapannya dengan dahi berkerut. “Tidak akan kotor, Pak. Biar seimbang hancSebuah Candaan
Baik Emma dan Ethand sama-sama saling menatap. Emma dengan tatapan bingung dan Ethand berusaha menahMata Kaki dan Pelukan
Semilir angin yang berhembus di hamparan bunga Daisy, kedua pasang langkah kaki terus menapaki setapMari Kita Pulihkan Bersama
Untuk sesaat Emma terlena dengan pemandangan sehingga membuatnya begitu tersentuh lantas memeluk EthDimples dan Alasannya
Debaran hati yang bergejolak dan perasaan lega membuat Ethand tidak bisa berhenti tersenyum. KoyakanCucu Mantu
Sudah sekian lama Emma akhirnya bisa merasakan bahagia sesungguhnya. Diperhatikan dan disayangi olehPesan dari Seorang Kakek
“A-apa? Me-nikah?” Emma terkejut dengan pertanyaan itu. Baru beberapa jam ia menjalin kasih dengan EMelissa dan Prima
PRAKK!!
Sebuah berkas dilempar begitu saja dan mengenai dinding yang perlahan kusam. Ruangan yang semSebuah Porsche Hitam
Kota Vunia masih ramai seperti biasanya. Ethand masih saja menggenggam tangan Emma, seakan tidak ingPenyusup di Alves Corp
“Apakah mereka benar-benar sudah berpacaran?” tanya Ryan pada Jane.
“Apakah matamu sudah buram? TidakEpick Comeback
“Tidak ada yang berani menyentuhmu, Emma,” ucap Ethand. Nada suaranya terdengar berbeda. Seperti adaKekhawatiran Ethand
Kematian kakek Alves bukan hanya sekedar pembunuhan dari Prima tetapi juga telah mengambil beberapaGalau Massal Tim IT
Ruangan dengan minim penerangan terlihat berantakan. Komputer yang baru saja di banting terlihat retUsapan Tangan Yang Lembut
Ethand mengambil tas Emma dan memegangnya. Wanita yang hendak mengambil tasnya itu menatap kekasihnyHadiah Untuk Mama Mantu
Seiring dengan pintu toko roti dibuka, Emma dan Ethand langsung di sambut aroma kue yang lezat. BerbKeputusan Ester
“Jangan memanjakannya, Dimples,” ucap Emma setelah kesepakatan di antara kekasih dan adiknya disepakKakak Ipar Sultan
Salah satu lingkungan mewah yang belum pernah dimasuki oleh keluarga Jones adalah kompleks Eves ThePasangan Air dan Api
Kedua orang seperti tikus dan kucing itu akhirnya memutuskan makan di kafe Janasses. Jane dengan wajTidur Sekamar
Ethand senantiasa bertanya pada pengawalnya yang menjaga rumah Emma. Ia baru saja melewati tikunganA Kissing
Sudah pukul 2 malam. Ethand dan Emma masih saja mengamati ruang server. Berkali-kali terdengar lelakSiapa Yang Mau Menikah Denganmu
Emma mematung ketika mendengar ucapan Ethand. Bagaimanapun ia telah bersalah pagi ini. Wanita berbalKecurigaan
Sebuah meja kaca dapat memantulkan bayangan seorang wanita yang berdiri dengan tangan dilipat di dadHati Terkoneksi
Sepasang kekasih tentu akan mengerti ketika kata tak lagi terucap. Ia mengerti lewat sorotan mata saKecemasan Ester
Eves The Hill Vunia masih asri dan indah. Alin segera membuka earphone-nya ketika mobil yang dikendaRumah Baru
Rumah baru bagi keluarga Jones sungguh membuat Ester berkaca. Alin yang sibuk memilih kamarnya dan EMantan Kekasihnya
Los Angeles tahun 2014
Ethand dengan celana kargo, berkaos putih dan topi hitam. Di punggungnya terdaDiamnya Ethand
Ryan membawa Ethand ke sebuah sudut Wilobi mall. Raut wajah sekretarisnya membuat Ethand mengernyitKembali Diabaikan
Setelah berpamit pada ibunya dan Alin, Emma dan Jane berjalan bersama keluar dari apartemennya. TerlTindakan Diam-Diam
Ethand menyadari jika sikapnya beberapa hari ini telah membuat wanita itu menjauh. Namun yang membuaMaafkan Aku
Sudah satu jam perjalanan. Bus yang ditumpangi tim IT sudah memasuki kawasan pegunungan. Pohon yangKecurigaan Pada Sobig
Hutan pinus mengelilingi Gircharon Vila. Berada di dataran yang sejuk dan jauh dari keramaian kota mAir Terjun Indah
“Apakah anda Emma Liandra?” Seorang wanita menghentikan langkah kaki Emma yang hendak menaiki tanggaKejutan Yang Tak Terduga
Ruangan aula vila sudah nampak ramai oleh tim IT. Alunan musik dari piano menemani acara pembukaan pCaroline dan Beritanya
Mendengar Caroline akan datang ke Gircharon villa, Ethand menjadi tidak tenang. Wanita itu sudah menKembali Mengalah
“Rahasiamu ada di tanganku. Perlakukan keponakanku dengan baik!” Sebuah pesan tanpa nama pengirim. NKisah Lama Yang Belum Tuntas
Sudah dua puluh menit Ethand menunggu di kamarnya. Lelaki itu sedang menunggu Caroline menyiapkan diPerjuangan Ethand
Ethand tidak memedulikan Caroline yang mengucapkan kalimat manis padanya. Ia hanya berhenti sejenakMarahnya Emma
Satu bakat tersembunyi Emma selain jenius dalam dunia peretas, wanita juga suka memanjat. Bahkan poCemburu
Segala perbuatan akan ada akibatnya. Ethand telah memilih langkah yang salah. Mendengar perkataan EmKeras Kepala
Setelah mendengar adanya penambahan jam pelatihan, tim IT hanya bisa menghela napas panjang. MerekaEmma Bagi Ethand
Kecewa. Sebuah kata yang membuat seseorang berubah. Bahkan hal kecil yang kamu anggap sepele begituSedikit Melunak
Bukan hanya Ethand saja yang geram namun Ryan juga. Ia menunggu kesempatan untuk memarahi Riana. “JaDesakan Prima
“Menurutmu apa yang dilakukan Emma pada pak Ethand?” Tim IT mulai bergosip. Mereka sudah melihat bahSebuah Kenyataan
Sudah hampir jam tujuh malam. Emma masih saja berkutat pada laptopnya. Satu jam yang lalu bunyi alaWanita Di RS Jiwa
Di sebuah sudut kota Vunia terlihat seorang wanita mengenakan jaket dan topi sebagai upaya menutup wMata Yang Sama
Mendapat pelukan hangat dari Emma, Ethand merasa hatinya di penuhi bunga. Kelegaan dan kedamaian yanSalah Tingkah
Seusai makan malam, Emma kembali ke kamarnya. Seharian bergelut dengan komputer membuatnya lelah danBayi Besar
Dalam lelap, Emma dapat merasakan sebuah tangan kekar mengangkat kepalanya. Aroma parfum maskulin yaVitamin
“Banyak yang memiliki hodeed eyes di negeri ini, Carol,” sergah Melissa dengan santainya.
“Aku tidakMaldaves
Setelah mendapatkan vitamin dari Emma, Ethand segera melepaskan tangannya dari tubuh wanita itu. SeaRyan dan Jane
Jane baru saja menghabiskan segelas susu dan sepotong roti. Hari ini ia berencana mengunjungi vila dRahasia Ester
“Aku rasa ibumu menyembunyikan sesuatu.” Jane dengan tatapan serius. “Ibumu bahkan sering melamun deAnalisa Ryan
Hari ini tidak ada kegiatan pelatihan sehingga tim IT memanfaatkan kesempatan itu untuk pergi ke airPeretas Ch4r7ch4
Jane mengambil batu dan melemparkannya ke arah kolam. Ia terlihat semakin kesal. Ryan sudah tiba diGiorgina Alves
“Apakah kamu mengenal nickname Ch4r7ch4 selama menekuni dunia peretas?” tanya Emma pada Sobig.
“Ch4r7Pengkhianat Alves Corp
Emma sedang mengemasi pakaiannya dan dibantu oleh Jane. Mereka berdua akan kembali ke Vunia hari iniDanau Zarpen
Danau Zarpen yang belum diketahui oleh banyak orang, terlihat indah dengan airnya yang jernih. DengaZoey dan Putranya
Ester mulai cemas namun tetap berusaha tenang. “Ibu baik-baik saja, Emma,” tegas Ester.
“Jika Ibu baiInvestor Dari Jerman
Ethand dan Ryan dalam perjalanan menuju sebuah hotel ternama di Vunia. Mereka sudah ditunggu oleh inPerkataan Caroline
Emma terperanjat kaget melihat siapa wanita yang masuk ke dalam lift tersebut. Wanita yang pernah meRetailer Bvlgari
Ryan terus memuji dirinya sendiri ketika beraksi merebut pistol dari lelaki berbadan kekar di meetinDihempaskan Oleh Kenyataan
Emma sudah masuk ke dalam penthouse milik Ethand. Ia langsung berjalan menuju tangga. Sesuai denganKegugupan Ester
Di sebuah ruangan yang tampak redup, Darek atau yang dikenal sebagai Melissa tertunduk sambil meneteKebenaran
Pertama kalinya dalam hidup Ester melihat Emma begitu marah. Bahkan kata-katany sudah tidak terkontrI Wanna You Back Home
Ethand tidak peduli jika ada pengendara lain yang mengumpatnya karena mengendarai mobil dengan kecepUang
Emma keluar dari rumah tidak membawa banyak pakaian ataupun uang. Wanita ini sudah menyimpan sebagiaKembali Dingin
Ryan dan Jane sudah kembali setelah seharian mencari keberadaan Emma. Mereka bahkan mencari sampai dBank Central Vunia
Fashion Ghotic style yang identik dengan warna gelap terutama hitam dan abu-abu kini dikenakan olehKota Lama Vunia
Alves Corp hari ini digemparkan dengan adanya kunjungan tiba-tiba dari Johan Prima bersama putranya.Rumah Baru
Black Card sudah diterima Emma. Setelah urusan di bank usai, Emma dan Caroline segera keluar dari tePerihal Wanita
Setelah mendengar Emma berada di Bank Central Vunia, Ethand dan Ryan langsung menuju ke bank tersebuJebakan
Suasana Nuni’s Club malam ini mengingatkan Emma pada kejadian lampau. Dimana ia dipukul oleh DanielBerita Heboh
Tujuan Emma dan Caroline datang ke Nuni’s Club dan bertemu Johan adalah untuk mendapatkan sidik jariPermintaan Ethand
Emma baru saja selesai mandi dan berniat untuk istirahat namun ponselnya terus berdering. Ia segeraCINTA
Setelah kejadian di menara jam Ester selalu setia menemani Darek di rumah. Merawat dan menjaga suami


















aaaa cinta banget sama cerita ini, setelah menunggu lama dan pemasaran akhirnya bab 150 adalah akhir dari cerita, thanks you thorr telah memberikan cerita terbaik, selalu semangat thorr❤️
01/04/2022
1Cerita ny sungguh menarik dan menghibur saya suka sekali dengan alur ceritanya
27/03/2022
0suka suka suka, pdhl baru baca setengahnya tpi kuudah jth cinta dari bab 1❤ semangat updte sesering mungkin ya thor 💪
29/12/2021
1ceritanya cukup menarik, aku suka. Masih cuku penasaran dengan alur ceritanya. karna ceritanya berbeda dari yang biasanya aku baca. semoga semakin menarik lagi alurnya.
28/12/2021
0alur ceritanya sangat menarik & mendidik. im amazed by your story idea. very good writer, im your fan!😍 selalu nunggu lanjutan ceritanya dan ditunggu juga karya karya selanjutnya, semangatt
27/12/2021
1Teruskn menulis novel seperti ne, saya dapat belajar bahasa baru. Salam kenal ☺️ saya dari Malaysia. Saya tunggu sambungannya 😊. Two thumb up for you ❤️
23/12/2021
15Good good
14d
0terbaik
02/04
0sangat bagus
19/03
0semoga bagus jalan ceritanya
09/01
0