Ketika suami yang sudah membersami selama ini, harus menorehkan luka dengan memilih menikah lagi. Ya, jika ia memilih menikah lagi. Aku mengalah, dan aku relakan suamiku untuk wanita yang berstatus sebagai madu.
terbaik sangat cerita ni,mulanya sedih akhirnya berakhir dengan kebahagiaan....sy sgt menghayati dan baca sampai habis
03/02/2022
4
Sri Sunarti
bagus banget
23d
0
Prasasti
❤❤ suka sm ceritanya
23/03
0
Tantina Wyvaldia
sedikit banyak mirip dengan kehidupan ku saat ini, alurnya, hanya agak lebih extrim jalan ku, karena campuran dengan situasi horor dan mistik. tapi Allahuakbar adalah landasan kuat nafasku di setiap detak jantung dan kedipan mataku.
semoga kakak selalu sehat, semakin giat menulis dan suatu masa kita ketemu di lini yang searah.
terimakasih atas sajian yang menciptakan gelombang emosi nan cantik dan ritme cerita yang indah.
01/11
0
MabarAnjay
mantap
16/09
0
AzaliahMiranda
good
15/09
0
MaemunNafik
terbawa perasaan penasaran endingnys
15/09
0
MintjeMarianna
keren 👍
15/09
0
AdriannaAlisha
gudluck
15/09
0
Noar
It's really good, you guys should read it.
13/09
0
Kabuuan: 70
Afi
"Kamu malam ini akan tidur di rumah Alin lagi, Mas?" Afi menatap sendu wajah suaminya yang sedang me
Hadiah
Afi berjalan menuju rumah Alin dengan berjalan kaki karena rumah yang sangat dekat. Hanya berselang
keputusan Afi
Malam telah tiba, dan Afi masih sibuk dengan pikirannya sendiri. Langkah apa yang akan ditempuh agar
suatu kejadian
Alin memandangi pintu rumahnya berharap Aldo menepati janjinya untuk pulang. Ia menatap jam di perge
masih marah
Mobil Aldo telah sampai di rumah sakit terdekat dari rumahnya. Raut wajah khawatir tampak jelas di w
Rendra
Afi membuka matanya perlahan. Ia merasa badannya sedikit lelah akibat kurang tidur semalam. Aldo men
Biarlah begini
Setelah badannya sedikit enak, Afi bersiap pergi ke rumah sakit. Ia tak mau lagi-lagi disalahkan kar
Rencana Alin
Alin tersenyum senang ketika mertua dan suaminya selalu ada menemaninya di rumah sakit tiga hari ini
Hamil
Afi merasa kepalanya bertambah pusing. Untuk sekedar berdiri pun ia harus tertatih-tatih. Jam menunj
Keluarga bahagia
"Ini bubur dimakan," ucap Rendra. "Aku nggak suka bubur. Aku kalau liat bubur pengen muntah. Yang lai
harus tega
"Mi, Aldo mau ngomong sebentar. Bisa?" Aldo menatap maminya agar mau berbicara di luar kamarnya. Ia
Dengarkanlah
"Dia siapa, Fi?" Aldo baru sadar jika sedari tadi ada orang di dalam ruangan ini. Rendra bangkit dar
Dukungan dan bayangan
"Mih, Mas Aldo kemana? Kok nggak ada di kamar?" Alin mengusap matanya yang berat karena seharian tid
membujuknya
Rendra yang menunggu di luar terpaksa masuk karena udara sangat dingin dan ia banyak digigit nyamuk.
Andai
Hari ini Afi diperbolehkan pulang oleh Nissa. Ia diharuskan rutin kontrol dengannya agar selalu seha
Ngaca Alin
Afi sedang rebahan di ranjang, matanya begitu terasa berat sehabis minum obat sehingga ia memilih un
Nasihat Papi
"Assalamualaikum," salam Aldo dari luar. Afi yang sedari duduk di ruang tamu melirik suaminya dan me
harus Afi
Sore telah berganti malam. Afi yang sudah melaksanakan sholat isya di kamarnya beranjak ke ruang tam
Aldo yang menyedihkan
Selama perjalanan tak ada pembicaraan antara Rendra dan Afi. Rendra menatap Afi dari cermin dan mera
pov Aldo
Pov Aldo Persendianku benar-benar lemas. Aku membuka mataku dengan berat karena aku merasa kepalaku b
Terimakasih Nissa
Afi mengendarai mobilnya menemui Nissa di cafe yang telah dijanjikan. Gara-gara Aldo ke rumahnya, ia
Sebuah Harapan
"Fi, Kamu di mana? Mas mau nyusul kamu." Sebuah pesan ke nomor Afi, siapa lagi kalau bukan dari nomo
pov Alin
Pov Alin Aku menatap suamiku yang sedang terlelap tidur. Wajahnya yang sayu dan terlihat lelah membua
Tanpa Apapun
Pagi ini Afi bangun agak terlambat, ia merasa tak enak badan dan sedikit pusing. Mungkin efek dari s
Sebuah Harapan kecil
Hati, jika terlalu lama memendam benci akan menjadi penyakit yang namanya iri dan dengki. Berusaha m
Trik jitu
"Yank, mau kemana?" tanya Alin yang tampak curiga karena pagi hari ini suaminya sudah tampak rapi. "M
Pergi tak kembali
Jam Tujuh pagi ini, Afi telah menyelesaikan pekerjaan yang dikirimkan Rendra untuknya. Semalam ia la
Simpati
Rendra sengaja tak memberi tahu langsung kode masuk apartemennya. Ia ingin tahu apakah Afi masih ing
Benar-benar pergi
Afi memakan makanan yang tadi di belikan Rendra, nasi Padang dengan sayur daun singkong rebus serta
cemas
"Aldo!" Teriak Mami Cahyo dari luar rumah Afi. Aldo tak sadar jika ia telah menghabiskan waktu yang
Rencana Haris
"Kamu kenal Haris, Yank?" tanya Alin mencoba mencari tahu seberapa dekat dia dengan Haris. "Kenal, ka
Ada apa?
Alin membuka matanya dan mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan. Ia bangun dan melihat dirinya
Kejahatan Alin
"Pak, kalau kasih tugas jangan banyak begini dong! Sudah dua hari ini saya kurang tidur akibat lembu
Di luar Batas
Rendra melihat adegan yang membuat darahnya mendidih, wanita setengah siluman itu sudah berani meren
Misi Awal
Ini hari kedua Alin di tinggal Aldo ke Palembang, entah urusan apa yang membuat mereka terlalu lama
Melupakan Lupa sejenak
Dua hari ini Afi hanya rebahan dan menonton tv saja. Rendra tak membiarkannya melakukan kegiatan apa
Sidang pertama
"Kamu sudah cek betul-betul semuanya, Ris?" tanya Rendra melihat dokumen yang Haris berikan. "Tentu s
Janda baru
Hari ini seminggu sudah Aldo berada di Palembang. Ia tak dapat pulang ke Surabaya karena Mami dan Pa
Kehilangan
Afi merasa bingung, ia mondar mandir di dalam apartemennya dengan sesekali menggigit kukunya karena
Khawatir
Afi memilih pulang ke Surabaya sendiri. Tadinya Aldo memaksanya untuk ikut dengannya pulang, Tapi Af
Kehilangan Semua
Aldo membawa jenazah Papi pulang ke Surabaya. Perasaannya benar-benar terpukul, melihat sosok panuta
Baru tahu?
Setelah dua bulan meninggalnya Papi Cahyo, Mami berubah menjadi pemurung. Ia tak pernah lagi keluar
Gombalan Haris
"Fi, kamu di apartemen?" tanya Nissa lewat telpon. "Aku lagi di Grarendra Group, kakakmu sudah memint
Jangan rakus
Haris melihat jam di tangannya, hari ini ia ada janji dengan Aldo untuk membahas tentang masalah di
Teguran Mami dan Aldo
"Pak, banyak karyawan demo di depan kantor!" ucap Zidan dengan panik. Aldo yang sibuk dengan laptopn
Beruntun
Hari ini Rendra akan mendatangi kantor Aldo untuk memberikan tawaran bisnis yang kemarin telah di se
penyesalan Aldo
Rendra berlari saat melihat mobil yang ditumpangi Afi mengalami kecelakaan beruntun, sebuah mobil d
Anak siapa?
Rendra masuk ke ruangan Afi dan mendekati ranjangnya. Ia menatap Afi lekat dengan prihatin. Kepala y
Alin menyesal
"Dok, kita terlambat! Nyawa bayi itu tak dapat ditolong!" teriak salah satu petugas medis dari ruang
Maaf
"Ayo, Alin! Kita ruangan Afi. Biar Mami sama Aldo yang akan temani kamu," ucap Mami saat hendak berk
marah
"Selamat sore, Pak, Bu, apa benar ini rumah Ibu Alin? Korban tabrakan beruntun yang terjadi di jalan
Lampu hijau
❤️❤️❤️❤️🧚🧚🧚❤️❤️❤️ "Hari ini mau kemana lagi, Ren? Kamu selalu sibuk di luar hingga Bunda merasa ta
Hasil
Setelah Aldo mengetahui apa yang Alin perbuat, ia mengambil semua berkas penting miliknya. Hanya rum
Tak ada alasan
"Sudah siap, Fi?" tanya Ibu panti saat selesai berkemas. Hari ini, Afi sudah diperbolehkan pulang. S
Dinginnya bui
"Selamat malam, Pak Aldo." Dua orang polisi datang bersamaan ke ruangan Aldo dirawat. Mami dan Aldo
ABG kasmaran
"Kak, sibuk nggak?" tanya Nissa saat memutuskan menelpon kakaknya, Rendra. Nissa ingin menanyakan ka
Maafkan aku Nissa
Suasana malam yang sunyi, seakan menambah dinginnya hawa di sekitar halaman rumah Rendra. Bunda yang
Khitbah
"Assalamualaikum, Bun!" "Waalaikumsalam," balas Bunda Nilam. Nissa langsung naik ke atas menuju kamar
bebas bersyrat
"Sudah lega sekarang, Ren, diterima lamarannya sama Afi?" goda Bunda Nilam saat di dalam mobil henda
belajar bersyukur
"Kamu nggak ngantor, Al?" tanya Mami pada Aldo yang masih menggunakan piyama tidurnya. "Nggak!" Jawab
Ayah
"Kamu mau fitting baju kapan, Ren?" tanya Bunda Nilam. "Terserah Bunda saja," jawab Rendra yang masih
Sweetnya
"Fi, Bunda minta maaf sudah membuat kamu sedih! Bunda lupa waktu itu, kehilangan Papa Dirga bikin Bu
Tatapan rindu Aldo
"Fi, udah mandi? 15 menit lagi Abang sampai." Sebuah pesan masuk ke dalam ponsel Afi. Ia yang sedang
malam syahdu
Hari pernikahan sudah tinggal menunggu hari. H-3 sebelum akad, Afi yang sedang dipingit tak bisa lag
wajah bahagia
Pagi hari, suasana di kamar Afi sudah mulai ramai. Nissa, Yuna, dan beberapa teman lainnya ikut hebo
ibadah halal
Suasana yang masih ramai dan acara yang tak kunjung usai membuat Rendra ingin sekali menyudahi acara
bahagia(pov Afi)
Pov Afi "Pagi, Sayang!" ucap lelaki di sampingku yang sah bergelar menjadi suami. Rendra mencium pipi
kejutan
Malam ini Rendra mengajak Afi berbulan madu ke Bali. Rendra menutup mata istrinya dengan kain penutu
buah kesabaran
"Fi, Abang lapar! Kita cari makanan yuk!" ucap Rendra saat sedang berbaring di kasur dengan Afi. "Mal
Baby Twins
Sejak kehamilannya, Rendra menjadi sedikit cerewet. Afi yang hanya ingin sekedar membantu Bunda nila
terbaik sangat cerita ni,mulanya sedih akhirnya berakhir dengan kebahagiaan....sy sgt menghayati dan baca sampai habis
03/02/2022
4bagus banget
23d
0❤❤ suka sm ceritanya
23/03
0sedikit banyak mirip dengan kehidupan ku saat ini, alurnya, hanya agak lebih extrim jalan ku, karena campuran dengan situasi horor dan mistik. tapi Allahuakbar adalah landasan kuat nafasku di setiap detak jantung dan kedipan mataku. semoga kakak selalu sehat, semakin giat menulis dan suatu masa kita ketemu di lini yang searah. terimakasih atas sajian yang menciptakan gelombang emosi nan cantik dan ritme cerita yang indah.
01/11
0mantap
16/09
0good
15/09
0terbawa perasaan penasaran endingnys
15/09
0keren 👍
15/09
0gudluck
15/09
0It's really good, you guys should read it.
13/09
0