Kabuuan : 76Malam Pengkhianatan
"Biarkan dia bahagia di atas langit, Sel," ucap Angelica Mauren—sahabatku, dengan nada yang terdenga
readmore Sembilan Tahun Sebelumnya
"Ayo bangun, Sela! Ini sudah jam berapa? Kamu gak berangkat ke sekolahkah?" Suara orang yang sangat
readmore Pilihan Yang Sulit
Para cogan alias cowok ganteng tampak memadati gerbang. Aku berusaha untuk tidak terlihat histeris.
readmore Ze
Aku berjalan mondar-mandir di lapangan itu. Sudah setengah jam berlalu, tetapi orang yang kutunggu t
readmore Setelah Bahagia
Sepulangnya aku dari pasar malam, keadaan rumah terasa menambah luka di dalam hati. Aku hanya bisa m
readmore Cinta Segitiga
Malam itu, aku menghabiskan waktu di Mall VibeUs. Sudah lama rasanya semenjak sibuk di usia dua pulu
readmore Apa Itu Cinta Sejati?
Lelaki mana lagi yang dapat dipercaya? Bahkan, ayahku saja tidak mencerminkan ketulusan cinta. Hari
readmore Kenyataan Pahit
"Jangan nakal, dan jaga dirimu baik-baik di sini," ucap ibu dengan senyuman khasnya yang candu. Dunia
readmore Berubah
"Cepetan sembunyi, Sel!" Zeo semakin mempercepat langkahnya. Membuatku sedikit kesulitan mengimbangi
readmore Asing
Kakiku menaiki tangga dengan cepat. Tidak menghiraukan beberapa gadis yang tampak berbisik. Aku teta
readmore Misi
"Denah belum ketemukah?" Aku memakai jas almamater. Zeo yang ada di dekatku tampak murung. Ingin ras
readmore Jasa Usir Pelakor
"Rasanya benar-benar gugup. Biasanya gak gini." Aku bergumam seorang diri di ruang tunggu. Tidak ada
readmore Labrak
Bruk! Tubuhku menabrak dinding dengan sangat keras. Rasa sakit yang timbul, membuatku meringis kesaki
readmore Penawaran Limited Edition
"Sel, tunggu gue!" Olivia—teman kursus matematikaku, menarik lenganku dengan sangat kasar. "Mau apa,
readmore Mommy
Aku berlari dengan sangat tergesa-gesa. Sedan di depan pekarangan rumah nenek, membuatku bergegas me
readmore Misi Tambahan
Kuusap berulangkali keringat yang jatuh dengan tisu. Cuaca tampaknya semakin ekstrim. Apakah aku har
readmore Maut Yang Terelakkan
Aku melemparkan bantal ke depan cermin. Di lantai tampak berserakan banyak benda tajam seperti: vas
readmore Bersamanya
Menurutku, ujian yang paling susah itu adalah mata pelajaran matematika. Aku terkekeh geli melihat t
readmore Liontin
Hujan rintik-rintik turun membasahi atap sekolah. Aku memperhatikan bulir-bulir tangis semesta itu,
readmore Maaf Untuk Papah
"Bagaimana dengan hasil ulanganmu? Hasilnya baik atau buruk?" Ayah bertanya sambil duduk dengan sant
readmore Ingatan Yang Kembali
Aku senang memiliki tetangga. Tiga bulan sebelumnya, rumahku hanya dikelilingi oleh pepohonan pinus.
readmore Rawat Inap
"Kamu udah sadar, Nak?" Ayah tampak memegang erat jemariku, saat aku bangun. "A aku di mana, Pah?" Ak
readmore Mimpi Avael
Aku sudah bisa berdiri, meski masih sering bertumpu pada dinding. Di dalam hati, aku ingin mati, tet
readmore Mengantar Kepergiannya
"Selamat pagi cantiknya Zeo." Kalimat itu terus berulang-ulang, hingga membuat mataku memanas. Rasan
readmore Dua Puluh Satu
Dua tahun setelahnya .... Masa-masa putih abu adalah fase yang mudah sekali terlewatkan. Aku belum me
readmore Big CEO
Aku menggeleng cepat. "Nggak, nggak. Ini pasti cuman mimpi buruk aku doang!" Pria yang hatinya pernah
readmore Time Traveler
"Nggak!" Aku melepaskan cekalan tangannya. Satria menahanku. Dia seakan ingin sekali aku mengiyakan p
readmore Perjanjian
Sebuah kastil yang lebih mirip bangunan modern nampak menjulang tinggi. Banyak tangga yang menghubun
readmore Area Percobaan
"Area percobaan kayak gimana?" Aku terperanjat. Satria menyeruput teh hangat yang kubuat. Kemudian, m
readmore Kesepakatan Yang Merugikan
Keadaan yang semakin menjerat pada perjanjian, membuatku terpaksa berkata iya. Mungkin pilihan yang
readmore Bertemu Kembali
Aku terperanjat. Hah!? Kejadiannya terjadi sehari sebelumnya? Kenapa aku tidak tahu? Kenapa berita d
readmore Skenario Mafia
"Di mana Anda dua hari sebelumnya? Kami mencoba menghubungi nomor ponsel Anda, tetapi tidak ada sahu
readmore Hidup Yang Gagal
Aku terpaksa keluar diam-diam lewat pintu belakang. Saat semua penghuni rumah iblis milik Satria ten
readmore Reuni COS
"Ya, boleh." Aku senang sekali, tatkala mendengar Satria memberikan kesempatan untuk keluar sebentar
readmore Chef
Pria yang sedang mencari sebuah informasi penting di depan layar monitor, terus memantau. Ia seakan
readmore Penampilan Baru
"Bisa diperjelas lagi?" Aku merasa telingaku mungkin salah dengar. Ia menyodorkan selembar cek berhar
readmore Masalah Irene Dan STR
Aku–Irene Sagitarius, adalah gadis yang tidak mudah bergaul dengan orang lain. Bukan karena perbedaa
readmore Saran
Aku–Aiessela Wyn, gemetar. Bagaimana bisa sosok setenang Irene menjadi seorang pembunuh bayaran? Pan
readmore Target Terakhir
Kesalahannya adalah terus memberikan kesempatan hidup padaku. Seharusnya ketika Irene dan Olivia ber
readmore Cinta Pertama Theresa
Hahaha padahal aku sedang tidak ingin diganggu oleh siapa pun. Eh, mereka malah bertanya seenaknya s
readmore Angelic Dan Satria
"Saya pengen dijodohkan dengan anak Bapak," ucap Avael Satria Wyn meminta pada ayahku. "Kamu yakin de
readmore Serangan
Karena Angelic menangis terus-menerus, aku jadi pulang terlambat. Saat memasuki ruang tamu, Satria b
readmore Masa Lalu Avael
Sela belum bisa bangun. Aku harus melakukan sesuatu untuknya. Jika kami belum sukses mencapai target
readmore Mesin Waktu
"Haga, butuh berapa lama lagi agar semuanya berhasil?" Aku menyentuh tabung yang berisi cairan pemba
readmore Cinta Kita
Andai poros bumi bisa kuhentikan seperti halnya meminta Haga, agar menurut padaku. Kenyataan itu pah
readmore Perjuangan
Di tengah perjalanan menuju ke ruangan Sela, aku bertemu dengan Haga dan Katherine. Mereka menghenti
readmore Lesatan Peluru
Suara pistol yang sangat berisik. Aku tidak bisa terus-terusan menjaga diri tanpa adanya senjata. Me
readmore Saudara Berbeda Ayah
Aku membuka jalan keluar untuk seorang kepala polisi Candace. Bagi teman-teman mafia yang lain, mung
readmore Mafia Planning
"Kenapa Jenderal Scott melakukan penyerangan menggunakan alat berbahaya seperti ini!?" Zeo–pria yang
readmore Pengorbanan
Rencana A gagal, begitu juga plan C dan F. Aku sudah kehabisan akal untuk lari dari realita. Nostalg
readmore Jenderal Scott
Aku menunggu kedua orang berpakaian couple di atas ranjang biru itu bangun. Ledakan yang besar mungk
readmore Pilihan
"Menara bom akan diluncurkan dalam lima belas menit ke depan." Perkataan Avael terus terngiang-ngian
readmore Masa Lalu Zeo
Lima pesan terbaca. Aku mengulang-ulanginya hingga menangis sendu takterima. Bagaimana bisa ia pergi
readmore Ourtember
"Woi, ngapain kamu tidur di sini!" Aku–Aiessela Augustine, menendang tubuh Zeo, hingga dia jatuh ke
readmore Trauma
Aku menerima semua kebaikan tapi tidak dengan kejahatan yang ia lakukan. Hati yang rapuh, lalu hancu
readmore Kunjungan
Siaran televisi dipenuhi dengan informasi yang sama. Mereka seakan sepakat untuk menayangkan berita
readmore Akta
Semua temanku menguatkan seakan mereka tahu beban yang kutanggung. Sampai kapan membohongi diri deng
readmore Kecelakaan Maut
"Maafkan aku, Sel. Aku nggak akan pernah bisa melindungi kamu, dan juga Zeo lagi. Sampaikan dengan T
readmore Dalam Gelap
Aku mulai merasakan ketakutan yang luar biasa, lebih dari takada solusi dari masalah keluarga. Mungk
readmore Menyekat Maut
"Selaaa!" Aku–Avael Satria Wyn, berusaha melepaskan diri dari rantai yang menahan pergerakan. "Mereka
readmore Pilar Mafia
Helikopter di dekat jet pack kami jumlahnya sangat banyak. Aku tidak tahu Sela ada di mana. Mereka t
readmore Waktu Bersama
Plak! Tamparan keras darinya adalah kejadian terakhir yang paling kuingat. Setelahnya, pandanganku me
readmore Good Bye
Sebuah pesta yang indah telah digelar oleh tiga pemuda itu. Kami menghabiskan banyak sekali waktu be
readmore Pesta
Sebuah pesta yang indah telah digelar oleh tiga pemuda itu. Kami menghabiskan banyak sekali waktu be
readmore Lima Paragraf
Paragraf ke-dua menjelaskan tentang masalah hak waris, "Ketika aku meninggalkan dunia, harta warisan
readmore Dendam Lama
AC yang dinyalakan memberikan kesan dingin. Ada yang salah dengan gadis yang duduk di ujung sana. Ma
readmore Dinner
Lampu kelap-kelip di dekat loteng menjadi saksi. Aku masih menunggu sosok masa depanku datang ke ked
readmore Pesta Papah
Apa itu definisi restu? Mendapatkan lampu hijau, menyusun rencana masa depan, lalu menikah? Bagaiman
readmore Hilangnya Zeo
Hari yang kutunggu sebentar lagi akan tiba. Aku menunggu untuknya kembali. Ayah sibuk mencari kebera
readmore Kelam
"Kenapa Anda melakukan hal setega ini kepada Putra Anda sendiri, Nyonya?" Aku mengikat erat tubuhnya
readmore Kacau
Tembakan peluru otomatis, dan jebakan manual sudah kami lewati. Aku harus berhadapan dengan banyak m
readmore Duel
Alunan piano itu terhenti, setelah aku datang bersamaan dengan seorang pria. Sebenarnya ada banyak k
readmore Bela Aku
Bug! Bug! Bug! Aku bersembunyi di antara rak buku tebal untuk mengindari kengerian di dalam nadi. Mer
readmore Berbalik
Sambil berpikir, aku terus memandang ke langit-langit penuh debu di atas sana. Rumah yang baru agakn
readmore Karena Aku Masih Mencintaimu
Suara sirine polisi memekakkan telinga. Baku tembak sempat terjadi, tetapi lebih baik seperti itu. A
readmore Berakting
Dua hari setelahnya .... "Avael, kamu tahu siapa ayah kandungnya Zeo?" Aku menghentikan suapan nasi,
readmore
bagus sekali
10/07
0Bagussss
10/06
0WAWW BAGUS BANGET
09/06
0berkualitas novelnya sangat menarik
01/03/2025
0Alan Oliveira 6
19/12/2024
1Good
16/12/2024
0bagus
16/11/2024
0👍🏻👍🏻
16/06/2024
0bagus
13/06/2024
0keren
11/06/2024
0