Disclaimer
|Catalog
- Tag(s):
- Pernikahan yang diatur
- Keluarga
- Fantasi
- Misteri
- Remaja
- Thriller
- Memutar
- Kekerasan
Ketika seseorang laki- laki dalam suatu keluarga yang tinggal bersama neneknya, keluar dari rumah karena di anggap beban oleh sodara-sodaranya, dan meninggalkan Kakak dan Adiknya di rumah neneknya, hingga sampai di suatu malam dia tidak menyangka karena dia menyelamatkan seorang perempuan yang ingin di rampok, dari situ kehidupan dia berubah tiga ratus enam puluh drajat, Saksikan kisahnya Rain hanya di sini
Huling Update
Editor's Choice
Rekomendasyon
Komento sa Aklat (290)
- Kabuuan: 103
Awal
Di saat mereka semua sedang ngumpul, dan tiba-tiba saja tanpa sebab Om Erik memarahi Rain dengan kesMenolong Seseorang
Awalnya Rain bodo amat dengan wanita itu, dan bahkan tidak peduli dengan apa yang di lakukan oleh paBangun Di Tempat Asing
Dan tiba pada saat penjahat itu ingin menusuk perut Rain yang sudah tidak berdaya, tiba-tiba saja peRain Di Angkat Anak
Rain yang melihat pun meminta maaf “Bu, dan Mba, maaf yah, saya jadi curhat” Ucap Rain sambil tersenRain Ingin Kabur
“Bunda, tidak akan kecewa sama kamu, itu tidak masalah buat Bunda, bahkan Tania saja tidak bisa apa-Kamar Rain
Rain berhasil keluar dari rumah mewah itu, hanya tinggal keluar gerbang saja dan dia akan bisa pergiDaun Yang Berbunyi
Rain melihat kamar untuknya sangat besar dan bahkan di lengkapi kasur yang besar, laptop keluaran teRain Jatuh Pingsan
Dan pada saat ini tiba-tiba saja pintu kamar terbuka dan yang datang adalah Tania membawakan makananRain Sengaja Tidak Makan
“Ya sudah, sebentar saya periksa dulu yah” Ucap Dokter tersebut dan dia langsung memeriksa kondisinyRain Keluar Rumah
Sedangkan Kak Ara dia bisa membeli barang yang harus di beli untuk pelajaran dan dia bisa mengikutiMelihat Basemen
“Iya, aku mau” jawab Rain
Lalu Tania membawa Rain untuk melihat lebih dekat lagi para bodyguard sedaTania Menangis
Rain kembali menyendiri lagi di kamarnya melihat daun-daun itu yang selalu menunggu sang fajar tiba,Bintang Jatuh
“Ya sudah” Jawab Tania dengan senyum dan senang akhirnya Rain mau makan juga
Lalu Rain memakan makanRain Mulai Menerima
“Iya” Ucap Rain setelah itu dia bangun lalu dia mencium tangan Bunda Laura yang membuat Bunda LauraKe Kantor Bunda Laura
“Jadi Tania doang yang di peluk, kan yang ngizinin kamu Bunda bukan Tania sayang” Ucap Bunda yang ceRain Tidak Di Perbolehkan Masuk
Dan pada saat Rain ingin masuk dia di cegah oleh petugas keamanan yang sombong itu dan bahkan dia saRain Di Obati Tania
“Oke, karena kamu yang meminta, Bunda akan menghukum orang ini dengan cara lain” Ucap Bunda Laura laBertemu Mantan Tania
“Aku sama Rain jalan-jalan yah, mau ke mall, atau ke tempat main” Ucap Tania
“Ya sudah, hati-hati yaKak Ara Akan Menikah
“Engga apa-apa, aman kok” Jawab Tania dengan senyum
“Serius engga apa-apa, kita ke rumah sakit aja yMemberi Pelajaran Pada Tania
Balik lagi ke mall, Tania dan Rain yang sedang berjalan dengan santai, mereka memutuskan untuk pergiRain Ingin Belajar Bela Diri
“Halo Bunda” ucap Rain setelah melihat Bunda Laura yang sedang berada di meja kerjanya, Rain pun lanRain Baru Bangun Tidur
Dan para bodyguard itu pun langsung mengangkat Rain dan sangat berhati-hati agar Rain tidak terbanguAurora
“Rain” ucap Bunda Laura dengan senyum karena malihat bekas ciuman itu ada di dahi anaknya
“Kenapa BunRain Minta Izin Ke Bunda
“Rain kenapa ?” tanya Tania pada Rain yang bengong tidak tahu kenapa
“Engga apa-apa” jawab Rain dengaRain Hilang
“Engga, Bunda tetap tidak mengizinkan kamu pergi, Bunda nggak mau kehilangan kamu,” ucap Bunda LauraRain Dan Tania Tidur Bersama
“Jangan sedih, tadi aku bicara sama Bunda, Bunda bilang kalau dia lagi memikirkan dan mempertimbangkDokter Philip Memeriksa Rain
“Dokter sekarang ke rumah yah, Ran badannya panas, Dokter harus cek dia” jawab Tania
“Siap Non, sayaPersiapan Pernikahan Kak Ara
“Boleh juga sih” ucap Rain yang menyutujui ide dari Tania
“Sebentar, aku panggil orang itu dulu” ucapMencari Info Pernikahan Kak Ara
“Ara gi mana pernikahan kamu, sudah sampai di mana ?” tanya Om Lukman yang berada di sana juga untukBicara Dengan Bunda
Setelah beberapa jam berkendara Bunda Laura dan Bibi Fetrin bersama yang lain pun sampai di rumah, dRain Di izinkan
“Bunda” ucap Tania dengan senyum melihat Bunda Laura
“Eh sayangnya Bunda udah bangun, gi mana kondisiRain mencari sesuatu
“Owh iya aku lupa, Ali masih di sana” ucap Tania pada Rain
“Oh iya, coba kamu telefon dia” ucap RainAra menunggu Rain
“Aku ingin memberi barang yang waktu kecil juga pernah aku kasih ke Kak Ara, tapi aku butuh satu bahNonton
“Mungkin Bang Rain sedang mencoba survive kali di luar sana” ucap Tama pada Kak Ara
“Kalian ngapain sRain Ingin Di Bunuh
Rain yang melihat tayangan itu pun semakin takut dan bahkan dia tidak berani untuk melihat film tersTania Membaca Dongeng
Dan setelah itu Ali berkelahi dengan orang-orang jahat itu, sementara Tania menangis di hadapan RainMenghabisi Kevin
Setelah itu Tania dan yang lainnya membawa orang itu serta mobilnya ke suatu tempat gudang yang sudaKevin Mencoba Menyelamatkan Diri
“Hai” sapa Tania dengan senyum
“Dari mana kamu ?” tanya Rain pada Tania
“Keluar sebentar” jawab TaniaRain dan Tania Bermain
Kevin mencoba mengambil ponselnya yang dia kantongi di saku belakang yang tidak di ambil oleh TaniaRain Berkelahi
“Engga ada apa-apa, gi mana kalau kita main lagi, perut aku udah mendingan” ucap Rain pada Tania adaJangan Lupa Untuk Kembali
Dan setelah memukui cowok tengil tersebut dan membuat pelajaran, Rain pun akhirnya menyudahi perkelaRain Datang
“Kenapa ? apa kamu sudah memikirkan untuk tidak kembali sebelumnya” ucap Bunda Laura dengan tatapanRain Menahan Penghulu
“Iya yang, tante Aleta benar, kita harus memulai pernikahannya” ucap Bang Ari juga yang setuju dengaNikahan Kak Ara
Rain yang sedang berada di depan pak penghulu dia menelefon seseorang yang bisa membantu dirinya yaiNyawer
“Ayo” ucap Mira, dan mereka pun menghampiri Rain dan juga Ara dan setelah itu mereka semua pun pergiRain Pulang Malam
“Begini, kalau elu naik dan nyanyi beberapa lagu gua akan kasih elu uang, gi mana mau nggak ? tanyaOm Erik Punya Utang
“Jangan-jangan orang yang tadi lagi” ucap Dito dengan menebak
Dan setelah itu mereka semua pun keluarMengganggu Perasaan Rain
“Sekarang mendingan kalian semua pergi sebelum gua semakin marah sama kalian” ucap Ali dengan nada dRain Kumpul Dengan Teman Bunda Laura
“Terus kenapa elu bsia gagal Kevin ?” tanya Dina tang masih penasaran kenapa bisa gagal
“Ternyata BodTania Balapan
“Laura mengangkat laki-laki itu karena dia menolong Laura pada malam hari saat Laura mau di rampok,Rain Khawatir Tania Balapan
Tak terasa hari pun sudah menunjukkan pukul tujuh malam, Rain yang masih tertidur langsung di bangunRain Ikut Balapan
“Masih kurang dua lagi bos, mereka masih dalam perjalanan dan sebentar lagi akan sampai” ucap AsisteMobil Dongeng
Dan setelah itu Rain menjalankan mobilnya ke garis star karena balapan dengan pembalap terbaik AnnaMengirimi Bunda Video
“Kenapa ?” tanya Tania pada Rain karena Rain tidak mau mengajaknya melihat mobil kutukan itu
“Nanti kSampai Di Lokasi
“Buruan, Rain” ucap Tania yang tidak sabar menunggu Rain
“Iya sabar kali, ini jga udah mau selesai” uMencoba Kembali Mobil Kutukan
“Apakah ini semua buatan ? termasuk pintu rahasia itu ?” tanya Tania tiba-tiba setelah dia selesai mRain Celaka
“Rain please sadar” ucap Tania dengan cemas dan takut, sambil tetap menyusul Rain dengan mobilnya unRain Tak Sadarkan Diri
“Siapa yang mengendarainya, bukannya sudah tidak ada yang berani membawanya karena mobil itu sangatRain Menghilang
“Aduh lapar sekali” ucap Tania dalam hati sambil memagangi perutnya, takut dirinya akan pingsan di sBalas Dendam
Dan setelah itu Dokter Philip dan juga Tania keluar rumah sakit untuk mencari cctv sekitar yang bisaRain Baru Sadarkan Diri
Sedangkan Rain yang masih belum sadarkan diri dia masih berbaring dan di dampinin oleh seorang peremJanji Nggak Akan Rese
“Iya Non, siap, pokoknya Non dan Den rAin sampai rumah makanannya sudah siap” ucap Bi Inah dengans aTidur Di Kamar Rain
“Dari kantor polisi sudah di tutupi seperti ini” jawab Tania dengan santai dan lanjut bilang “SoalnyAsih Dengan Mobil Kutukan
“Iya” jawab Rain dengan senyum
Sesampainya Tania di tempat Rain dia pun langsung duduk di samping RaiMembeli Buku
“Baik Bos, setelah sampai di tempat tujuan Rain dan Tania saya akan share lokasi ke bos” ucap DianaBertemu Teman Tania
“Seru lah, kita bisa membaca cerita dan dapat pengetahuan baru dari buku, cuman tergantung juga sihMakan Nasi Padang
“Iya juga yah, udah lama kita nggak nonton” ucap Tania dengan santai dan memang sudha lama mereka ngMindahin Mobil kutukan
“Saya bukan maling ya mba” ucap Rain yang juga mulai kesal karena dia dari tadi di tuduh maling
“EnggMenaruh Mobil Kutukan Di Tempat Tersembunyi
“Iya gi mana ?” tanya Rain dengan serius
“Sebentar aku mikir dulu” ucap Tania pada Rain dan seketikaBaca Buku
“Iya aku udah bisa nebak dari awal dia minta kasih tahu di mana orang pembuat mobil kutukan itu” ucaBaca Buku
“Mayoritas ahli sejarah melihat penjabaran Plato ini sebagai ilustrasi dalam mengisahkan teori politTania Mempertemukan Rain pada Kak Ara Dan Mira
“Ya sudah, tapi jangan aneh-aneh loh, nanti Kak Ara bisa curiga sama aku” ucap Rain pada Tania
“Iya kRain Bertemu Kak Ara Dan Mira
“Sabar Rain” ucap Tania setelah melihat Rain membunyikan klakson berkali-kali agar mobil yang ada diBunda Pulang Dari Korea
“Sombong” ucap Kak Ara dan Mira secara berbarengan melihat Rain seperti itu dan Rain hanya tersenyumTani Memilih Gaun
“Engga akan sayang, lagian besok hanya perkumpulan biasa saja” ucap Bunda Laura yang tetap tidak menBersiap Pergi
“Non Tania cantik banget” ucap Bibi Fetrin dan lanjut bilang “Den Rain emang nggak salah pilih” ucapAnna Mengajak Rain Keluar
“Terima kasih” ucap Rain juga dengan senyum dan setelah itu dia langsung mengajak Tania untuk pergiRain Dan Tania Main Bola
Setelah mengenalkan kedua anaknya itu, sepertinya ada anak dari teman Bunda Laura yang naksir denganTania Kesal Pada Rain
“Ya udah, terus ini kenapa Tania ngejar-ngejar kamu ?” tanya Bunda Laura pada Rain
“Engga tahu tuh BuAlana Ingin Membantu Rain
“Tania jangan seperti itu” ucap Rain pada Tania dari belakang yang sedang meinggalkan Rain
“Den RainRain Di Jodohin
“Ada apa sih ?” tanya Rain dengan tidak mengerti
“Tadi aku lihat Tania dan bodyguardnya mendekat danMenerima Perjodohan
“Iya Tante, tenang aja, aku bakal sering-sering main ke rumah Tante, untuk mengajak Rain pergi” ucapRain Latihan Beladiri
“Ada apa sih ?” tanya Aana dengan wajah yang tidak bersahabat
“Jangan galak gitu dong, kan kita nantiAnna Mencari Mobil Kutukan
Dan setelah menunggu beberapa belas menit di luar sana, Rain dan Tania akhirnya pun meliat MatahariBunda Laura Tidur Dengan Rain
“Udah jangan berantam, emang nggak capek apa berantem mulu” ucap Rain yang mencoba merelai sebelum mTerkadang Memang Harus Kejam
Ke esokan harinya Tania yang sudah bangun di pagi hari dan sudah mandi juga, dia menghampiri Rain yaSeseorang Ingan Mencelakai Rain
“Alana aku ingin tahu, bagaimana wajah laki-laki yang memaksa agar kamu menikahi dia itu, karena sekRain Berlatih Dengan Bibi Fetrin
“Dia adik gua, dan dia lebih baik dari pada elu” ucap Tania pada Kevin setelah dia menamparnya dan sTania Ikut Latihan
Sementara itu Rain tidak terpengaruh, dia tetap fokus berkelahi dengan ke dua bodyguard itu, merekaCinta Tak Memberi Apapun Kecuali Dirinya Sendiri
“Iya Den, kalau saya ada waktu luang, saya pasti ajarkan kalian lagi” ucap Bibi Fetrin dengan santaiBunda Nonton FIlm Fiksi Ilmiah
Setelah beberapa menit, mereka bertiga pun selesai makan dan setelah itu mereka bertiga bersantai diMereka Jalan-Jalan
“Kebetulan besok kosong sih, nggak ada kegiatan apa-apa” jawab Alana yang sangat kebetulan sekali kaMira Bertemu Rain
“Salah lagi aku, kalau udah begini aku nggak bisa ngapa-ngapain” ucap Tania yang pasrah karena BundaTempat Seram
“Ya udah terserah kamu, yang penting jangan smapai nggak habis, karena kamu akan mubazir makanan” ucHujan Deras
“Setelah sampai sana baru kamu akan tahu” jawab Anna dengan santai, dia tidak memberitahu kalau ituDalam Hutan
“Tania, kayaknya mending kasih tahu aja deh, kita akan kemaleman kalau di sini kelamaan” ucap AlanaRain Dalam Bahaya
“Sebaiknya aku cari Alana dan Tania” ucap Diana setelah dia menunggu lama Alana dan Tania di tempatHarus Segera Keluar Hutan
“Iya silahkan” ucap Diana dengan santai dan setelah itu Alana dan Tania masuk ke dalam tempat yang mBonus
“Terus bagaimana kamu melakukannya ?” tanya Alana yang penasaran dengan rencana Tania setelah ini
“AkBantu Rain
“Engga apa-apa, aku nggak akan sakit, udah biasa begini” jawab Diana dengan santai dan senyum pada RBerusaha Keluar
“Kamu yakin bisa ?” tanya Tania karena yang di bilang Alana ada benarnya juga, kalau seperti itu RaiHampir Keluar
“Walaupun begitu, tentu saja kita haru berusaha terlebih dahulu untuk keluar dari hutan ini” ucap RaPenjaga Menyerah
“Gua nggak bohongin kalian, guanya ada di depan sana, sebentar lagi kita sampai” ucap orang itu deng


















cerita nya menarik
26/02
0sangat bagus untuk di liat dan dipahami keseluruhan
20/02
0happy
15/02
0mna uang
08/11
0bgus
28/10
0bgs cerita nya
08/10
0plis me
19/09
0baguss
25/08
0bagussssss semangat kak
09/08
0bagusssssss bangett kakk
05/08
0