ทั้งหมด : 48บทที่ 1 Prolog
Hidup penuh dengan cinta mungkin idaman setiap orang namun tidak untukku, cinta itu hanya sebuah har
readmore บทที่ 2 Harsya Pradigta
Harsya Pradigta adalah namaku, aku merupakan anak tunggal dari pasangan Pradigta, keluarga yang terp
readmore บทที่ 3 Masalalu
Matahari mengambil alih posisi rembulan, sinar mentari pun terbit dengan malu-malu dan kini sudah sa
readmore บทที่ 4 Fajar
"Kita sudah sampai tuan putriku," ucap Fajar sambil membukakan pintu mobil bagi Harsya sambil menund
readmore บทที่ 5 Perjodohan
Seperti hari-hari lainnya, Harsya sibuk dengan semua tugas yang menumpuk dikantornya, mungkin bila k
readmore บทที่ 6 Pertemuan Dua Keluarga
Langit orange senja kini perlahan berganti menjadi kelam dengan perlahan, waktu pun sudah menunjukka
readmore บทที่ 7 Munafik
"Nih minum dulu minumnya." Ujar Arora sambil meletakkan 2 gelas teh kedapan pasangan Angkasa tersebu
readmore บทที่ 8 Gadis Kutub
"Jadi apakah Dana dan putri cantik papa bersedia akan perjodohan ini?" Tanya Adlrich dengan serius k
readmore บทที่ 9 Lelah
"Lupa nyetrika muka ya buk." Goda Fajar melihat muka Harsya yang sangat kusut itu. "Bisa diem gak!" S
readmore บทที่ 10 Tembok Tipis
Kini waktu telah menunjukkan pukul 1 siang dan sudah waktunya untuk makan siang dan Harsya pun terba
readmore บทที่ 11 Berkhianat Sebelum Memulai
"Pelan-pelan dong Sya makannya, sampe belepotan begini." Omel Fajar kepada Harsya yang sedang menikm
readmore บทที่ 12 Ardana Angkasa
Ardana Angkasa adalah namaku, nama yang indah namun tidak seperti kelihatan, keluargaku sangat beran
readmore บทที่ 13 Aku Tidak Bersalah
"Aku lelah dengan semua ini, aku benci kehidupan ini namun mengapa Tuhan begitu senang menyiksaku. Hi
readmore บทที่ 14 Jangan Lemah
"Fajar kita balik sekarang!" Sahut ku dengan paksa menarik lelang kekar milik Fajar agar lelaki itu
readmore บทที่ 15 Siapkah
Matahari muncul dengan malu-malu, ia mulai mengambil tahta sang bulan dan menempati kembali posisiny
readmore บทที่ 16 Gadis Ramah Yang Telah Hilang
Dreetttt... Dreetttt... Drreettt.... "Ahhh sudah tiba waktunya makan siang, woooah." Ujar Harsya samb
readmore บทที่ 17 Amplop Coklat
"Eh itukan Buk Harsya tumben banget dia jam segini udah keluar, biasanya kan kalo gak diingetin Pak
readmore บทที่ 18 Kontrak Pernikahan
"Demi kepentingan mereka, selalu aku yang menjadi korban, tuhan mengapa kau begitu senang membuatku
readmore บทที่ 19 Kehilangan
Harsya kembali ke kantor nya dengan keadaan bahagia, gadis cantik itu menyunggingkan senyumnya di se
readmore บทที่ 20 Lebih Dari Sahabat
Harsya berkendara seperti orang tidak waras, untuk urusan menerobos rambu lalu lintas Harsya tidak m
readmore บทที่ 21 Chef Terbaik
Seperti yang telah Fajar katakan tadi, Harsya menunggunya di ruang tamu dan dirinya yang akan memasa
readmore บทที่ 22 Tergoda
Harsya menikmati pancuran air shower yang jatuh ke tubuhnya, rasanya semua beban yang ia punya ikut
readmore บทที่ 23 Tergoda
"Harsya mengapa kau begitu bodoh untuk tertidur di kamar pria dewasa Harsya, yang kau lakukan itu bi
readmore บทที่ 24 Sepasang Kekasih
"Maya kamu lagi sibuk gak?" Sapa Dana kepada orang yang ada di seberang sana. "Enggak Dan, ada apa?"
readmore บทที่ 25 Harsya Diculik?
Setelah selesai sarapan, Harsya dan Fajar memutuskan untuk kembali, Fajar meninggalkan mobilnya di p
readmore บทที่ 26 Pelacakan
"Anak buah ku berhasil mendapat rekaman dari sebuah toko kecil, sepertinya mobil yang di curigai mem
readmore บทที่ 28 Berusaha Kabur
"Di mana gadis itu?" Tanya seorang pria kepada lelaki yang memiliki bekas luka di bawah matanya. "Gad
readmore บทที่ 29 Hampir tertangkap
"Bos bangun bos..." Lelaki yang memiliki luka di bawah matanya berusaha membangunkan bosnya itu. "Eng
readmore บทที่ 30 Tertangkap
Hari sudah sore namun Harsya masih belum bisa keluar dari hutan tersebut, ia pun memutuskan untuk me
readmore บทที่ 31 Melacak Keberadaan Harsya
"Setelah menggabungkan semua informasi yang kita peroleh, sepertinya Harsya di bawa ke kota XY di sa
readmore บทที่ 32 Menjijikkan
"Akhirnya aku bisa mendapatkan gadis yang sangat menjijikkan itu, apalagi selama ini sikap sok yang
readmore บทที่ 33 Masa lalu
Saat itu ketika berumur 6 tahun Mega sangat berharap ia di adopsi, ia sudah muak hidup seperti serba
readmore บทที่ 34 Pencuri
Saat itu perhatian semua orang tertuju kepada gadis yang bernama Harsya Pradigta, gadis itu sangat m
readmore บทที่ 35 Kau Alasanku Menderita
"Selamat malam bos," sapa anak buahnya ketika Mega sampai di tempat tujuan. Bangunan tua itu nambak
readmore บทที่ 36 Gadis iblis
"Kau tau? Tempat yang kau miliki sekarang itu sebenarnya adalah tempatku dan kau mencuri segala yang
readmore บทที่ 37 Titik Terang
Kini waktu telah menunjukkan pukul 05.03 pagi, tandanya sudah sehari Harsya hilang dan keluarganya m
readmore บทที่ 38 Akhirnya Kau kembali
"Aku ikut mas," Arora mencegat suaminya yang hendak pergi. Wanita itu sudah tau bahwa suaminya sudah
readmore บทที่ 39 Harsya?
"Ah udah di ujung nih, langsung aja ke ruangan yang ada di ujung!" Setelah mengatakan apa yang ingin
readmore บทที่ 40 Semua Terjadi Karena Dia
"Bos sepertinya ada pergerakan dari musuh," ucap seorang pemuda sambil menyesap rokoknya, ia sedang
readmore บทที่ 41 Harsya Bertahanlah
Dari kejauhan Aldrich melihat putrinya tercinta menjadikan tubuhnya tameng untuk Fajar, ia menyesal
readmore บทที่ 42 Jangan Tinggalkan Aku
"Bagaimana dok keadaan Harsya?" Tanya Fajar ketika salah satu dokter keluar dari ruangan operasi gad
readmore บทที่ 43 Penyiksaan
"Kau tau balasan apa yang akan kau terima karena telah berani mengusik putri dari keluarga Pradigta.
readmore บทที่ 44 Harsya
Sudah 4 hari berlalu namun tidak ada kabar kapan gadis bernama Harsya Pradigta akan bangun. Sejak 4
readmore บทที่ 45 Jangan Pergi...
15 hari berlalu, namun Harsya belum menunjukkan tanda-tanda bahwa ia akan sadar. Setiap hari Fajar,
readmore บทที่ 47 Ciuman Kerinduan
Kini sudah tepat 20 hari Harsya belum juga membuka kembali kedua bola matanya. Gadis cantik itu masi
readmore บทที่ 48 Rasa Benci Berubah Jadi Restu
"Air," Bukannya menjawab pertanyaan yang Fajar lontarkan, Harsya malah meminta air dari lelaki itu.
readmore บทที่ 49 Cinta Penuh Luka
"Om, Tante jangan sedih. Fajar yakin hatinya Harsya akan lulus, Om sama Tante hanya perlu membuka di
readmore บทที่ 50 Lebih Baik Seperti Ini Ma
"kenapa Pa lihatin Harsya kayak gitu?" Arora sadar suaminya terlalu lama melihat ke arah ranjang dim
readmore
Sangat senang
01/03
0bagus
06/01
0sedih
30/11
0bagus filmnya bagus par 100 pokoknya
29/11
0bagus ceritanya saya suka banget
29/11
0sangat bagus
03/08
0bagus
02/08
0keadilan untuk takdir yang mereka jalanin
01/08
0cerita bagus
07/07
0Lumayannn bagus genre dan alurnya
28/04/2025
0