ทั้งหมด : 42บทที่ 1 Direkturku Mantan Pacarku
Dzrrrtt.... Ponsel Lintang bergetar tanda panggilan masuk. Bukannya menjawab panggilan tersebut, Lint
readmore บทที่ 2 Wewenang sang Direktur
Setelah Bowo dan Lintang keluar meninggalkan ruangan Ishan, bukannya kerja Ishan justru duduk termen
readmore บทที่ 3 Arus Masa Lalu
"Mau sampai kapan kamu berdiri di situ? Ayo cepat naik!" Ishan memanggil Lintang melalui jendela mob
readmore บทที่ 4 Nyaris Ternoda
Kepergian Lintang meninggalkan prasangka yang membuat ekspektasi Ishan semakin tinggi. "Reaksi Linta
readmore บทที่ 5 Tingginya Harga Diri
"Wow! Pangeran datang menyelamatkan sang putri rupanya." "Hmh! Jangan harap kali ini kamu bisa lepas.
readmore บทที่ 6 Pertemuan Keluarga
"Tang! Mama bilang lima belas menit, bukan lima belas abad!" teriak Mayang sembari menggedor pintu. T
readmore บทที่ 7 Awal Insiden
"Situasi macam apa ini! Nampaknya takdir sedang ingin bercanda! Oh, ayolah ... ini tidak lucu sama s
readmore บทที่ 8 Kecupan Mematikan
Bintang merasa terintimidasi kala perlahan mata tajam itu beralih menatap dirinya. Sedangkan Kejora
readmore บทที่ 9 Kunjungan ke Rumah Mantan
"Anita!" teriak Ishan memanggil sekretarisnya. Pagi itu, suasana kantor begitu sibuk dan mencekam. Se
readmore บทที่ 10 Menguji Kesabaran
"Lintang!" bentak Ishan yang geram dengan perlakuan yang ia terima dari Lintang. "Apa? Hah! Nggak per
readmore บทที่ 11 Fashion Show
"Lintang! kemana aja sih? Di mana para modelnya?" tanya Melisa panik. Melisa adalah designer yang be
readmore บทที่ 12 Kepergok
"Ide konyol macam apa ini?! Kamu nggak lihat bagaimana kondisiku sekarang? Daripada aku, kenapa ngga
readmore บทที่ 13 Mengundurkan diri jadi anak Mama
"Cih! Nggak sudi!" Lintang menolak mentah-mentah. "Jadi anak kandungnya pun aku pasti malu apa lagi
readmore บทที่ 14 Di Hotel
"Tunggu! Teriak Lintang menyeru pada seorang pria di dalam lift. Pria yang berpenampilan kasual denga
readmore บทที่ 15 Mayang Mengacau
Pagi itu ia berencana untuk memanjakan dirinya di hotel mewah itu. Namun sayang, tepat pukul 06.00 p
readmore บทที่ 16 Bertemu Musuh Bebuyutan
"I-iya! Saya mau mengajukan keluhan!" ucapnya yang kali ini tampak salah tingkah. Bahkan Bintang pun
readmore บทที่ 17 Lintang yang Aneh
"ATM dan uangnya sudah ku ambil. Seharusnya dia sudah tak punya apa-apa lagi untuk hidup di luar. Ke
readmore บทที่ 18 Menginap di Rumah Mantan
Setelah membuka gerbang, Lintang melambaikan tangannya memberi aba-aba agar Ishan segera membawa mob
readmore บทที่ 19 Rumah Baru Bergaya Joglo
Mengingat Lintang yang sendirian di rumah barunya, Ishan merasa berat dan enggan meninggalkannya. Te
readmore บทที่ 20 Haphephobia?
Ya, mereka adalah Martin dan Melisa. Mereka datang dengan senyuman lebar di ujung sana. Lintang berja
readmore บทที่ 21 Modus
"Biasanya pengidap phobia ini cenderung tertutup, enggan bergaul, bahkan dari cara berpakaian saja b
readmore บทที่ 22 Hot Isu
Setelah mengetahui phobia yang diderita Lintang, Ishan lebih berhati-hati dalam memperlakukan Lintan
readmore บทที่ 23 CLOUD BREAD
Lembutnya kehangatan dari tangan kokoh itu menggelitik hati Lintang. Hingga ia tak bisa melepaskan pa
readmore บทที่ 24 Meminta Restu
Tepat pukul 20.00 Lintang berada di rumah orang yang tak terduga. 'situasi macam apa ini? Sial! Bodoh
readmore บทที่ 25 Kenapa Menyukaiku?
"Apa! Mau nginep di rumahku?" pekik Lintang mempertanyakan niat Ishan. Ishan mengangguk mantap. Seola
readmore บทที่ 26 Waktu paling Bersejarah
Suaranya bergetar mencurahkan jeritan hati yang selama ini ia tahan. Sementara Lintang yang merasa i
readmore บทที่ 27 Pahlawan Atau Iblis?
Sementara itu siswa-siswi yang mengintip dan mencuri dengar tengah gaduh bergosip. "Gila! Aku baru ta
readmore บทที่ 28 Misi Mengakhiri Hubungan
"Nikah? Kamu sedang tidak bercanda, 'kan?" pekik Jihan, kekasih Ishan yang entah nomor berapa. "Yep!
readmore บทที่ 29 Keganasan Lintang
Pagi itu di kantor, para karyawan tengah sibuk berkasak-kusuk mengenai kabar pernikahan Ishan. Banyak
readmore บทที่ 30 Foto Prewedding
Mata Lintang disambut oleh hamparan pasir putih nan memukau. Tak ingin berlama-lama lagi, Lintang pu
readmore บทที่ 31 GOYAH
Ishan melempar tatapan menusuk pada Lintang, sedangkan Lintang menanggapinya dengan menaikkan kedua
readmore บทที่ 32 Niat yang Tersembunyi
Ya, dialah sang bunda yang sangat berkuasa atas kehidupan Lintang. Wajah yang tadinya berseri mendada
readmore บทที่ 33 Nge-date Di H -1 Pernikahan
Jika biasanya dalam adat Jawa ada ritual pingitan untuk kedua calon pengantin yang sudah mendekati h
readmore บทที่ 34 Pesta Lajang
Hari pernikahan Lintang tinggal dua hari lagi. Ia memanfaatkan wewenang sang calon suami untuk memin
readmore บทที่ 35 Menggoda Calon Suami
"Ada apa dengan reaksi mu itu?" tanya Lintang seraya menepuk-nepuk punggung Ishan. "Apakah dia Lintan
readmore บทที่ 36 Sisi Gelap Yang Lain
Di saat yang bersamaan, Ishan tengah menempelkan telinganya di pintu tersebut, sehingga saat Lintang
readmore บทที่ 37 Bahan Pertimbangan
Sepanjang perjalanan pulang, Ishan terus saja memikirkan tentang Lintang. Bagaimana mungkin, seorang
readmore บทที่ 38 Pernikahan
Lintang tersedak mendengar ucapan Alex. "Kenapa? Apa candaku berhasil menyentuh hatimu?" Alex segera m
readmore บทที่ 39 Paksaan Sang Kakek
Keadaan semakin kacau karena kakek dan nenek Ishan tiba-tiba datang. Na'asnya, kakek dan nenek Ishan
readmore บทที่ 40 Ijab Dan Duka
Kini, semua orang tengah menanti jawaban Kejora. Mereka semua mengubah suasana yang tadinya gaduh me
readmore บทที่ 41 Salah Paham
"Tentu saja, karena dia wanita yang istimewa dan berbeda!" jawab Bintang spontan. "Hmh! Apakah selera
readmore บทที่ 42 42. Teman SMP
Darah yang tadinya hanya merembes, kini mulai mengalir layaknya saluran air yang mulai lancar, David
readmore
baru pertama mbaca smoga di balik cerita ada keberkahan
14/04/2025
0ceritanyaa sangatt baguss
18/03/2025
0congrats
16/03/2025
0sangat menarik
25/01/2025
0cinta
02/11/2024
0bagus
08/08/2024
0senang sekali
22/05/2024
0hebat
19/04/2024
0cerita nya seruuuu. bikin ak makin smngt membaca tdk seperti biasa nya
29/03/2024
0bagusss
09/03/2024
0