Raina, seorang wanita cantik nan cerdas. karena menikah dengan yogi, dia harus menjadi Ibu rumah tangga. Namun karena pekerjaan Ibu Rumah Tangga yang hanya mengurus rumah dan anak membuat penampilannya semakin hari semakin lusuh.
setiap bulan Yogi hanya memberikan uang yang sangat pas untuk kebutuhan keluarganya. Tidak pernah sedikitpun dia memberi uang tambahan untuk membeli make up atau merawat diri. Hingga suatu hari dia memilih berselingkuh dengan teman kerja dikantornya yang lebih cantik dan lebih muda dari Istrinya. Akhirnya yogi memutuskan untuk menikahi perempuan selingkuhannya itu. Perempuan itu memberi syarat kepada Yogi agar yogi menceraikan istrinya terlebih dahulu. Tapi karena Yogi tidak mau berpisah dengan anaknya dia tidak menceraikan Reina, tetapi malah meninggalkan Reina dengan membawa anak semata wayang mereka.
Bagaimana kisah Reina selanjutnya setelah ditinggal Yogi?
aku akan pergi sama keluarga ku
aku dan keluargaku pergi ke pantai
aku sangat senang berenang sama sepupu ku
sepupu ku minta se krim aku bolehin pas pulang aku tidur pas malam nya aku haus setelah pagi aku mandi sikat gigi sama gosok
badan terus aku sampo nan jam 7 aku berangat setelah berangkat aku terlambat aku di hukum bersihi toilet setelah bersihi toilet aku masuk kelas setelah masuk kelas istirahat sama kawan kawan ku beli jajan
setelah beli jajan aku kebelet kencing setelah
tu aku p
11/06
0
ทั้งหมด: 97
บทที่ 1 Yogi Pergi
"Dimana Reza?" tanya Mas Yogi sepulangnya dari kantor. "Di dalam Mas. Dia sedang belajar," jawabku ya
บทที่ 2 Langsung Disukai Manajer
Hari ini hari pertama aku akan memulai bekerja. Ini adalah jalan yang tepat untukku menjadi wanita h
บทที่ 3 Pulang Bareng Pak Rendi
"Istirahat woy, jangan kerja mulu," Tiba-tiba suara Fida mengganggu konsentrasiku. "Duh. Apa sih! Ak
บทที่ 4 Diblokir
"Di depan berhenti ya, Pak," kataku pada pak Rendi. "Oh rumahmu daerah sini ya, Re?" "Iya pak. Masih n
บทที่ 5 Bertemu Yogi
"Re, itu bapakmu sudah pulang," kata ibu dari balik pintu kamar. Aku bergegas menemui bapak yang baru
บทที่ 6 Yogi dan Ratna
"Ngapain kamu di sini?" tanya Mas Yogi yang masih kaget melihatku. "Aku kerja. Kamu sendiri ngapain?"
บทที่ 7 Bekal Buat Pak Rendi
Kriiinnnnggggggggggg, tiba-tiba ponselku berbunyi saat aku hendak tidur. Aku mengambilnya kemudian k
บทที่ 8 Sidang Pertama
"Sepertinya besok saya tidak bisa masuk kerja, Pak. Apa boleh saya ijin satu hari?" kataku mencoba m
บทที่ 9 Pacar Diki
Ibu meneleponku ketika aku sedang berjalan pulang. Suaranya terdengar cemas. "Re, kamu bisa ke rumah
บทที่ 10 Diki dan Ratna
"ini Ratna siapa?" tanyaku terkejut ketika melihat nama yang tertulis di ponsel itu. "Gak perlu tau k
บทที่ 11 POV Ratna
Aku merasa sakit hati ketika satu-satunya orang yang aku cintai malah mencintai orang lain. "Kamu ta
บทที่ 12 Naik Jabatan
Aku masih tidak habis pikir. Apa yang sebenarnya ada dipikiran Ratna? Dia sudah mengambil Yogi darik
บทที่ 13 Hari Pertama Menjadi Manajer
Hari ini menjadi hari yang sedikit spesial bagiku, karena aku akan pindah ke tempat baru dengan stat
บทที่ 14 Reza Kabur
"Suka? Maksud pak Rendi?" "Tuh kan kamu manggil Pak lagi," sahutnya. "Eh, maksud kamu? Suka sama saya
บทที่ 15 Kedatangan Tamu Tak Diundang
"Besuk lagi kamu gak boleh kabur-kaburan gitu, Za. Nggak baik. Kamu masih kecil, ntar kebiasaan samp
บทที่ 16 Ajakan Makan Malam
Sebentar lagi jam menunjukkan pukul sepuluh. Aku segera bersiap-siap untuk bertemu Direktur dari per
บทที่ 17 Makan Malam
Malam ini aku sengaja tidak masak karena rencana makan malam dengan Rendi. Reza belum mengetahui soa
บทที่ 18 POV Diki
Semenjak pertemuan pertama itu aku semakin dekat dengannya. Ratna, dia pacarku. Dia harta juga bagik
บทที่ 19 Sidang ke Dua
Hari ini sidang ke dua akan dilakukan. Aku sengaja meminta cuti pada pak Hisyam. Pak Hisyam ternyata
บทที่ 20 POV Yogi ( Bagian Satu )
Dialah wanita yang kupilih untuk menjadi istriku. Wanita cantik nan sempurna. Dia cerdas, baik dan t
บทที่ 21 Janji Diki
Keluar dari gedung sekolah aku segera mencari taksi. Aku berniat untuk pergi ke rumah mas Yogi. Tapi
บทที่ 22 Meeting bersama para manajer
Hari ini aku berangkat bekerja seperti biasa. Aku berangkat lebih pagi dari biasanya. Semenjak aku d
บทที่ 23 Ratna Pura-pura Hamil
Aku begitu penasaran dengan apa yang sebenarnya ingin Diki katakan. Kenapa dia harus menyuruhku data
บทที่ 24 Ruko Untuk Butik
Pagi itu Fida meneleponku. Dia menanyakan keberadaanku. Dia berniat menjemput jika aku sudah berada
บทที่ 25 Persetujuan Reza
Setengah jam kami menunggu namun Rendi belum juga datang. Reza hampir putus asa dalam menunggunya. "A
บทที่ 26 Apartemen
Setelah mendapat pesan yang menyangkut tentang mantan suamiku itu, aku penasaran dengan apa yang seb
บทที่ 27 Nasihat Bapak dan Ibu
Aku masih menerka nerka tentang apartemen yang Yogi katakan. Apa benar dia punya apartemen baru sete
บทที่ 28 Sikap Aneh Fida
Hari ini aku berangkat kerja seperti biasa. Aku menunggu taksi ditempat biasa. Fida tidak menjemputk
บทที่ 29 Reza Sakit
Malam ini aku masih memikirkan tentang sikap aneh fida hari ini. Apa sebenarnya yang menyebabkan dia
บทที่ 30 Perempuan Berambut Panjang
Aku tak tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan Reza. Sejak dia sadar tadi, dia bilang dia takut. Di
บทที่ 31 Mata-mata
Ketika aku masih terduduk di kursi depan kamar rawat Reza, kulihat Ibu berjalan bersama Diki. Dia te
บทที่ 32 Ternyata Pelakunya....
Sesampai di rumah kami segera membawa Reza ke kamarnya. Membiarkannya melanjutkan istirahat di rumah
บทที่ 33 Rencana Rendi
Aku akan selalu waspada sekarang. Tidak boleh lengah sedetikpun sekarang. Ratna benar-benar musuhku
บทที่ 34 Rencana Berjalan Lancar
Seperti yang semalam di katakan oleh Rendi, aku mulai menyuruh Diki untuk menjebak Ratna. Karena ras
บทที่ 35 Sifat Asli Ratna
"Ratnaaaaaa!!!!!!!!" teriak keras mas Yogi. Dia terlihat sangat marah. Diki segera keluar meninggalka
บทที่ 36 Ajakan Makan Pak Hisyam
Setelah kejadian di hotel dua hari yang lalu, kini aku kembali menjalankan aktivitasku lagi seperti
บทที่ 37 Makan malam
Jam sudah menunjukkan pukul 18.30, aku segera bersiap siap untuk berangkat ke alamat kafe yang sudah
บทที่ 38 Gosip
Hari ini aku sengaja berangkat lebih pagi dari biasanya. Banyak berkas yang harus di serahkan pada
บทที่ 39 Ternyata Fida pelakunya
"Iya Saya Reina. Maaf anda siapa ya?" Tanyaku yang memang tidak mengetahui siapa dia. "Saya Serli. Is
บทที่ 40 Pendamping Hidup
Sesampainya dirumah, segera ku baringkan badanku ke kasur. Aku sengaja tidak menjemput Reza dirumah
บทที่ 41 Orang Tua Rendi
Ternyata apa yang dikatakan Rendi kemarin benar. Dia benar benar mengenalkanku pada orang tuanya. Ren
บทที่ 42 Sertifikat Berhasil Didapatkan
Malam itu, ketika aku hendak memejamkan mata, tiba tiba sebuah telepon masuk. Ku abaikan telepon itu
บทที่ 43 Kedatangan Bu Serli
Hai Ren." Jawabku mencoba setenang mungkin. Aku tidak mau dia berpikir jika aku kecewa padanya. "Em,
บทที่ 44 Candra Gigih Wijaya
Rendi terlihat sedang menunggu ketika aku berjalan turun dari ruanganku. Dia berdiri di sebelah pint
บทที่ 45 Candra Gigih Wijaya part 2
"Oh ya Re, saya dengar kamu juga buka butik ya?" Tanya Bu Serli. "Iya Bu. Hanya Butik kecil kecilan."
บทที่ 46 Kedatangan Orang Tua Rendi
Hari ini hari sabtu. Seperti yang dijanjikan Rendi, dia akan datang ke rumahku bersama dengan kedua
บทที่ 47 Pacar Pura-Pura
Malam itu, Rendi berkali kali meneleponku. Dia pasti ingin meminta maaf atas perbuatan orang tuanya.
บทที่ 48 Fida Minta Maaf
Siang itu ketika aku sedang makan dikantin, Rendi mendatangiku. Dia pasti masih berusaha meminta maa
บทที่ 49 Yogi Minta Rujuk
Sore itu, ketika Candra mengantarku pulag tiba tiba Mas yogi sudah berada didepan rumahku. Ada apa di
บทที่ 50 Perasaan Candra
"Aku ikut Mama ke butik ya." Kata Reza setelah medengar aku menelepon Candra. "Kamu dirumah aja sama
บทที่ 51 Berakhirnya Hubungan Ratna dan Yogi
"Oh ya Wul, kenapa kemarin suamimu datang? Mau apa dia?" tanya Candra saat mengantarku pulang. "Entah
บทที่ 52 Pov Yogi ( Bagian 2)
Setelah berpisah dengan Reina, aku mulai menjalani hidupku bersama Ratna. Dia akan segera menjadi is
บทที่ 53 Ibu Sakit
Ibu belum bangun juga ketika aku sudah selesai masak. Ku suruh Diki untuk membangunkannya. "Tolong ba
บทที่ 54 Tentang Orang Tua Candra
Candra? Apa mungkin dia adalah Candra yang selama ini ku kenal? Arghhhhhhh, Bukan. Pasti Bukan Dia. M
บทที่ 55 Sifat Asli Bu Serli
Sesampaiku dikantor, ku lihat Bu Serli sudah berdiri didepan pintu ruanganku. Sepertinya dia sengaja
บทที่ 56 Mungkinkah Dia Orangnya??
Usai bekerja, seperti yang sudah dibicarakan via telepon semalam, Fida menungguku untuk bersama sama
บทที่ 57 Salah Paham
Sesampainya aku dirumah, Bapak dan Ibu terlihat sengaja menungguku untuk meminta penjelasanku kenapa
บทที่ 58 Cinta Karena Terbiasa
"Malam ini Candra akan ke sini Re," Kata Ibu setelah melihatku pulang. "Kenapa nggak bilang Reina du
บทที่ 59 Bertemu Bu Serli
Setelah kedatangan Candra malam tadi, kulihat Bapak dan Ibu berwajah sumringah pagi ini. Sebuah asa
บทที่ 60 Rendi dan Desi
Jam menunjukkan pukul tiga petang, Waktunya untuk pulang. Sore ini Candra sengaja menjemputku. Dia b
บทที่ 61 Desi
Setelah mendengar perkataan Desi semalam, aku semakin yakin dengan keputusanku. Aku merasa lega jika
บทที่ 62 Tanggal Pertunangan
Sore harinya ketika aku hendak pulang, kulihat Rendi berdiri di dekat pintu keluar. Dia seperti seda
บทที่ 63 Cerita Fida
Fida menjemputku pagi ini, Dia sengaja ku telepon semalam karena Candra gak bisa menjemputku. Fida y
บทที่ 64 Ikut Perintah Pak Hisyam
Hari ini hari sabtu, aku libur bekerja. Seperti yang sudah dikatakan Pak Hisyam kemarin, aku akan ik
บทที่ 65 Setir mobil
Karena tidak ingin membuatku canggung dengan Bu Serli, Candra menyuruhku untuk tinggal dulu seventar
บทที่ 66 Mobil Baru
Minggu Pagi Candra menjemputku tanpa sepengetahuanku. Dia tiba tiba sudah berada dirumah menikmati s
บทที่ 67 Sikap Bapak
Candra berpamitan pulang setelah mengantarkanku. Dia bahkan tidak bilang jika kami dari showroom. Ba
บทที่ 68 Jam Tangan
Hari ini, aku berangkat kerja seperti biasa. Libur dua hari telah usai. Seperti yang Bapak katakan,
บทที่ 69 Saran Bapak
"Itu tadi siapa Re?" Tanya Candra ketika kami sudah dalam perjalanan. "Dia Rendi Ndra. Manajer Pemasa
บทที่ 70 Reza Kecelakaan
Setelah Candra pulang, kami segera masuk. Bapak memberi sedikit nasihat lagi padaku. Dia melarangku
บทที่ 71 Reza Meninggal
Dalam keadanku yang masih menangis. Mas Yogi tiba tiba datang. Dia melihatku masih berada dalam pelu
บทที่ 72 Suasana berduka
Sudah berkali kali aku pingsan sebelum Reza dimandikan. Aku bahkan tidak bisa ikut memandikan jenaza
บทที่ 73 Cerita Diki
Malam itu, masih dalam suasana duka. Ibu dan Bapak berpamitan untuk pergi ke rumah sakit. Mereka ing
บทที่ 74 Ratna
Aku mengikuti Ratna masuk ke ruanh rawat Diki. Disana ku melihat dia masih bergaya sopan didepan Bap
บทที่ 75 Polisi
Polisi menghubungiku setelah dua hari yang lalu ku laporkan masalah kecelakaan yang menimpa Diki. "Se
บทที่ 76 Mimpi
Empat hari sudah polisi menyelidiki kasus kecelakaan Diki. Namun belum ada kabar dari mereka. Sepert
บทที่ 77 Kecurigaan Candra
Pagi harinya saat kami sedang sarapan, terdengar suara mobil Candra datang. Sepertinya dia tidak kes
บทที่ 78 Tersangka
Sore itu ketika aku hendak membaringkan badan ke kasur, tiba tiba ponselku berbunyi. Telepon dari Ca
บทที่ 79 Toko batik
Pulang dari kantor polisi, aku meminta Candra untuk datang ke rumah. Memintanya untuk mengantarkanku
บทที่ 80 Diki dan bu Serli
Semenjak bertemu dengan Bu Serli di Toko batik kemarin, aku menjadi rendah diri dengan keluarga Cand
บทที่ 81 Cerita Pak Hisyam
Karena tidak ingin ada masalah lagi nantinya, akhirnya kuputuskan untuk memberi tahu Candra soal Dik
บทที่ 82 Tunangan
Setelah melewati perjalanan yang tidak mudah, akhirnya sampai juga di hari pertunangan kami. Hari in
บทที่ 83 Bu Serli Diceraikan
Hari ini, aku pulang kerja dijemput oleh tunanganku. Candra menjadi pria yang lebih romantis setelah
บทที่ 84 Menikah
Setelah melewati masalah yang silih berganti, akhirnya hari pernikahanku dengan Candrapun dilaksanak
บทที่ 85 Surprise dari Candra
Keesokan harinya saat aku membuka mataku, kulihat wajah Candra tepat dihadapanku. Dia menyunggingka
บทที่ 86 Mantan Pacar Candra
Usai memberi sambutan, Candra turun lalu menghampiriku. Duduk disebelahku. Dia lalu berkata jika ma
บทที่ 87 Oliv
Sesampainya dirumah aku segera mandi dan membersihkan diri. Hari ini begitu melelahkan walaupun disa
บทที่ 88 Bertemu Ratna
Sore harinya, saat aku pulang Candra sudah berada didepan kantor. Dia benar benar ontime bahkan sepe
บทที่ 89 Saudara Polisi
Keesokan harinya, aku membatalkan permohonan cutiku. Hari ini aku tetap akan bekerja seperti biasa.
บทที่ 90 Misteri Nomer Baru
Fikiran kadang mempengaruhi kesehatan tubuh seseorang, begitu juga denganku. Terlalu memikirkan tent
บทที่ 91 Ikuti Permainannya
Dalam perjalanan, tiba tiba ponsel Candra berbunyi. Sebuah telepon masuk ke nomernya. Dia segera men
บทที่ 92 Klien Singapura
Jam menunjukkan pukul sepuluh lebih. Malam ini, kita tidak tidur awal karena harus menyusun rencana
บทที่ 93 Pernikahan Rendi
Hari ini hari sabtu dan aku libur bekerja. Walaupun libur bekerja namun hari ini kita akan pergi ke
บทที่ 94 Ratna Terjerat Kasus Narkoba
Malam harinya, Candra mengajakku untuk pergi ke pasar malam. Sudah lama juga aku tidak pernah pergi
บทที่ 95 Hadiah Untuk Ibu Mertua
Lega juga rasanya melihat orang yang paling ku benci selama ini sudah mendapatkan hukuman setimpal.
บทที่ 96 Positif hamil
Untuk merayakan ulang tahun Ibu mertuaku, kita berencana untuk kumpul keluarga saja. Menyambung sila
บทที่ 97 Lahirnya Anak Perempuan
Hari berganti hari, bulan berganti bulan. Kini kesibukanku paling hanya pergi ke butik sebentar dian
sae pisan
15/03
0keren flm nya
17/01
0good
21/10
0ceritanya bagus
28/09
0mantap
10/09
0sangat menarik
06/09
0bangus
10/08
0bagus
23/07
0mantaplah
19/06
0aku akan pergi sama keluarga ku aku dan keluargaku pergi ke pantai aku sangat senang berenang sama sepupu ku sepupu ku minta se krim aku bolehin pas pulang aku tidur pas malam nya aku haus setelah pagi aku mandi sikat gigi sama gosok badan terus aku sampo nan jam 7 aku berangat setelah berangkat aku terlambat aku di hukum bersihi toilet setelah bersihi toilet aku masuk kelas setelah masuk kelas istirahat sama kawan kawan ku beli jajan setelah beli jajan aku kebelet kencing setelah tu aku p
11/06
0