Total : 27Capítulo 1 Seseorang Yang Disebut Ibu
Tangannya hangat, menutup kedua telingamu dari ocehan dunia. Senyumnya menentramkan hati, mengusir se
readmore Capítulo 2 Berpisah
Saat kemarahan mengambil alih kendali tubuh, kadang manusia menjadi ego dan buta terhadap segala ses
readmore Capítulo 3 Rumah Baru
Bangunan itu kelewat megah untuk disebut rumah. Koa tercengang, hampir-hampir tak kuasa menutup mulu
readmore Capítulo 4 Anggota Keluarga
Jika kita bisa memilih akan dilahirkan siapa dan dari golongan mana? Semua orang pasti memilih kelua
readmore Capítulo 5 Dosakah Jika Jatuh Cinta Pada Orang Yang Salah?
Setiap orang pernah melakukan kesalahan, tidak ada yang terlepas dari dosa. Entah itu besar atau pun
readmore Capítulo 6 Sekolah Baru
Koa menatap pantulan diri dalam cermin kamar mandi buram. Napas panas mengaburkan bentuk wajah berse
readmore Capítulo 7 Amarah
Koa tak pernah belajar beladiri, pun jelek dalam bidang olahraga. Namun kala itu, kekuatan memenuhi
readmore Capítulo 8 Sebuah Penjelasan
Benda persegi itu mengaburkan netra Koa. Ia membawa benda itu ke dada, mendekapnya erat. Tidak perca
readmore Capítulo 9 Perundungan
Kaki remaja itu mengetuk konstan menaiki anak tangga, wajahnya menyiratkan kelelahan bersama sapuan
readmore Capítulo 10 Rasa Sakit Yang Membuatnya Tetap Hidup
Ketika Koa kehilangan kepercayaan diri dan kepercayaan terhadap orang lain, remaja itu menjadi semak
readmore Capítulo 11 Rusak
Koa tak pernah menyangka, orang yang paling menolak presensinya di rumah ini justru menjadi sosok pe
readmore Capítulo 12 Si Gadis Gila
"Anak itu kehilangan dua buah gigi, bagaimana kau bisa menjelaskan semua ini? Kenapa kau seperti ini
readmore Capítulo 13 Akhirnya Dia Tahu
"Tidak butuh bantuanmu." Koa mengabaikan uluran tangan Inshira. "Jangan salah sangka. Aku tidak akan
readmore Capítulo 14 Ledakan Emosi
Pertama kali melihat pintu besar di rumah mewah ini, Koa antusias sekaligus gugup. Namun kali ini, m
readmore Capítulo 15 Sesuatu Yang Salah Dalam Dirinya
"Koa, apa yang kamu rasakan?" Koa mengangkat pandangan. Sekilas lalu menatap pria seumuran ayahnya d
readmore Capítulo 16 No Pain No Gain
Seperti kutipan dalam kalimat motivasi, 'Beauty is Pain' atau 'No Pain, No Gain'. Begitulah rencana
readmore Capítulo 17 Step by Step
Inshira mengendarai mobil pribadi berjenis Ferrari Roma. Warna merah menyala mengintepretasikan ener
readmore Capítulo 18 Misi Balas Dendam
Setiap hari Koa diforsir hingga batas kemampuan tubuhnya sanggup menanggung. Minggu pertama remaja i
readmore Capítulo 19 Kepopuleran
Singkat cerita, kepopuleran Koa berkumandang seantero SMA Cahaya Harapan. Setiap hari, mereka mengeru
readmore Capítulo 20 Ditembak
Matahari bersinar cerah, Koa mengusap rambut hitam berkilaunya di bawah terpaan cahaya. Beberapa gad
readmore Capítulo 21 Titik Terendah
Besoknya, Koa menanti Inshira datang, tetapi batang hidung gadis itu tak terlihat di manapun. Hingga
readmore Capítulo 22 Permintaannya
Koa berkedip bingung. Spontan kakinya melompat turun seiring amarah yang memudar. "Maksudmu?" tanya
readmore Capítulo 23 Kisah Si Gadis Gila I
Yudi Ng bertubuh mungil. Dia gagap sedari kecil, dokter menyebutkan remaja ini gagap karena neurogen
readmore Capítulo 24 Kisah Si Gadis Gila II
"Kuperingatkan Fer, sekali lagi kamu macam-macam sama Yudi. Aku ga akan segan-segan melaporkanmu ke
readmore Capítulo 25 Meminta Tolong
Seumur hidup Koa tak pernah meminta tolong secara terbuka pada orang dewasa. Tidak! Alasan pertama,
readmore Capítulo 26 Hari H
Lima hari berlalu sekejap mata. Waktu bergulir cepat mengaburkan jejak air mata Inshira. Meskipun Be
readmore Capítulo 27 Konklusi
Mereka bilang akan ada pelangi sehabis hujan, badai pasti berlalu, atau sehabis gelap terbitlah tera
readmore
novel nya sangat bagus dan dpt di bayangkan dlm pikiran
06/04/2022
0bagus bgt suka
14/05/2025
0Kerenn bgtt ceritanya
05/05/2025
0cmn sc sc aj ni ak nya gtw nk tulis apaan
04/05/2025
0bagus ceritanya
01/05/2025
0bguss bgtt kakk
23/04/2025
0bagus
05/04/2025
0bguss bngt
27/03/2025
0baguss sekaliii
20/03/2025
0bagus banget ceritanya
18/03/2025
0