Mereka berpikir, aku gila. Aku selalu diasingkan. Bahkan orangtuaku sendiri pun sampai pernah mengirimku ke RSJ, hanya gara-gara aku tidak seperti mereka. Aku frustasi dan hampir menyerah pada hidup karena hal ini. Namun, sebuah sekolah justru menerimaku. Menerima kemampuan anehku dan segala hal-hal ghaib yang sering aku alami. Dan dari rumah baru untukku itulah aku baru mengerti, bahwa sumber keanehan dalam diriku adalah berasal dari kekuatan maha dahsyat Sang Iblis Hitam. Accacio Rakta.
semakin baca kebawa saya semakin suka dengan jalan ceritanya. cerita yang bagus.
03/02/2022
0
Shakira amarilla
Bagusss bangett pliss
02/06/2025
0
MulyatamaNadhifah
bagusss banget kasa
09/05/2025
0
HaerAdhe
bagus banget ceritanya,,,lanjut dong part 2 nya....pliiissss
22/04/2025
0
erna
Q sebenernya baru baca sampai bab 3,cuman ini novel bagus ceritanya...jadi sebelum q baca bab 4,q koment dulu...bakal ketagihan nech bacanya,cuman sayangnya d Readward,q gk bisa seaching nama authornya n klo udh tamat baca bisa lanjut lg ke novel karya author @Rainsy...untuk Readward,tolong diperbaiki lg menu aplikasinya biar memudahkan pembaca mencari novel n author yg diinginkan reader'snya,terima kasih...
18/04/2025
0
AlkarimSalman
bagusss
27/03/2025
0
Wawa Aj
aaaaaaa keren banget ceritanya
13/11/2024
0
Riska Batubara
bagus
23/03/2024
0
Nur Alif
bagus
23/07/2023
0
MasricaAyu
bgus bngttt🥳
23/05/2023
0
Total: 60
Capítulo 1 Kertas Selebaran
Yogyakarta. Adalah salah satu kota di Indonesia yang kaya akan sejarah. Karena di kota gudeg inilah,
Capítulo 2 Kertas Selebaran 2
Sepasang pengendara motor sport dengan pakaian balapnya yang lengkap, terus memacu kecepatan motorny
Capítulo 3 Bioskop Regent
Lampu jalanan yang berjarak beberapa meter antara satu dengan lainnya mulai dinyalakan. Seiring deng
Capítulo 4 Teror
Mobil sedan warna merah yang Baron kemudikan, melaju dengan kecepatan sedang. Membelah lengangnya ja
Capítulo 5 Malam kelam
Suara khas berbagai macam game yang sedang dimainkan oleh beberapa anak muda yang sengaja menghabisk
Capítulo 6 Malam Satu Suro
Nyanyian serangga malam, mengantarkan Arthur dan Ernest yang tengah terlelap, semakin terhanyut ke d
Capítulo 7 Selamat Berjuang
Helga yang tampak sudah sepenuhnya mendapatkan kembali kesadarannya, terkesiap kaget. Ketika mengeta
Capítulo 8 Ujian Masuk
Derap langkah sepatu yang membentur rerumputan hijau di lantai hutan, terdengar memburu. Ernest yang
Capítulo 9 Pintu Rahasia
Saat ini tepat 50 Cm di depan Helga, dua buah cahaya merah tengah bersembunyi di balik semak belukar
Capítulo 10 Peraturan Sekolah
Dengan dikawal oleh Aiden CS di belakang mereka. Dylan, Helga dan ketiga temannya yang lain berjalan
Capítulo 11 Kamar Asrama
Pintu sebuah ruangan dibuka lebar oleh Sonita. Dengan wajah datarnya, ia mempersilakan Helga untuk m
Capítulo 12 Dia Telah Kembali
Di tengah kericuhan yang terjadi di lantai dua hingga membuat jajaran guru turun tangan menenangkan
Capítulo 13 Lepas Kendali
Saat masuk ke dalam kamar Rucita yang cukup gaduh, Friedrich tak lagi melihat Helga yang katanya hen
Capítulo 14 Topeng yang Terlepas
Di ruang aula sekolah yang menjadi tempat berkumpulnya semua orang yang tinggal di gedung megah peni
Capítulo 15 Kisah Lampau
"Di mana pencuri itu?" tanya Zo yang langsung direspon dengan terjulurnya satu tangan warga yang mel
Capítulo 16 Kutukan Sedarah
Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba, dengan penuh keyakinan Rakta berjalan seorang diri menembus
Capítulo 17 Pentagram Emas
"Friedrich?" Rakta melangkah keluar dari dalam peti kayu. Menghapus lelehan darah di bawah bibirnya
Capítulo 18 Gerhana Bulan
Denting jam kuno yang menggaung menyebar ke setiap sudut bangunan putih bak kastil di tengah hutan,
Capítulo 19 Ruang Bawah Tanah
Di dalam sebuah kamar yang gelap, nyala ketiga belas lilin yang membentuk sebuah pentagram, mulai ka
Capítulo 20 Hari yang Baru
Kesibukan mulai terlihat di sekitar Dapur dan Kantin SHS yang berada dalam satu tempat, kala pagi me
Capítulo 21 Pelatihan
Kabut tebal, tampak menyelimuti udara dingin melingkupi bangunan besar peninggalan Belanda, yang kin
Capítulo 22 Kelas
Menjelang pagi tepatnya di waktu subuh, pelataran depan gedung SHS yang ditumbuhi banyak rumput hija
Capítulo 23 Noni Belanda
Sebuah mobil Bus pariwisata tampak tangguh membelah jalanan curam nan berkelok di tengah kelamnya ma
Capítulo 24 Penjajah
Cahaya rembulan yang purnama di atas langit kelam, seolah enggan mengintip apa yang sebenarnya sedan
Capítulo 25 Bangkitnya Cay Lan Gong
Sebuah ruang perpustakaan tampak lengang, deretan buku yang tersusun rapi di dalam rak-raknya, membu
Capítulo 26 Quest
Selembar kertas putih yang semula dipegang oleh Friedrich beralih tangan. Kepala Sekolah Supranatura
Capítulo 27 Kesurupan Massal
"Apa? Anak kecil?! Bagaimana bisa SHS hanya mengirimkan beberapa anak kecil saja untuk menangani mas
Capítulo 28 Ritual
Kelam telah berganti terang. Gelapnya awan yang terus bergumul sepanjang sore tadi, hilang diterpa a
Capítulo 29 Rajah
Dedaunan kering yang jatuh mengotori tanah lapang, perlahan terangkat ke udara. Membawanya terbang m
Capítulo 30 Makanan Sesaji
"Aaarrgh! Tolong! Tolong selametin aku! Aku ndak mau mati konyol di sini!" Galih yang tubuhnya ditin
Capítulo 31 Segel Pentagram
TREK! Suara batang kayu yang patah menggema dalam ruangan luas itu ketika Helga menginjak dan mematah
Capítulo 32 Gerbang Gaib
Layaknya alam bawah sadar yang menjadi penghubung antara kehidupan dan kematian, juga adanya Jembata
Capítulo 33 Gending Jawa
Trek-Tek! Tek! "Nasiii ..., Goreng!" Seorang pedagang kaki lima dengan wajah letihnya terus mendorong
Capítulo 34 Dedemit
Suara-suara aneh berasal dari dalam gelapnya hutan kian menggema, seiring semakin jelasnya beragam g
Capítulo 35 Rehat
Seorang gadis berparas ayu dengan rambut hitamnya yang dibiarkan terurai, tampak lesu memerhatikan k
Capítulo 36 Arthur Samuel
Denis dibuat kalang kabut ketika sepulang dari toko tempatnya membeli Drone, pemuda berlesung pipi i
Capítulo 37 Baron Bagaskara
Seorang gadis kecil dengan gaya rambut yang dikepang dua, tampak khusyuk menyapu halaman sebuah ruma
Capítulo 38 Dylan Mahardika
Terik mentari telah memudar. Padatnya jalanan kota Sore itu menandakan banyaknya penduduk yang mulai
Capítulo 39 Ernest Prasetyo
Sebuah delman yang tengah meniti jalanan beraspal di Ibukota, tampak berhenti bergerak di pertigaan
Capítulo 40 Ziarah
Pantai Siung merupakan salah satu banyaknya Pantai Selatan yang terdapat di Yogyakarta. Pantai denga
Capítulo 41 Welthok
Sembari terus menyombongkan dirinya yang tak pernah takut akan hal apapun, Teguh mengambil rute berb
Capítulo 42 Kelas Utara
Di samping jalanan beraspal yang dipadati hiruk-pikuk para pengendara, tampak Dylan tengah berdiri g
Capítulo 43 Timur & Barat
Malam itu, Jalan Malioboro tampak begitu penuh. Hampir setiap sudut dan tempat yang ada di sekitaran
Capítulo 44 Menebus Dosa
"Jadi ini tempat Xiao dikuburkan?" tanya Ernest kala ia dan keempat temannya yang lain mendatangi se
Capítulo 45 Kelas Selatan
Di sebuah mata air dengan dasar yang terlihat jelas karena permukaan air tersebut begitu bening, men
Capítulo 46 Helga Maheswari
"Satu minggu. Beri aku waktu satu minggu untuk mengungkap kebenaran ini. Semua tuduhan kalian adalah
Capítulo 47 Santet
Rosmala dibuat terkejut saat melihat dengan mata kepalanya sendiri bahwa dari tusuk konde yang Helga
Capítulo 48 Musuh berselimut Kawan
Kuncoro Adjie adalah sahabat karib Wijaya sejak mereka mengenyam pendidikan di SMA dulu. Bahkan saki
Capítulo 49 Jenglot
Kuncoro yang menjerit-jerit di pinggir jalan Desa, dalam sekejap menjadi tontonan warga. Nyeri perih
Capítulo 50 Kuncoro
Lembaran bendera kuning terlihat berkibar di beberapa sudut rumah yang bangunannya lebih mirip denga
Capítulo 51 Umpan
Sebuah ruangan yang gelap gulita, baru saja dibuka pintunya oleh seseorang. Pancaran cahaya putih ya
Capítulo 52 Hira
Arthur mengerjapkan matanya beberapa kali setelah penerawangannya akan kejadian beberapa waktu lalu
Capítulo 53 Kuntilanak Merah
"Selagi cahayanya masih ada. Ayo masuk ke dalam sumur! Kita tidak punya waktu untuk meladeni mereka
Capítulo 54 Taktik Licik
Krieeettt .... Derit suara pintu bangunan usang yang lama terbengkalai itu menjadi pembuka kala satu
Capítulo 55 Penyelamatan
Cahaya kuning dari sebuah lentera, tampak menerangi salah satu jalan setapak dalam Hutan yang awalny
Capítulo 56 Jerat
Dunia. Yang awalnya hanyalah sebuah tempat untuk saling mengenal dan menjaga sesama makhluk hidup cip
Capítulo 57 Lolos
Di bawah Langit yang cerah bertabur gemintang, keempat pemuda dengan perlengkapan seperti hendak men
Capítulo 58 Membunuh atau dibunuh
Melihat puing-puing dari bangunan tua yang ambruk berserakan di tanah, menjadikan seorang pria muda
Capítulo 59 Tugu
Arthur yang mati-matian melawan sekelompok Kuntilanak merah yang menyerang Baron, dibuat terkejut ka
Capítulo 60 Mata Batin
Krieet .... Derit suara pintu terbuka, mempersilakan udara kosong nan dingin, menyelusup masuk ke dal
semakin baca kebawa saya semakin suka dengan jalan ceritanya. cerita yang bagus.
03/02/2022
0Bagusss bangett pliss
02/06/2025
0bagusss banget kasa
09/05/2025
0bagus banget ceritanya,,,lanjut dong part 2 nya....pliiissss
22/04/2025
0Q sebenernya baru baca sampai bab 3,cuman ini novel bagus ceritanya...jadi sebelum q baca bab 4,q koment dulu...bakal ketagihan nech bacanya,cuman sayangnya d Readward,q gk bisa seaching nama authornya n klo udh tamat baca bisa lanjut lg ke novel karya author @Rainsy...untuk Readward,tolong diperbaiki lg menu aplikasinya biar memudahkan pembaca mencari novel n author yg diinginkan reader'snya,terima kasih...
18/04/2025
0bagusss
27/03/2025
0aaaaaaa keren banget ceritanya
13/11/2024
0bagus
23/03/2024
0bagus
23/07/2023
0bgus bngttt🥳
23/05/2023
0