
Garis Takdir
20032 palavras
Visão geral
|Catálogo
- Tag(s):
- Komedi
- Kriminal
- Sekolah Menengah Atas
- Remaja
- Pergaulan remaja
Dibalik arti indahnya bunga mawar, ternyata terdapat sebuah duka. Duka yang membuat banyak orang menetes kan air matanya, bahkan banyak batin yang terluka. Di sebuah pemakaman terdengar suara isakan seorang pemuda, ia terus berjongkok di samping makam itu. Hingga malam mulai tiba, namun ia enggan untuk beranjak dari pemakaman. Tangannya terulur mengusap nisan yang sudah sangat lama itu. "Aku rindu kamu." Setelah mengucapkan kalimat itu ia memejam kan matanya. Tak bisa ia tahan air matanya jatuh begitu saja. Ia kembali mengingat kejadian masa lalu yang pernah ia lewati. Tak sadar jam sudah menunjukkan pukul 20:03 malam. Bahkan ia masih setia berada di pemakaman. "Aku pulang ya? besok aku gak bisa kesini tapi besoknya lagi aku akan kesini lagi dan aku bakal bawain hadiah buat kamu." ucapnya sebelum benar benar hilang dari pemakaman. Sesampai dirumah ia menutup matanya sejenak saat papahnya kembali melempar sebuah piring ke arahnya. "Besok kamu ujian! jangan sibuk dengan urusan kamu, papah sangat yakin kalau urusan kamu tidak pernah penting!" bentakkan itu kembali memasuki gendang telinganya, ia hanya pasrah apa yang akan di lakukan papah nya setelah ini. "Belajar! besok kamu ujian. Papah gak mau kalau nilai kamu turun sedikit pun!" Harles kembali membentak putra nya itu. "Baiklah" setelah mengucapkan kata itu ia pergi dari hadapan papah nya. Ia menutup pintu kamar nya keras, ia sangat lelah. Bisa kah papah nya menghargai dirinya sedikit saja? "Kembali lah. Aku merindukanmu."
















sangat bagus sekali
4d
0bagus banget aku suka bikin yg banyak ya novel nya karya kakak bagus banget 🩷
17/08
0nanti ajs
04/05/2025
0cerita ini mengandung banyak emosi yang bikin seru
01/04/2025
0the story is very good
09/03/2025
0oke
17/02/2025
0mantap
29/12/2024
0good
09/12/2024
0terimakasi
18/08/2024
0bagus
17/06/2024
0