Total : 32Capítulo 1 Serangan Tiga Rudal
Zoya berjalan perlahan menghampiri kakak laki-lakinya yang sedang duduk di balkon. Dengan ragu-ragu,
readmore Capítulo 2 Tumpahan Anggur di Atas Rasa Kecewa
Sari melihat Sakti sedang berada di dapur. Malam itu sudah cukup larut dan jam dinding menunjukkan p
readmore Capítulo 3 Tetangga Tapi Tak Mesra
Alden merasa menang saat pria yang mencoba mempermalukannya itu ditampar oleh sang kekasih. Ia seger
readmore Capítulo 4 Beraksi Tanpa Koneksi
Jantung Zoya berdebar saat akan memasuki rumahnya. Bayangan kemarahan Sakti sudah memenuhi benaknya
readmore Capítulo 5 Handuk Yang Pasrah
Bintang sama sekali tidak terlihat malam itu. Langit terlihat terang seperti biasanya karena cahaya
readmore Capítulo 6 Berondong Gatal Yang Terpental
"Bisakah kau lebih jujur lain kali padaku, suamimu?" bisik Sakti dengan embusan napas hangat menyapu
readmore Capítulo 7 Tawanya Bukan Untukku
Alan baru kembali ke rumahnya setelah ditinggal jauh oleh Zoya. Pantat dan sikunya masih terasa saki
readmore Capítulo 8 Mencari Keberadaan Zoya
Sakti sibuk mondar-mandir dengan ponsel di tangannya. Ia mencoba menghubungi sang adik berkali-kali,
readmore Capítulo 9 Tetangga Baik Hati
Mobil Sakti sudah berada di depan gerbang perpustakaan nasional. Ia melihat mobil adiknya terparkir
readmore Capítulo 10 Unggahan Menjadi Malapetaka
Sari mengernyitkan dahinya mendengar tebakan Zoya. "Kau jangan asal bicara. Nyonya Hana itu wanita b
readmore Capítulo 11 Obralan Wanita Murahan
Alan tidak terkejut sama sekali dengan sikap Rachel. Bukan hanya menunjukkan rasa cintanya pada pria
readmore Capítulo 12 Kamar yang Sama
Zoya masih duduk di mobilnya yang baru terparkir di pelataran parkir bawah tanah. Dia menelepon sang
readmore Capítulo 13 GERD
Alden sudah tidak sabar menunggu kedatangan kekasihnya. Ia sudah menyiapkan skenario bagus agar gadi
readmore Capítulo 14 Calon Suami
"Mau makan apa?" Sakti bertanya pada adiknya yang terkulai lemas di pangkuan Sari. Pelayan itu adala
readmore Capítulo 15 Bisnis Baru Kekasih Lama
Walaupun sudah dipersilakan masuk dengan baik, Rachel tetap memaksa dan membuka pintu ruangan Alan d
readmore Capítulo 16 Calon Kakak Ipar
Tiana dan Handoko menyempatkan datang ke rumah sakit sebelum ke kantor. Sebenarnya mereka ingin perg
readmore Capítulo 17 Pindah ke Apartemen
"Sayang sekali Sakti sudah punya calon istri. Kalau tidak, mungkin kalian berdua akan saya pertimban
readmore Capítulo 18 Panggilan Misterius
Pagi yang cerah, secerah wajah Hana yang sudah tersapu perona. Wanita paruh baya itu tidak pernah ab
readmore Capítulo 19 Penipuan
"Tolong!" teriak Sari yang mendapati Zoya diam kaku setelah menerima telepon itu. "Zoya, sadarlah! Ka
readmore Capítulo 20 Mata-Mata Sakti
"Bagaimana, berhasil?" tanya Alden pada Bela yang sedang melaksanakan tugasnya. Ponsel yang dipegang
readmore Capítulo 21 Ketakutan Bela
"Kakak? Ada perlu apa ke sini?" Zoya menyelidik kakaknya dengan pandangan mata curiga. "Jangan katak
readmore Capítulo 22 Jadian
Bela pulang dengan kesal gara-gara Sakti. Ia masuk ke kontrakannya dam membanting tas ke kasur yang
readmore Capítulo 23 Di Depan Rumah Kosong
Setiap pagi Alan dan Zoya selalu berjanji untuk melakukan joging bersama. Zoya sering pergi sendiri
readmore Capítulo 24 Tempat Favorit Alan
Zoya mengenakan gaun yang memperlihatkan pundak mulusnya. Ia berjalan kaki bersama sang kekasih menu
readmore Capítulo 25 Perjodohan Sakti
Zoya merapikan pakaiannya setelah terkapar bersama Alan di kamar kekasihnya itu. Ia juga merapikan r
readmore Capítulo 26 Pria Bersama Bela
Sari melamun di kamarnya. Berkali-kali Sakti menelepon, ia tidak menggubris sama sekali. Perkataan Z
readmore Capítulo 27 Latihan Galak
Zoya menjauh dari Bela. Ia mengikuti di mana terakhir ia melihat pria itu. Namun, sudah banyak loron
readmore Capítulo 28 Sakti Membela Sari
"Rachel bukan siapa-siapa, Zo. Ayolah, aku harus pergi. Jangan buang-buang waktuku hanya untuk rasa
readmore Capítulo 29 Kehadiran Rachel
"Alan, apa kamu sudah meninggalkan gadis itu?" Alan diam dan melewati ibunya begitu saja, lalu mandak
readmore Capítulo 30 Katakan Putus!
Zoya masih saja melamun saat jeep putihnya telah berhenti di depan sekolah luar biasa. Edi yang seda
readmore Capítulo 31 Penyamaran Saat Patah Hati
Alan memang ingin putus dengan Zoya. Namun, itu hanya untuk sementara selama ibunya masih belum memb
readmore Capítulo 32 Jangan Tiru Wanita Itu
"Bukannya itu pacar Alan?" Rachel sedang berada di departemen store yang sama dengan Zoya. Ia sengaja
readmore
baguss
5d
0good bgt
22d
0bagus bgt novelnya
26d
0mantap
21/04
0menarik
19/02
0cerita bagus
15/01
0keren
08/01
0bagus ceritanya
26/11
0seruuu
21/09
0cerita seru
06/09
0