Setelah satu tahun lamanya, kania pun telah lulus SMA dan vivi telah duduk dibangku kelas 12 SMA. Suatu hari dimana saat itu, vivi tengah ingin pulang sekolah.. namun karena kesibukan papa surya, vivi jadi tidak bisa di jemput oleh papanya dan pulang bersama riko. " Tuuttt..tuuttt..."( handphone vivi berdering ) " Iya halo pa? "( ucap vivi ) " Halo nak, hari ini papa gak bisa jemput kamu sayang.. soalnya masih ada kesibukan dikantor "( ucap papa surya " Oh iya, gak papa pa. Aku pulang bareng riko aja.."( sahut vivi ) " Oh baguslah kalo begitu, papa boleh ngomong bentar sama riko? "( tanya papa surya ) " Oh iya boleh pa, ini ko papa mau ngomong bentar katanya.."( sahut vivi sambil memberikan hpnya kepada riko ) " Iya halo om? "( ucap riko ) " Ini riko, kamu tolong anterin vivi pulang ya.. dan hati hati dijalan "( ujar papa surya ) " Oh iya, baik om. "( sahut riko ) " Ya udah kalo gitu, om mau lanjut kerja dulu ya. Assalamu'alaikum "( sambung papanya vivi ) " Iya wa'alaikumsalam om "( jawab riko ). Vivi pun pulang bersama riko, namun dipertengahan jalan.. ia tak sengaja bertemu dengan seorang ibu penjual gorengan, yang pernah ditabrak oleh papanya. " Eh, itu kayak ibu ibu yang pernah ditabrak oleh papa aku deh.."( ucap vivi ) " Yang mana vi? "( tanya riko ) " Itu didepan sana, nanti kamu stop ya pas udah didekat ibu itu "( sambung vivi ) " Oh iyaa "( sahut riko ). " Stop riko! "( ucap vivi ) " Iyaa "( sahut riko ) " Ibu yang gak sengaja tertabrak sama papa aku waktu itu kan? "( tanya vivi ) " Oh iya neng "( jawab ibu tersebut ) " Ibu bagaimana kabarnya sekarang hehe "( sambung vivi ) " Alhamdulillah baik neng hehe "( jawab ibu tersebut ) " Syukurlah kalo begitu buk "( sahut vivi ). Riko pun tampak aneh, melihat kedekatan vivi dan ibu tersebut.. " Itu siapa vi "( tanya riko ) " Loh ini loh ko, ibu ibu yang waktu itu pernah aku ceritain ke kamu. Masa kamu gak inget.."( jawab vivi ) " Oh iya, aku inget vi hehe "( sambung riko ) " Kenalin bu, ini temen vivi.. namanya riko "( ucap vivi ) " Riko buk hehe.."( ucap riko sambil mencium tangan ibu tersebut ) " Tapi ibu harus hati hati sama riko.."( sambung vivi ) " Emangnya kenapa neng? "( tanya ibu tersebut ) " Dia tu anaknya playboy, ceweknya aja banyak dimana mana hehe "( kata vivi ) " ih enggak buk, vivi bohong. Saya ini setia orangnya buk, buktinya sampe sekarang.. selalu setia nemenin vivi "( sambung riko ) " Ya kan temenan, lebay banget sih.."( sahut vivi ) " Udah udah, gak usah ribut. Entar malu dilihat orang hehe "( ucap ibu tersebut ) " Iya bu, udah biasa juga ribut sama riko "( jawab vivi ) " Oh iya, gimana dagangannya buk, laris gak? "( tanya vivi ) " Ya gitu neng, kadang laris kadang enggak. "( jawab ibu penjual tersebut ) " Oh iya buk. kita beli daganganya ya buk.."( sambung vivi ) " Oh iya boleh, silahkan.."( sahut ibu tersebut ). Namun saat vivi dan riko hendak ingin membeli dagangan ibu tersebut, tiba tiba ada beberapa teman sekolah vivi yang lewat dan langsung menghina vivi. " Eh, coba liat deh gaes. Vivi, anak orang kaya.. tapi kok mau jajan di pinggiran "( ucap cewek tersebut ) " Ups, jangan jangan jatuh miskin lagi. Makanya mau jajan di pinggir jalan begini "( sambung temanya ) " Atau mungkin, emang udah biasa dari dulu makan makanan pinggir jalan begini hehe. Emang gak takut sakit gitu, karena makanan yang gak higienis "( sambung teman lainya ). Langsung saja saat itu, riko pun menjawab perkataan teman sekolah vivi tersebut.. " Heh, mau kalian itu apa sih. cuma bisa menjudge orang lain, giliran dijudge balik gak terima. Makanya sadar diri dong, dan jangan ngerasa sok paling bagus! "( ucap riko ) " Udah lah riko, aku gak papa kok.."( sambung vivi ) " Ini gak bisa di diamin vi, mereka tu ngerasa sok paling bagus.. mudah banget menghina orang lain "( jawab riko ) " Intinya begini ya ko, aku emang berasal dari keluarga yang kaya.. tapi buat apa gitu aku pamer kekayaan yang jelas jelas itu bukan harta aku. Karena kebanyakan orang, mentang mentang orang tuanya kaya, anaknya malah sombong banget gitu, padahal jelas jelas itu harta orang tuanya dan dia cuma numpang gitu. Dan ada juga orang, yang berasal dari keluarga biasa aja.. tapi maksain orang tuanya buat beliin dia ini, itu, biar keliatan kayak anak orang kaya seperti temennya! "( jawab vivi dengan tegas ). Mendengar perkataan vivi tersebut, mereka pun terdiam dan merasa tersindir atas perkataan vivi itu.. lalu mereka memutuskan untuk pergi. Namun tak berapa lama kemudian, perut riko pun berbunyi.. " Drrrrrttttttt.. "( bunyi perut riko ) " Riko kamu laper ya? "( tanya vivi ) " Hehe iya vi.."( jawab riko ) " Pantesan, kedengeran nyaring banget bunyi cacingnya hehe "( sahut vivi ) " Ya udah kalo gitu, neng vivi sama temanya kerumah ibu aja.. makan dirumah ibu hehe "( sambung ibu tersebut ) " Nah, ide bagus tu buk. Mumpung saya lagi laper hehe "( jawab riko ) " Riko apaan sih, malu maluin aja. "( sambung vivi ) " Gak papa kok neng, ini kan ibu yang ngajak.."( sahut ibu tersebut ) " Iya, rezeki jangan ditolak vi hehe "( sambung riko ) " Dih, itu kan emang maunya kamu.."( sahut vivi ) ***
Terima kasih
Dukunglah penulis untuk menghadirkan kisah-kisah yang luar biasa untuk Anda
keren banget kak
11/06
0bagus
15/05/2025
0baguss bgt ka sukaa
14/05/2025
0Lihat Semua