Takdir Tuhan
Writer amatir
Sedekat langit, dan bumi.
Itulah aku, dan Andi.
Andi, jika aku adalah air, maka kamu adalah lautan sebagai tujuan untukku mengalir, meskipun nanti jarak, dan waktu akan datang sebagai hambatan. Tapi, air akan selalu mencari jalan untuk menuju lautanmu.
Awalnya tak ada satu orang pun yang percaya akan indahnya takdir ini bahkan ilalang pun menertawaiku karena telah jatuh cinta dengan pria yang nyaris sempurna, sepertimu. Namun, takdir telah menjawab, dan membungkam mulut ilalang agar berhenti menertawaiku.
Aku tak pernah menyangka bisa satu langkah lebih dekat, dan benar-benar masuk ke dalam duniamu tanpa memperdulikan bagaimana perasaanmu padaku. Padahal aku tahu hatimu sudah tercipta hanya untuk dia, wanita selayaknya intan di mata semua pria.
Bisa selalu di dekatmu saja aku sudah sangat bahagia meskipun aku tahu kamu bukan tercipta untukku.
Andi, bagaimana mungkin aku bisa jatuh hati denganmu hingga sedalam ini? Jika mereka tahu pasti mereka akan menertawaiku. Namun, aku berun