Total : 115Bab 1 Ibu Guru Cantik (1)
Krisna Alko adalah seorang pemuda tampan yang tengah duduk di kelas XII SMANDEL. Karena ke
readmore Bab 2 Bu Guru Cantik (2)
Bab 2. Ibu Guru Cantik (2) Sinar matahari pagi itu, menerobos masuk ke celah-celah jendela ka
readmore Bab 3 Krisna Cowok Playboy
Putri Rahayu tampak gelisah. Perempuan itu menghembuskan nafas kesalnya. Sepertinya dia baru saja
readmore Bab 4 Mengantar Pulang Bu Guru
Bel yang menandakan pulang sudah berdering sekitar satu jam lalu, tetapi Putri Rahayu masih teta
readmore Bab 5 Obrolan di Cafe
Alko Cafe merupakan cafe yang cukup mewah yang diidolakan remaja dan anak-anak muda karena harga
readmore Bab 6 Ingin Nikah Muda
Entah mengapa hari itu, Putri Rahayu kelewat kesal pada Krisna. Terlebih setiap kali mengingat t
readmore Bab 7 Semuanya Berawal di Sini
"Selamat pagi, Ayah. Selamat pagi, Ibu," sapa Putri Rahayu sambil menuruni tangga. Sesekali ia m
readmore Bab 8 Pergi ke Mall
Putri Rahayu dan Elena sedang berada di apartemen Ganis. Tapi sayang, Ganis baru bangun tidur da
readmore Bab 9 Sebuah Pilihan Yang Sulit
Setelah satu jam lebih terjebak macet, akhirnya Putri Rahayu sampai juga di halaman rumahnya. Dia
readmore Bab 10 Sebuah Keputusan
Keesokan harinya, Krisna masih memikirkan permintaan kedua orang tuanya ketika bertemu dengan ke
readmore Bab 11 Kenapa Harus Janda?
Hari ini Putri Rahayu memutuskan untuk masuk kembali ke sekolah setelah beberapa hari ia memili
readmore Bab 12 Rika
Dengan motor sportnya, Krisna menyusuri jalan raya. Penampilannya sangat memesona sekali, memak
readmore Bab 13 Mengantarnya Pulang
Putri memundurkan posisi duduknya ketika ada di atas motor gagah miliknya Krisna. Krisna, tadi ti
readmore Bab 14 Bolos Sekolah
Dengan mengenakan seragam sekolahnya dan tas di bahu kanan, Krisna berjalan menuruni tangga. Tom
readmore Bab 15 Pertemuan Keluarga
Pertemuan keluarga kembali terjadi. Kali ini yang menjadi tuan rumah Tomy dan Ketryn. Pertemuan
readmore Bab 16 Fitting Baju Pengantin
Krisna dan Putri Rahayu sedang melakukan fitting baju pengantin di butik milik Ketryn. Sehabis j
readmore Bab 17 Alhamdulillah Sah
Hari itu merupakan hari terpenting dalam sejarah kehidupan Krisna dan Putri Rahayu. Hari berseja
readmore Bab 18 Status Baru
"Krisna, ayah berdoa dan berharap supaya kamu bisa menjadi suami dan imam yang baik buat Putri.
readmore Bab 19 Suasana Pengantin Baru
"Mereka di mana, Bu?" tanya Hendro karena tidak melihat Krisna dan anaknya di meja makan. "Itu,
readmore Bab 21 Pergi ke Cafe
Sebagai pengantin baru dengan lingkungan baru dan suasana baru membuat Krisna harus kembali bera
readmore Bab 22 Keributan di Cafe
Meskipun Krisna dan Putri sudah resmi menjadi suami istri, namun suasana canggung tetap menyelimu
readmore Bab 23 Menunggu Sang Suami
"Wah, ini serius ruang kelas Krisna dan teman-temannya? Bu Rahayu, apa yang sudah ibu lakukan pada a
readmore Bab 24 Cincin Kawin
Senja itu, Putri menikmati keindahan warna langit yang berubah warna kemerahan. Hati Putri menjadi t
readmore Bab 25 Terlambat Masuk
Kring!!! Hari itu, Krisna masuk sekolah dengan status sebagai suami dari guru dan wali kelasnya membe
readmore Bab 26 Muncul Permasalahan
Tak terasa pernikahan Krisna dan Putri Rahayu sudah berjalan satu minggu. Selama itu pula, hari-hari
readmore Bab 27 Keinginan Tinggal di Rumah Sendiri
Tak ada pilihan lain bagi Krisna, sepulang sekolah ia terus memikirkan jalan keluar terbaik untuk me
readmore Bab 28 Izin Pada Mertua
Setelah menikmati makan malam, keluarga Putri berkumpul di ruang keluarga. Mereka terlihat kompak se
readmore Bab 29 Krisna Terluka
"Woy, lagi ngapain lo?" tanya Bagus sambil menggebrak meja Putra. "Kampret lo!" seru Putra ketika tul
readmore Bab 30 Nasihat Seorang Sahabat
Bagus dan Putra mengantar Krisna pulang. Bagus mengendarai motor Krisna, sedangkan Krisna ikut di mo
readmore Bab 31 Boleh Pegang Tidak?
Di dalam hati, Putri merasa bersalah ketika melihat suaminya merasa kesulitan mengoleskan salep pada
readmore Bab 32 Berkunjung ke Rumah Mertua
"Ibu, Putri sama Krisna pamit, ya? Jangan lupa ibu datang ke rumah baru kita!" ucap Putri sambil mem
readmore Bab 33 Jangan Sentuh Milikku
Krisna menyipitkan matanya ketika melihat istrinya sedang berbicara dengan salah satu guru di sekola
readmore Bab 35 Salah Memilih
Sepulang sekolah Krisna langsung menemui ibunya yang bersikap dingin pada Putri. Krisna juga bila
readmore Bab 36 Ada Apa Dengan Putri?
Setibanya di rumah, Putri langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur. Mestinya ia sudah bisa meng
readmore Bab 37 Kecupan Putri
Tok.... Tok...... Lamunan Putri dibuyarkan oleh suara ketukan pintu dari luar. Putri berjalan
readmore Bab 38 Nasi Goreng
Bu Dini menepuk punggung Krisna. Dia sangat yakin siswanya ini akan sanggup membawa medali pulang.
readmore Bab 39 Turnamen Basket
Seperti yang sudah disepakati dari awal, setelah selesai mengikuti Lomba Mata Pelajaran dan Alha
readmore Bab 40 Memenangkan Pertandingan
"Apa kalian sudah siap?" tanya pelatih basket mereka. Hari ini memang perwakilan dari SMANDEL sudah s
readmore Bab 41 Pagi Yang Melelahkan
Putri minta diturunkan di jalan yang masih jauh dari sekolah. Dengan berat hati, Krisna menuruti kei
readmore Bab 42 Dilanda Cemburu
Putri segera bergegas pergi ke ruang guru. Dia harus bersiap-siap untuk mengajar. Namun, di saat ia
readmore Bab 43 Semua Tentang Kamu
"Tapi tetap saja, kamu mau diboncengin sama Pak Gunawan, tapi sama aku...." Krisna memalingkan wajah
readmore Bab 44 Semua Tentang Kamu (2)
"Memang kamu tahu makanan kesukaan aku?" tanya Putri. "Tentu saja aku tahu. Semua tentang kamu aku ta
readmore Bab 45 Fantasi Liar
Krisna terkejut, namun bukan karena Putri menabrak tubuhnya melainkan handuk yang masih melilit di p
readmore Bab 46 Bekas Gigitan
Tidak ada jawaban atau tanda-tanda Putri akan membuka pintu. Krisna terus mengetuk pintu, dia melaku
readmore Bab 47 Pengaman
Putri terdiam, mendengar pernyataan suaminya membuatnya semakin merasa bersalah. Bagi Putri, ucapan
readmore Bab 48 Nasihat Seorang Ibu
"Kenapa, Put?" tanya Krisna. "Aku tidak pandai memasak, Put," ujar Putri sedikit kikuk. "Aku tidak li
readmore Bab 49 Ayam Kecap
Krisna dan Putri sudah tiba di rumah. Langsung saja Krisna membawa belanjaan ke dalam dibantu oleh P
readmore Bab 50 Menagih Janji
"Dik, tidur ya, belum saatnya kamu keluar. Aku belum bisa menjinakkan pawangmu. Kalau sudah, nanti k
readmore Bab 51 Semakin Kagum
Setelah Salat Isya, Putri memilih untuk berdiam diri di dalam kamar, duduk selonjoran di atas tempat
readmore Bab 52 Merasa Diabaikan
Putri mendelik, namun ia tetap memeluk Krisna. Cup! Krisna mencium sebelah pipi Putri, refleks Putri l
readmore Bab 53 Merasa Bersalah
Pesan WA yang dikirim oleh Putri belum juga dilihat oleh Krisna dan hal ini membuat Putri semakin ce
readmore Bab 54 Mulai Terbiasa
Menyadari akan posisinya yang begitu intens, Putri buru-buru bangkit dari pangkuan Krisna. "A... Aku
readmore Bab 55 Perkelahian Krisna
"Bu Rahayu, saya perhatikan belakangan ini bekal Bu Rahayu berbeda, terlihat lebih menggoda sepertin
readmore Bab 56 Sebagai Istri Atau Sebagai Guru?
"Kris, kamu bisa jelaskan apa yang terjadi sehingga kamu memukul ketiga temanmu itu?" tanya Pak Doni
readmore Bab 57 Karena Membela Istri
Tak lama kemudian, Putri sudah mengganti pakaian rumahan dan kembali duduk di dekat Krisna dengan po
readmore Bab 58 Pura-pura Tidur
Krisna menunduk dengan wajah polos. "Maaf, kamu pasti kecewa sama aku kan?" "Hemmm, sedikit. Sebelum
readmore Bab 59 Menggigil Kedinginan
"Put!" Putri terperanjat ketika melihat ternyata Krisna ada di dapur, karena dia sama sekali tidak me
readmore Bab 60 Merasa Khawatir
Kini, dua lapis selimut sudah membungkus tubuh Krisna. Badannya panas, tapi Krisna justru mengeluh d
readmore Bab 61 Sakit Membawa Berkah
"Nggak ah, beneran aku nggak apa-apa Put, kamu ngajar aja. Aku hanya minta dimandiin sama kamu aja."
readmore Bab 62 Seblak dan Es Boba
Putri membuka pintu rumah, tetapi sepi seperti tidak ada orang. "Assalamualaikum alaikum. Kris, aku p
readmore Bab 63 Pakaian Wajib
Krisna diam-diam memasukkan sendok ke dalam mangkuk berisi seblak. Namun, langsung mendapatkan cubit
readmore Bab 64 Karena Ulah Gunawan
Selama menjalani masa hukumannya dari sekolah, Krisna tidak keluar rumah selain pergi Alko Cafe mili
readmore Bab 65 Karena Cemburu
Melihat Putri yang seperti ingin menangis membuat Krisna menjadi gelagapan. Dia tidak menyangka, jik
readmore Bab 66 Nonton Berdua
"Tadi aku iseng buat bakso, semoga kamu suka, Put. Sekaligus aku ada rencana untuk tambah menu bakso
readmore Bab 67 Kehilangan Dompet
Awalnya Krisna masih terlihat biasa saja, namun beda dengan Putri, dia dari tadi sudah melingkarkan
readmore Bab 68 Pertemuan Dengan Gunawan
Krisna dan istrinya masih terus berusaha mencari, siapa tahu saja masih bisa ditemukan, meski rasany
readmore Bab 69 Puisi Cinta
Putri dan Krisna masih betah berlama-lama di ruang tengah. Mereka memilih untuk nonton televisi. "Put
readmore Bab 70 Menyaksikan Pentas Seni
Krisna menghela nafas, "Malam ini sial sekali aku, sudah ditolak cinta, kehilangan dompet, eh ketemu
readmore Bab 71 Memata-matai Suami
"Bu Rahayu, apakah melihat sesuatu?" tanya Bu Dini menyadarkan lamunan Putri. Putri menoleh, "Ah, tid
readmore Bab 72 Banyak Wanita Mendekati Suamiku
Karena tidak ingin ketahuan suaminya, Putri langsung menarik lengan Bu Dini untuk keluar dari toko t
readmore Bab 73 Istriku Jauh Lebih Penting
"Lah kok cuma satu, Kris? Buat kamu mana?" tanya Putri ketika suaminya hanya membawa satu porsi nasi
readmore Bab 74 Takut Pada Tikus
Putri sama sekali tidak merasa marah, justru ada senyum yang tersungging di sudut bibirnya dan melih
readmore Bab 75 Terjatuh di Kamar Mandi
"Put!" panggil Krisna. Krisna melihat Putri yang menekuk kakinya sambil memeluk kakinya. "Kris!" pang
readmore Bab 76 Ada Yang Aneh Sama Bini Lo
"Sudah Put cukup, aku tidak apa-apa," ujar Krisna sedikit menepis tangan Putri. "Kenapa? Aku hanya in
readmore Bab 77 Di Bawah Pengaruh Obat
Krisna segera mengikuti arah pandang Putra dan ternyata benar, Putri seperti tidak nyaman dengan pos
readmore Bab 78 Di Bawah Pengaruh Obat (2)
Pak Gunawan mulai mengendus ceruk leher dan telinga Putri. Dari bagian ketiak, Pak Gunawan bisa menc
readmore Bab 79 Lo Tahu Jawabannya!
Setelah hampir dua jam berendam dalam air dingin, akhirnya Krisna mengangkat tubuh Putri. Tangannya
readmore Bab 80 Akhirnya Keduanya Menyatu
Krisna menatap kosong pada televisi yang ada di hadapannya. "Nggak bisa!" "Gue lebih sarankan pada Lo
readmore Bab 81 Kamu Istriku
"Saya sudah pernah bilang, jangan pernah sentuh saya di luar batas toleransi! Kamu sama sekali tidak
readmore Bab 82 Mencari Putri
Krisna mendengar semua yang diucapkan oleh Putri. Hatinya terluka. Dia tidak menyangka Putri bisa me
readmore Bab 83 Butuh Waktu
Satu minggu sudah berlalu, namun keberadaan Putri belum juga diketahui. Krisna bukannya tidak mencar
readmore Bab 84 Mengikuti Istri Sendiri
"Kris." Panggilan itu mengalihkan atensi Krisna dan Clara. Wanita itu tampak setengah berlari untuk m
readmore Bab 85 Pertemuan Yang Tidak Disangka
Mau tidak mau, hari ini Krisna harus pergi ke sekolah setelah mendapat peringatan dari Bu Dini. Mema
readmore Bab 86 Mimpi Putri
Kecewa adalah perasaan yang dirasakan oleh Krisna saat ini. Tindakan Putri yang tidak pernah ia duga
readmore Bab 87 Semua Karena Ego
"Kamu terbangun dari tidur?" tanya Clara yang sudah waspada dengan jawaban Putri. Dia takut jika Put
readmore Bab 88 Akhirnya Pulang
"Aku belum siap, Clar." Putri menutup wajahnya dengan kedua tangan. "Ego aku masih besar, kamu tahu
readmore Bab 89 Semakin Tercipta jarak
"Eh, Bi, Krisna minta tolong, buatkan teh hangat ya, Bi!" "Siap, Den." Krisna meneguhkan diri untuk me
readmore Bab 90 Kembali Ditolak
"Aku tadi lihat Bu Rahayu," ujar Putra dengan nada serius. Krisna mengangguk, "Udah, tahu." "Masih sam
readmore Bab 91 Usaha Yang Tidak Dihargai
"Put, Putri!" teriak Krisna ketika Putri sudah pergi tanpa menjawab pertanyaannya. Krisna melangkahka
readmore Bab 92 Bermain Peran
Ketryn tertawa melihat tingkah suaminya. "Iya. Kalian sendiri kenapa nggak pernah main ke rumah kita
readmore Bab 93 Ngidam Mangga Muda
Pagi-pagi sekali, Bibi, asisten rumah tangga di rumah Krisna, dibuat heboh ketika tiba-tiba Putri me
readmore Bab 94 Bicara Serius
Krisna akhirnya menyerah. Setelah dua bulan tinggal satu atap dengan Putri tidak menunjukkan hubunga
readmore Bab 95 Menikmati Rasa Manis Pernikahan
"Cerai!" Satu kata yang membuat Krisna kembali menegang. Apakah dia harus mengorbankan ikatan suci in
readmore Bab 96 Pengen Cilok
"Saya kira Bu Rahayu akan pindah sekalian," ujar Bu Dini jujur. Dugaan itu muncul saat Putri tidak k
readmore Bab 97 Itu laki-laki kamu!
Krisna melirik jam tangannya sekilas, lalu mengangguk, "Iya." Krisna sangat senang melihat kinerja Mi
readmore Bab 98 Kekhawatiran Krisna
Mata Putri terlihat menyipit. Mencoba memastikan apa yang baru saja diucapkan oleh Clara. Setelah be
readmore Bab 99 Bubur Ayam
Decihan terdengar dari mulut Putra. "Makanya, jangan sok jadi orang! Begini kan jadinya?" "Lebih baik
readmore Bab 100 Beginikah Rasanya Jadi Calon Orang Tua?
"Gak ada yang bakalan ambil!" ucap Krisna ketika melihat cara makan Putri yang terburu-buru. "Buburny
readmore Bab 101 Dikira Hamil di Luar Nikah
Mata Krisna sangat dimanjakan oleh pemandangan Putri yang ada di depan sana. Putri dengan wajah gemb
readmore Bab 102 Pengakuan Kehamilan Putri
"Tenang Bro, ini di sekolah!" Bagus mencoba melepaskan cengkeraman Krisna pada kerah siswa yang masi
readmore Bab 103 Terluka dan Kecewa
Apakah ada seorang ayah yang mau anaknya diakui sebagai anak orang lain? Tidak hanya rasa marah, nam
readmore Bab 104 Mencari Kebahagiaan Dengan Yang Lain
Kasus Putri memang sangat berbeda dengan yang lain. Ucapan itu tidak bermaksud untuk menyakiti Krisn
readmore Bab 105 Keputusan Krisna
Angin berhembus kencang hingga membuat sendi-sendi terasa ngilu. Tubuh terasa menggigil. Namun, ding
readmore Bab 106 Semua Di Antara Kita
Entah musibah atau berkah, skors tiga hari yang didapatkan dimanfaatkan untuk menjernihkan pikiranny
readmore Bab 107 Salah Paham
Kedua alis Krisna menukik tajam. Matanya memicing. Dia mencoba mengingat, adakah dari tingkahnya
readmore Bab 108 Saling Berpelukan
"Walah, aku tanya nih!" Krisna terpaksa menghentikan langkah kakinya. Setelahnya, dia menoleh
readmore Bab 109 Awal Perkenalan Dengan Mia
"Dari mana?" tanya Putri dengan tangan yang masih bermain di rambut Krisna. "Ada urusan."
readmore Bab 110 Kebahagiaan Krisna dan Putri
Bab 110. Kebahagiaan Krisna dan Putri "Siapa?" Putra berdecak ketika Yoga bertanya balik. Dia kem
readmore Bab 111 Kebahagiaan Krisna dan Putri (2)
Kencan mereka tidak berhenti sampai di situ. Setelah kenyang dengan satu porsi soto, mereka kembali
readmore Bab 112 Suka Ngemil
Suka Ngemil Ibunya Putri menggelengkan kepalanya tegas. Dia sangat tidak setuju dengan pemikiran suam
readmore Bab 113 Ulah Bu Nia
Teriakan alay dan bisik-bisik menyambut kedatangan tiga pentolan SMANDEL. Tidak heran lagi dengan si
readmore Bab 114 Membahagiakan Istri dan Anak
Krisna tidak lupa dengan janjinya. Dia membawa Putri ke mall setelah pulang sekolah. Tujuan utama me
readmore Bab 115 Tidur Di Luar
Krisna kurang beruntung hari ini. Karena tindakannya mencium bibir Putri, ia harus menikmati bagaima
readmore Bab 116 Setelah Kejadian Waktu Itu
Tak terasa kehamilan Putri sudah memasuki bulan ketujuh. Krisna dan Putri semakin tidak sabar menung
readmore Bab 117 Perkelahian Krisna
Putri menyesali karena tidak bisa menolak keputusan Krisna untuk mengantarnya sampai halaman parkir.
readmore
bagus bangettt
18/03/2025
0ya bagus
02/03/2025
0good
25/12/2024
0Lanjut dong,up nya jangan lama-lama😭
28/08/2024
0good👍
18/08/2024
0bagus, tp ceritanya belum selesai...gw tunggu nih ya?
13/08/2024
0waw
15/07/2024
0BEUHHH GACOR WAKK👿
24/06/2024
0bagus ceritanya,cuma kalau ada sambungannya lg bagus...👍👍👍..semoga terus sukses selalu
21/06/2024
0seru aja
19/06/2024
0