Total : 117Bab 1 Prolog
Sligo, Irlandia. Tahun 1661. “Hai, namaku Nicholas James Carran. Panggil saja, Nick.” Layla hanya mem
readmore Bab 2 Aku bukan pencuri!!
Toronto, Kanada. Lebih dari tiga ratus tahun kemudian. “Pencuri!!” Teriak seorang laki-laki muda. Ia
readmore Bab 3 Ada sesuatu … di dalam.
Jamie baru saja kembali ke rumahnya. Ia terus menggerutu sepanjang pintu masuk sampai dapur tempat i
readmore Bab 4 Kau pantas mendapatkannya!
Jamie berusaha tak melihat matanya. Ia hanya menatap Josh yang tanpa Josh tahu berada di sebelah roh
readmore Bab 5 ARGGHHH!!!!!
Flashback tiga tahun sebelumnya. Jamie Anne Mikell, seorang remaja dengan rambut hitam sebahu, sedik
readmore Bab 6 Hati-hati? Artinya mereka berbahaya?
“Telur … telur … telur ….,” gumam Jamie seraya memejamkan matanya. Ia melihat sesosok makhluk gaib be
readmore Bab 7 Umm, aku punya teman baru.
Jamie lulus dari Sekolah Menengah Pertama W di Bentonville sejak akhir bulan Mei lalu. Ia dan Anna—i
readmore Bab 8 Sudah waktunya juga dia pulang.
Dua hari berikutnya, Jamie sudah lebih dulu berada di taman sore itu. Ia duduk di tempat biasa dirin
readmore Bab 9 Kau melihat dan mendengarku, ‘kan?
Keesokan harinya, Jamie kembali ke taman, tetapi tak menemukan Sophie. Satu hari, dua hari sampai ti
readmore Bab 10 Dia manusia atau bukan, ya?
Jamie mengumpati dirinya dalam hati—menyalahkan diri karena terlalu ceroboh. “Ya, aku … lurus saja ka
readmore Bab 11 Tidak, itu bukan refleks, Jamie!
Ternyata, bukan hanya Andy, beberapa teman lainnya sudah lebih dulu melihat kejadian seperti hari it
readmore Bab 12 Mengapa mereka memburu kita, Dad?
Di saat si pemilik kemampuan supranatural sibuk menutupi kemampuannya, di tempat lain si penyihir si
readmore Bab 13 Kita akan ke Kanada, oke?
Josh berusaha menenangkan Mike—adiknya. Sedangkan William—ayahnya, hanya bisa menghela napas. “Ayolah
readmore Bab 14 Apa mantra ini gagal?
Baik William—ayahnya, maupun Julia—bibinya, tak menjawab Mike. “Kalian berdua tidurlah, besok kita be
readmore Bab 15 Pencuri!!
Josh berhenti di belakang William—ayahnya, yang sedang mencengkeram kerah baju laki-laki mencurigaka
readmore Bab 16 Kau … bisa melihat kami, bukan?
Masa Kini. Jamie lulus dari Sekolah Menengah Atas The Y Toronto. Ia dan Leslie akan pergi ke universi
readmore Bab 17 Mengapa dia selalu ada di mana-mana?
Jamie masih terpaku di tengah koridor lobi—tak jauh dari pintu masuk gedung kampus dengan mata terbe
readmore Bab 18 Aku tak bermaksud mengatakannya.
“Jadi? Laki-laki tadi tetanggamu yang menyebalkan? Siapa namanya?” Leslie langsung memburu Jamie deng
readmore Bab 19 Lihat yang kau perbuat sekarang ....
“Mom, itu semua aneh. Aku mengatakan apa yang aku pikirkan dari mulutku sendiri. Apa itu kemampuan b
readmore Bab 20 Kalau mau mengkhayal, pergi ke toilet sana!
“Kembalikan buku mantra milikku dan bersiap kuliah. Se-ka-rang!” William sudah benar-benar kewalahan
readmore Bab 21 Siapa yang dia hindari?
Setelah berhari-hari Leslie merengek pada Jamie meminta penjelasan tentang ucapannya waktu itu—dirin
readmore Bab 22 Jangan-jangan dia vampire?
Setelah hari itu, baik Josh maupun Jamie merasa lebih baik jika mereka berjauhan dan tak mengusik sa
readmore Bab 23 Apa dia vampire versi baru?
Josh mencengkeram lengan Jamie—si tetangga sialan dan menariknya saat ia hendak melewati Josh. Kedua
readmore Bab 24 Apa kau penyihir?
Kemarin Jamie hanya memikirkan suara gemerincing lonceng angin, tetapi setelah berbicara dengan Miri
readmore Bab 25 K-Kau … siapa? Mengapa tanganmu ….
“Jamie, temani aku datang ke pesta itu, ya?” bujuk Leslie pada Jamie. Leslie mendapat undangan pesta
readmore Bab 26 Mengapa semakin sering aku bertemu dengannya?
Awalnya, Josh tak ingin menghadiri undangan pesta dari Ben. Ia memilih pergi dengan Mike, adiknya da
readmore Bab 27 M-Mengapa dia juga berambut hitam dan berkulit p-pucat?
Jamie pergi meninggalkan Josh begitu saja, tanpa berterima kasih karena telah menyelamatkannya. Ia m
readmore Bab 28 Jangan muncul di hadapan manusia!
“Aku perlu bicara denganmu!” Josh menarik kursi dan duduk di meja yang sama dengan Jamie saat ia ber
readmore Bab 29 Vampire? Pengisap darah?
Leslie terus menerus mencurigakan Jamie dan Josh. Dia merasa ada sesuatu yang aneh dari mereka berdu
readmore Bab 30 Kau bisa terbakar jika terlalu lama, tahu?
Sepulang kuliah, Leslie lebih dulu pergi karena ada acara keluarga. Sedangkan Jamie, tak kuasa menah
readmore Bab 31 Kau tak mengenakan kostum vampire. Kau vampire!
Josh mengatakan dirinya merapal mantra supaya dapat melihat makhluk gaib. Josh penasaran, ia ingin t
readmore Bab 32 Ada yang ingin aku katakan, Jamie.
Josh tak lagi melihat makhluk gaib dan mendengar pikiran orang lain. William—ayahnya telah menemukan
readmore Bab 33 Sophie?
Setiap hari terasa indah bagi Jamie dan Josh yang sedang di mabuk asmara. Dan di mana ada kesempatan
readmore Bab 34 Akan aku bunuh mereka semua, Dad!
Hubungan Jamie dan Josh sudah berjalan beberapa bulan, keduanya semakin lama semakin erat. Josh tela
readmore Bab 35 Kita semua bisa dibantai, Darick!
Sejak kejadian di malam Halloween, Damien hanya berdiam diri dalam kediaman mereka. Semua itu karena
readmore Bab 36 Para vampire jahat sudah tiba di sini.
Terakhir Jamie bertemu Josh, ia mengabaikannya. Setelah tiga hari berlalu, Jamie tak lagi melihat ta
readmore Bab 37 Namaku, Elena. Kau pernah bertemu vampire?
Anna—ibu Jamie, sedang berada di rumah kolam di bagian belakang pekarangan kediaman mereka. Walaupun
readmore Bab 38 Bagaimana jika dia mati di tangan Elena?
Si laki-laki bertubuh tinggi dan besar masih sedikit menoleh tanpa membalikkan tubuhnya menghadap Ja
readmore Bab 39 Kau tahu, Jamie … aku … adalah … vampire.
Jamie menghiasi kamarnya dengan bawang putih yang ia dapat dari internet sebagai penangkal vampire. A
readmore Bab 40 Bukankah vampire takut dengan matahari?
Sejak perjumpaan dengan keempat laki-laki di koridor tadi, Jamie tak henti-hentinya melamun. Memikir
readmore Bab 41 Dia tak mungkin membunuhku di sini, ‘kan?
Ketampanan keluarga Cathains berhasil membuat mahasiswi satu kampus gempar dan berlomba-lomba mencar
readmore Bab 42 Tak sulit bagiku membunuh kalian semua ....
Jamie melirik ke arah lengan Carden yang tertutup dengan kemeja kotak-kotak berlengan panjang yang d
readmore Bab 43 Apa aku mati?
Carden merajuk pada Darick. Dia mengatakan bosan mengikuti mata kuliah. Entah sudah berapa kali Card
readmore Bab 44 Kau tak bisa membunuhnya seperti itu, Carden.
Josh datang di Aug 2017 – Kuliah Sep 2017 (Semester 5-6) Jamie 18 Josh menghilang di Aug 2018 (Semest
readmore Bab 45 Polisi mengatakan kemungkinan motifnya dendam.
Jamie masih tak mengerti apa yang terjadi pada Carden dan Ben beberapa hari lalu, tetapi kampus suda
readmore Bab 46 Bagaimana jika aku isap darahmu lebih dulu ....
Si laki-laki pirang membawa Jamie ke arah belakang klub malam. Dia hampir menyeret tubuh Jamie karen
readmore Bab 47 Hanya ada satu jalan keluar ....
Josh hanya khawatir dengan Jamie. Sejak mendengar berita yang terjadi di Toronto, Josh sengaja kemba
readmore Bab 48 Dia salah satu iblis yang membunuh merekaaaa!!!
Kilas balik: Pencarian orang hilang. Ben adalah salah satu korban dalam kasus pembunuhan dan saat itu
readmore Bab 49 Dia juga berada di sana malam itu.
Saat ini. Jamie terima dirinya dihukum oleh orang tuanya. Suara ocehan Anna—ibunya, bahkan masih terd
readmore Bab 50 Kau ingin menikam jantungku, ‘kan?!
Jamie sebenarnya tak ingin berhadapan dengan Carden, tetapi ia perlu berterima kasih atas kejadian m
readmore Bab 51 Carden pasti memakan Olivia, Frank dan George!
Setelah kejadian Jamie dan Carden di koridor belakang kampus. Ia tak lagi melihat trio roh telur mat
readmore Bab 52 Kau belum sepenuhnya berubah, Elena.
“Tidak. Anak itu mengerikan!” pekik Carden. Damien yang meminta pihak kampus mengganti kelas Carden m
readmore Bab 53 Masukkan taring dan kukumu, Bro.
Kilas balik: Sesaat setelah perkelahian Carden dan Ben. Talon, Zaros dan Carden sedang berada di balk
readmore Bab 54 Mengapa dia sangat dingin?
Kilas balik: Malam penghakiman. Memang Ben bukan pelaku di masa lalu Carden atau pelaku biadab pada T
readmore Bab 55 Pergilah ke neraka!
“Mungkin karena gaunnya sangaaattt … terbuka,” jawab teman lainnya terkekeh. “Tenang, nanti kita bua
readmore Bab 56 Aku akan menghancurkan jantung kalian ....
Hari yang ditunggu telah tiba. Hari kelulusan Jamie di Universitas Trinity Toronto, Kanada. Upacara k
readmore Bab 57 Aku tak tahu mereka vampire … awalnya.
Hari kelulusan Jamie dapat dikatakan berakhir dengan tak mulus. Kebahagiannya mendadak berubah menja
readmore Bab 58 Bertahan, Elena. Bertahanlah.
“Kalian pergilah lebih dulu. Aku akan menunggu Orson dan teman-temannya tiba,” pinta Darick pada Dam
readmore Bab 59 Aku akan mencabik-cabik pembunuh adikku!
Adreana baru saja kembali. Dia meminta Thana menatap matanya agar dapat mengirimkan ingatannya. Adre
readmore Bab 60 Mungkin saat ini mereka lapar.
“Mom, aku khawatir. Apa tak sebaiknya kalian datang dan tinggal di sini bersamaku?” Jamie sangat kha
readmore Bab 61 Hebat sekali vampire vegetarian ini.
Seorang vampire tua berjalan terseok-seok di dalam hutan yang lebat dan lembab. Dia masih terus berd
readmore Bab 62 Aku akan membunuhmu dan kelompokmu!
Kelompok Darick adalah sekelompok vampire vegetarian yang berusia ratusan tahun. Mereka tak pernah i
readmore Bab 63 Ke mana keluarga itu pindah, ya?
Hari pertama Jamie memulai kerja. Ia bekerja sebagai salah satu petugas teller bank. Ia sengaja data
readmore Bab 64 Apa itu kemampuan baruku?
Leslie tiba di apartemen Jamie pada Kamis malam. Jamie membantu Leslie merapikan barang-barangnya. K
readmore Bab 65 Carden?
Jamie dan Leslie berderap menuju apartemen hampir jam sepuluh malam. Selama perjalanan pulang keduan
readmore Bab 66 Untuk apa mengikutiku?
Butir-butir keringat di dahi Jamie masih tampak dan wajahnya masih pucat, sisa dari rasa takutnya sa
readmore Bab 67 Dia vampire, Leslie!
Leslie merasa bersalah pada Jamie karena dia yang selalu mendorong Jamie untuk pergi berkencan dan J
readmore Bab 68 Mereka pasti vampire!
Saat Jamie di San Francisco sibuk membangun karirnya, Josh di negara bagian lainnya juga sibuk beker
readmore Bab 69 Josh!
Sejak pagi saat Jamie masih di apartemen, dirinya dan Liam—ayah Jamie, berdebat melalui ponsel. Jami
readmore Bab 70 Aku tak akan melepaskannya lagi!
Seorang laki-laki bertubuh tinggi dengan rambut cokelat keemasan memakai mantel panjang berwarna hit
readmore Bab 71 Aku yakin dia pasti vampire!
Hubungan Jamie dan Josh semakin baik sejak mereka bertemu kembali. Josh mengurungkan niatnya untuk k
readmore Bab 72 M-mereka … membawa Dad.
Bulan lalu, Josh menepati janji untuk pulang ke Seattle. Ia juga sudah sempat membahas dengan Willia
readmore Bab 73 Dendammu dan dendamku akan segera terbalaskan!
Kilas balik: Malam sebelumnya. William baru saja menerima telepon dari Josh. Josh mengingatkan Willia
readmore Bab 74 Dasar kalian semua penipu!!
Jamie terbangun dari mimpinya. Mimpi yang tampak sangat nyata. Perasaannya mendadak tak enak. Persis
readmore Bab 75 APA? Burlington?
“Jamie, ke sini!” panggil Mr Lewis dari depan pintu ruangannya. Jamie menghela napas berat. Ia mengge
readmore Bab 76 Apa mereka menculikku?!
Penerbangan dari San Fransisco menuju Burlington sekitar tujuh jam. Penerbangan awal hanya sampai De
readmore Bab 77 K-Kau … si vampire malam Halloween, ‘kan?
Jamie menoleh ke arah pintu yang perlahan-lahan terbuka. Ia bertatapan dengan beberapa pasang iris m
readmore Bab 78 Kau pikir kau berada di mana, Manusia?
Jamie mendengar dengan baik setiap ucapan si penjaga, tetapi tetap saja Jamie tak mungkin berdiam di
readmore Bab 79 Tapi … aku melihat darah.
Darick menghampiri Jamie dan Damien bangkit dari kursinya. Darick terlihat sangat khawatir. Dia mene
readmore Bab 80 Jadi apa kekuatanmu?
“Ahh … aku tahu! Kalian bisa membaca pikiran seperti dia membaca pikiranku, ‘kan?” tanya Jamie semba
readmore Bab 81 Apa otakmu bermasalah?
Darick terlihat gelagapan. Dia tersenyum canggung. “Surprise …!” Jamie tak mengerti dengan maksud Dar
readmore Bab 82 Ambil ini dan tikam jantungku, Jamie!
Jamie kesal dan marah setelah mendengar ucapan Carden. Ia tahu dirinya salah karena terlalu sering m
readmore Bab 83 Kalian bukan leluhurku?
Jamie hanya mengangguk. Ia tak secerewet tadi karena masih merasa malu. “Karena aku dan leluhurmu ber
readmore Bab 84 Apa kalian sangat haus sekarang?
Jamie memandang langit-langit kamar tidurnya. Ia tak bisa tidur setelah mendengar ucapan Darick dan
readmore Bab 85 Aku yakin kau akan menyesal jadi manusia!
Damien mendekati Jamie dan Darick yang sedang bernegosiasi. Dia tak setuju jika Jamie ingin ke Burli
readmore Bab 86 Apa mereka datang untuk menculikku?
Jamie masih belum terbiasa dengan peringatan dari penjaganya. Saat perasaannya tak enak, Jamie tak t
readmore Bab 87 Mengapa kau tak mencobanya?
“Bakar mereka semua, Talon!” perintah Darick, “Zaros, ikut denganku!” Darick dan Zaros mencari dua pe
readmore Bab 88 Damien dalam bahaya!
Jamie kesal karena tak mendapat jawaban dari penjaganya. Ia memutuskan untuk menarik selimut dan tid
readmore Bab 89 Sial! Mereka menipu kita!
Josh mencari William—ayahnya, dengan mantra pembuka jalan. Josh ingat William pernah mengatakan mant
readmore Bab 90 Kau … mencurigakan!
Josh berusaha menghubungi Jamie setelah pembicaraan mereka terputus, tetapi nomor tersebut tak bisa
readmore Bab 91 Kau percaya pada mereka, Jams?
“Jamie!” Darick, Damien, Talon, Zaros dan Carden berteriak bersamaan. Mereka langsung keluar dari rua
readmore Bab 92 Dia vampire buas dan pantas dibunuh!
“Aku percaya pada mereka. Mereka tak mengisap darah manusia, Josh,” ucap Jamie dengan yakin, “mereka
readmore Bab 93 Kalian benar-benar tertipu olehnya.
Josh terjatuh di atas tumpukan pecahan kaca. Ia bangkit dari duduknya dengan bertumpu pada telapak t
readmore Bab 94 Aku akan membawa Jamie.
“Sepertinya kita kehilangan sesuatu di sini,” gumam Damien sembari menatap Jamie. Ketika Josh tahu da
readmore Bab 95 Di mana Jamie?
Josh juga tak menjawab. Ia hanya menundukkan kepala sembari berpikir. Apa kekuatanku cukup untuk mela
readmore Bab 96 Kau harus membawanya, Jareth.
Kilas Balik: Noir dan kelompoknya. Ketika Noir dan kelompoknya membawa William—ayah Josh, ke kediaman
readmore Bab 97 Aku sudah mencarinya ratusan tahun!
Thana menoleh pada Noir dengan raut wajah penuh keterkejutan dan ketakutan. Dia langsung mengakhiri
readmore Bab 98 Kau harus mendengarnya, Jamie.
Masa kini. Jamie terbangun dari tidurnya. Ia yakin tadi dirinya sedang mengunjungi orang tuanya di To
readmore Bab 99 Jangan mengasihaniku!
Jamie mengerutkan alisnya. Ia pikir Noir dan kelompoknya membawa dirinya karena mereka menginginkan
readmore Bab 100 Jangan-jangan ini jebakan!
Mata hitam kelam milik Noir sudah berubah menjadi merah. Seolah dia sudah bersiap untuk membunuh sia
readmore Bab 101 Berikan perempuan itu pada kami!
Jareth salah satu vampire tercepat. Dia melesat dengan gesit untuk menyalip tiga vampire dan seorang
readmore Bab 102 Thana … aku tak melihat Thana!
“Aku akan mencabik-cabik kelompokmu!” Noir mengancam Darick. Darick melepaskan cengkeramannya dari ta
readmore Bab 103 Tidak! Jamie!
Jamie berhasil keluar dari ruangan tempat Noir mengunci dirinya atas bantuan Zaros. Zaros membawa Ja
readmore Bab 104 Mengapa diam, Darick? Mengapa?!
Jamie refleks bergerak mundur ketika sebatang ranting menembus jantung Thana dan hampir mengenai tub
readmore Bab 105 Georgina juga sangat mirip denganmu, Jamie.
Jamie yang masih meronta dalam pelukan Darick dan genggaman Damien, lambat laun mulai mereda mendeng
readmore Bab 106 Semoga masih ada lain kali, Jamie.
Darick melihat Jamie hanya mengangguk kecil tanpa menjawab. “Iris mata ini berubah sejak hari nahas
readmore Bab 107 Mengapa harus Carden?
Darick dan Damien menoleh pada Carden, sedangkan Carden menoleh pada Jamie yang terdiam dan berpura-
readmore Bab 108 Aku hampir membunuhmu, Carden.
“Bukan seperti itu, Mike. Tapi … aku tak ingin mereka curiga dan rencanaku gagal,” jawab Carden meng
readmore Bab 109 Aku tak bisa menyumbangkan darah!
Zaros kembali membawa Gabriel dalam keadaan selamat, tetapi kurang sehat karena Gabriel terlihat puc
readmore Bab 110 Lupakan dulu pekerjaanmu, Jams.
Zaros merasa ngeri dengan tatapan Jamie. Dia sudah menjadi vampire ratusan tahun, tetapi baru kali i
readmore Bab 111 Apa itu hanya mimpi?
Jamie kebingungan karena berada di dalam ruang gelap. Ia menoleh ke kanan dan kirinya, kemudian meny
readmore Bab 112 Jadi itu semua hanya mimpi?
Jamie merasa sesak dan bersandar pada kursi meja makan. Lama-kelamaan tubuhnya terkulai lemas dan di
readmore Bab 113 M-Maaf … salah orang,
Jamie menghela napas pasrah. Ia ingin menceritakan pada Josh yang sebenarnya terjadi. Namun, Jamie r
readmore Bab 114 Kami hanya merindukan Jamie, Darick!
“Mengapa setega itu pada Jamie, Darick?” tanya Zaros sedih. “Salah siapa?” hardik Darick. Darick melih
readmore Bab 115 Mengapa Darick sangat keras kepala?
Darick berdecak kesal. “Sudah aku bilang jangan menemui Jamie lagi! Dia sudah cukup sedih sekarang!”
readmore Bab 116 Ini untuk kebaikanmu, Jamie.
Adam mempersilakan mereka maju dan menghiraukan ucapannya karena dia akan bersembunyi di tempat pers
readmore Bab 117 Tentu saja! Kalian semua diundang.
Di tengah kecurigaan Jamie, dirinya teringat Darick pernah mengatakan Zaros memanipulasi pikiran ses
readmore
baguss banget kak🤩
11/05/2025
0best banget
02/05/2025
0baguss
30/04/2025
0cerita nya seru, bagus suka bnget kak
21/04/2025
0sangat cocok untuk Anda para penggemar gaya apa saja
22/12/2024
0bagus
07/12/2024
0Baguuus
24/07/2024
0awal cerita sudah menarik, makin seru untuk membaca
18/07/2024
0mantap
18/12/2023
0ceritanya sangat lh bagus sekali
09/03/2023
0