Dunia ini dipenuhi dengan konflik, terutama antar mereka yang terlahir dalam bangsa yang berbeda. Manusia, kurcaci, siluman, elf, sudah berapa ribu tahun sejak mereka mulai saling menumpahkan darah.
Waktu telah memasuki eranya yang ketujuh, dimana industri telah menjadi-jadi dan bubuk mesiu menjadi hal yang paling dicari-cari. Senapan dan meriam berserakan di atas tanah dan air, sementara mereka yang terjebak di bawah keduanya hanya bisa terkubur dan tenggelam.
Kapten Clovis Erdschneider, pria 30 tahun dari kasta kesatria, merupakan seorang perwira yang telah mengabdi selama 8 tahun pada Kekaisaran Manusia. Ia datang kaum yang mengemban sebuah anugrah bernamakan sihir.
Di masa-masa penjabatannya sebagai Kapten, Clovis dipertemukan dengan seorang bangsawan yang entah mengapa memilih untuk mengabdi sebagai tamtama. Dia juga seorang pengguna sihir layaknya dirinya, dan lebih lagi, amat-amat kuat.
Melihat bagaimana menakjubkannya sang bangsawan bertarung, Clovis lekas membawanya pada temannya yang sudah sedari dulu mencari-cari pengguna sihir layaknya mereka berdua.
Temannya ini pun memberikannya sebuah proposal, sebuah cara untuk membantu manusia memenangkan peperangan ini. Ia berniat membentuk regu elit yang hanya berisikan pengguna sihir terbaik di seluruh kekaisaran, para petarung yang melawan kehendak alam, para…
Serdadu Sihir.
padahal aku sudah tidak asing dengan nama PT Wijaya putra inyahakun nya mambalas nya ramah tamah aku makan malam 🌃 🌃 🌃 🌃 🌃 🌃 🌃 aku tang muka yang Bagus untuk kesehatan tubuh dan inas manyam apa yang mami diyu nya ramah lingkungan di barabai mana yang akan dapat sg apa yang mami dan papi mami tour travel tips nya ramah lingkungan di sekitar kita dan inas manyam bati ulun maai aku tang muka rumah kam pabila latihan soal CPNS kabupaten dan kota Tomohon Sulawesi Tengah Sulawesi tenggara Indo
04/05/2025
0
BafdinIrfan
gacor
24/04/2025
0
ArayanReifan
cerita yang sangat bagus
17/04/2025
0
06Geldyana
dari judulnya menarik pake bangettttt❤️❤️❤️❤️
03/04/2025
0
Indriyanti
ceritanya menarik
18/03/2025
0
03gibran
cepat
15/03/2025
0
Total: 65
Bab 1 Datangnya Harapan
“Kapten! Kapten Clovis!” Teriakan seorang bintara bergema di antara segala kericuhan ledakan dan buti
Bab 2 Serangan Balik
Letupan meriam yang berdentang dapat terdengar begitu lantang. Tanah yang mendindingi parit bergetar
Bab 3 Benteng Meriam
Teriakan-teriakan histeris menggema memenuhi seisi benteng. Tak bahkan brewok-brewok panjang para ku
Bab 4 Genjatan Senjata
“Kapten! Regu suplai telah tiba!” Pasukan Clovis telah berhasil mengamankan seisi kota sembari memast
Bab 5 Empu Agung
Saat ini Clovis dan Alex tengah bermalam di dalam sebuah rumah kosong, di atas meja makan yang masih
Bab 6 Api dan Cahaya
Di atas gerbang tembok kota ini, Alex berdiri seorang diri dengan perisai kolosalnya yang ia hadapka
Bab 7 Petarung dan Sihirnya
Tiga lawan satu, namun entah mengapa para ahli sajak berakhir menjadi yang terpuruk di pertarungan i
Bab 8 Perjalanan Balik
Setelah memenangkan pertempuran di Prajalegam, Clovis menyuratkan pesan kepada Divisi Pertahanan unt
Bab 9 Pangkalan Bersenjata
Barak Divisi Penyerangan berlokasi pada sisi utara kekaisaran, tepatnya pada sebuah kota militer ber
Bab 10 Brigadir Jendral
“Tuan Alexander Erzwächter. Betapa merasa terhormatnya saya bisa bertemu dengan Tuan.” Fremont berdi
Bab 11 Sang Nelayan
“Tempat apa ini, Kapten?” “Kita mau ketemu bawahannya Fremont buat ngambil persediaan. Seharusnya dia
Bab 12 Wajah Cadangan
“Jadi, Kapten. Bisa sedikit jelaskan mengenai misi kita kali ini?” Tanya Alexander yang masih samar-
Bab 13 Kereta Kerbau
Selesai mendatangi kediamannya, pria paruh baya itu membawa regu ini menuju rumah-rumah tetangganya
Bab 14 Pencuri Handal
Meninggalkan Ediline tetap di kereta, Clovis dan Alex pergi menyamar sebagai kaum normal dan mengunj
Bab 15 Orang Ketiga
“Pak, dia sudah bangun.” “Udah!? Akhirnya! Lama banget gila.” Pria yang sebelumnya Alex banting ke lan
Bab 16 Kesederhanaan
“Ini… benar-benar luar biasa! Saya masih tak percaya kita berada di dalam kereta.” Ferd mengintip ke
Bab 17 Ketakutan Alexander
“Tujuan selanjutnya kita ke mana, Kapten?” Ediline bertanya di tengah membantu membersihkan segala p
Bab 18 Jiwa Tak Tenang
Lebih dari dua minggu telah berlalu semenjak mereka menjemput Ferd dari Ramalwangi. Dari sana, sang
Bab 19 Provinsi Kegelapan
“Oh, keretanya berhenti lagi.” Dari dalam sana mereka bisa mendengar sang kusir mengetuk-ngetuk kayu
Bab 20 Terang Bulan
“Ahh… puji Glasia. Akhirnya kita sampai juga!” Ferd lekas merenggangkan tangannya begitu turun dari
Bab 21 Sang Putri Malam
Begitu berada di dalam, mereka berempat langsung menghampiri tangga dan menaikinya berputar-putar ke
Bab 22 Patriark Kegelapan
Di parkiran umum, saat ini Ferd tengah duduk di muka kereta bersama sang kusir di sampingnya, menikm
Bab 23 Dua Senjata Perkasa
“Jadi, siapa yang mau mulai duluan?” Tawar sang Patriark Kegelepan. “Izinkan saya, Paduka.” Clovis le
Bab 24 Panahan Sang Maling
“Ohh… sekarang aku ingat, Erdschneider!” Bagai petir ingatan itu mendadak datang ke benak Ariella. “K
Bab 25 Keputusan Dua Bangsawan
Alex dengan keagungan cahayanya lekas membersihkan Hanno dari segala luka yang Ferd tancapkan ke dal
Bab 26 Siluman Kecil
Setelah berkendara selama beberapa jam, akhirnya datanglah saat di mana para kerbau perlu berhenti d
Bab 27 Lompatan Api
“Kapten, tidakkah kamu pernah bertanya, kalau… keretamu ini luar biasa lambat?” Panggil Ariella dari
Bab 28 Toko Kecil
Lonceng kecil berdering, pintu kayu terbuka. “Selamat pagi, pak.” “Pagi.” Tampak di dalam, seorang pria
Bab 29 Pengawasan
‘Musuh? Tapi siapa? Atau apa? Kurcaci? Siluman lain? Atau bahkan… elf?’ Keringat dingin Ferd kurun m
Bab 30 Rantai Perintah
“Prajurit yang baik, adalah mereka yang mematuhi perintah. Dan semenjak regu ini berjalan di bawah o
Bab 31 Di Bawah Ibu Kota
“Bukankah ada baiknya kita membawa gadis pelacak kita, Kapten?” Beryl kian bertanya di saat pintu ra
Bab 32 Menurun
Tak jauh dari penghujung terowongan, terdapat elevator yang mengarah turun ke dasar goa. Baja-baja t
Bab 33 Teman Pendek
“Tuan? Kapten? Apa benar ini jalan masuknya?” Semakin dekat mereka ke kota, semakin besar pula tempat
Bab 34 Perak dan Kelabu
Kreeek… Suara pintu terseret pada satu toko tua yang bahkan tak lagi menyinarkan cahaya. Dinding dan
Bab 35 Di Balik Tirai
Sementara itu di sisi lain… “Cemana progress?” “Solid, bang! Dapat semua kita daftarnya.” “Bahaha! Mant
Bab 36 Kembalinya Bantuan
Di puncak lain kota Dellenglas, Ferd tengah mendudukkan dirinya setelah selesai dengan misi di toko
Bab 37 Bukan Kurcaci Kami
Dellenglas, kota yang sebelumnya kian ramai akan canda, tawa, dan nyanyian orang mabuk, kini bising
Bab 38 Batu dan Warna
Merinding bulu kuduk si kurcaci malang yang berusaha menembak kadal es Ferd. Seisi dunianya seangan-
Bab 39 Serangan Sajak
Hijau merekah terang, mengkilat silau di udara layaknya aliran listrik. Batu-batu sajak beriringan b
Bab 40 Ruang ke Ruang
“Satu di kanan, dua di kiri. Tiga-tiganya menghadap pintu kita.” “Dimengerti. Lu ambil yang kanan, bi
Bab 41 Kurcaci Tak Berjanggut
Bangsawan, kasta tertinggi yang bisa dapatkan seseorang, kasta yang berkuasa atas segalanya. Akan te
Bab 42 Dua Bangsawan
Dari balik putih asap yang memudar, sosok Alex perlahan menampilkan dirinya, berdiri dengan wujud as
Bab 43 Pemenang dan Pecundang
Setiap manusia tidaklah sama. Bahkan dalam gambaran besar, kaum-kaum mereka dapat dibagi berdasarkan
Bab 44 Giliran Kami
Konflik antara manusia dan kurcaci sudah berlangsung semenjak Kekaisaran terbangun. Namun pertikaian
Bab 45 Pembersihan Kecil
Mata berlukis biru, tubuh berselimut cahaya, para prajurit beramai-ramai berlarian memasuki benteng
Bab 46 Api Pertama
Kekalahan para kurcaci di penyerbuan ini, memaksa mereka yang tersisa untuk menyerah dan menjatuhkan
Bab 47 Kontrak
‘Proses kontrak elemen itu sendiri, bukanlah sesuatu yang rumit.’ Alex mulai berkisah di dalam benak
Bab 48 Selundup Barat
Hal yang perlu diketahui mengenai misi ini, ialah Fremont memahami betul kapabilitas setiap serdadu
Bab 49 Menerobos Masuk
“Akhirnya tiba juga giliran kita. Siapkan kartu identitas kalian. Kita akan segera memasuki kota.” Du
Bab 50 Eksoterm
Lihatlah rerumputan menari, oh betapa hijaunya mereka. Berpesta melambai-lambai, tertiup angin di ba
Bab 51 Titik Tengah
Para serdadu terus mengepalai penyerbuan atas benteng dan kota-kota kurcaci gunung. Semakin lama lang
Bab 52 Maya dan Nyata
Suar hitam. Senjata pamungkas kurcaci gunung yang ditembakkan demi melumat area sekitar menjadi laut
Bab 53 Kembali ke Parit
Ras kurcaci memiliki dua tipe kota, Praja dan Delleng. Praja merupakan kota yang berdiri di atas tan
Bab 54 Biru Langit
Secara talenta, para serdadu sihir berkastakan prajurit ini memang lebih lemah dari Clovis dan regu
Bab 55 Raksasa Langit
Para raksasa langit perlahan mendekat, bumi pun dibuat gelap oleh betapa megahnya kehadiran mereka.
Bab 56 Bumi dan Angkasa
“Masinis! Gua pengen itu balon semua hancur! Arahin langsung moncong ke mereka, gak usah banyak prak
Bab 57 Musuh Lama
Bersama dengan hadirnya zeppelin ke medan peperangan, berhentilah pula upaya Fremont untuk memotong
Bab 58 Benteng Pemakaman
Pada dinding baja yang saling menumpuk tingkat demi tingkat, merayaplah seekor kadal bersisik putih.
Bab 59 Ledakan Setumpuk Baja
Mengikuti jalan yang dibukakan Beryl dan Salina, ketiga serdadu berlari melewati lorong-lorong koson
Bab 60 Tuan Rumah
‘Ini buruk… gua gak tau apa yang kurcaci ini barusan perbuat, tapi… apapun itu, ia cukup merusak kes
Bab 61 Musuh Lama
“Wah ini menarik, tak kusangka kamu akan sebegitu minatnya buat mati~” Di saat tak ada kawan di seke
Bab 62 Iblis dan Kurcaci
“Sial… dia datang! Tuan Aric!” Dengan segala ketegangan yang terjadi, kedua kurcaci terpaksa menyiapk
Bab 63 Kelip Cahaya
Saat ini Beryl tengah sibuk berurusan dengan Aric, sang bangsawan kurcaci gunung yang bertugas menja
Bab 64 Bala Bantuan
“Kapten!” Ferd akhirnya memanggil dari balik portal api yang sesekali Clovis buka. Dan tanpa membuang
Bab 65 Sinar Bebatuan
“Apa yang kamu rencanakan, anak cahaya? Membawaku sebegini jauh.” “Tak ada. Aku hanya ingin lebih pua
ceritanya bagus kak aku suka banget
13/09
0sangat bagus👍
15/06/2025
0Coba dulu, mudah mudahan seru
28/05/2025
0seru banget coi
10/05/2025
0padahal aku sudah tidak asing dengan nama PT Wijaya putra inyahakun nya mambalas nya ramah tamah aku makan malam 🌃 🌃 🌃 🌃 🌃 🌃 🌃 aku tang muka yang Bagus untuk kesehatan tubuh dan inas manyam apa yang mami diyu nya ramah lingkungan di barabai mana yang akan dapat sg apa yang mami dan papi mami tour travel tips nya ramah lingkungan di sekitar kita dan inas manyam bati ulun maai aku tang muka rumah kam pabila latihan soal CPNS kabupaten dan kota Tomohon Sulawesi Tengah Sulawesi tenggara Indo
04/05/2025
0gacor
24/04/2025
0cerita yang sangat bagus
17/04/2025
0dari judulnya menarik pake bangettttt❤️❤️❤️❤️
03/04/2025
0ceritanya menarik
18/03/2025
0cepat
15/03/2025
0